Monday, June 17, 2019
Home News Enterprise NetApp Sediakan Solusi Perpindahan Data dalam Hybrid Cloud

NetApp Sediakan Solusi Perpindahan Data dalam Hybrid Cloud

-

netapp

Jakarta, Selular.ID – Produsen software penyimpanan data NetApp mengumumkan solusi dan layanan data fabric terbaru yang mampu memaksimalkan kontrol dan meningkatkan perpindahan data secara aman di seluruh hybrid cloud. NetApp juga memperkenalkan teknologi NetApp AltaVault, StorageGRID Webscale, dan SnapCenter versi terbaru untuk membantu pelanggan mengambil manfaat dari data yang mereka miliki yang tersimpan di hybrid cloud.

Dalam keterangan resmi, Richard Villars, Vice President, Data Center dan Cloud, IDC, mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan sedang memperluas visi cloud mereka dengan melakukan transformasi terhadap aplikasi-aplikasi dan lingkungan TI yang mereka miliki saat ini agar lebih scalable, extensible, dan agile.

“Layanan managemen data seperti solusi data fabric terbaru dari NetApp memungkinkan perpindahan dan kendali data yang efektif dalam data centre internal perusahaan dan di berbagai lingkungan cloud,” kata Richard.

Seiring dengan para pelanggan mengembangkan infrastruktur TI mereka untuk mengikuti era digital, mereka menginginkan fleksibilitas untuk memaksimalkan data dan menghimpun sumber dari mana saja. Solusi dan layanan data fabric terbaru dari NetApp memungkinkan pelanggan untuk mengendalikan, mengatur, melindungi, dan memindahkan data yang ada di seluruh sumber on-premise dan public cloud untuk membentuk lingkungan TI yang dapat memenuhi kebutuhan mereka.

Solusi dan layanan data fabric terbaru NetApp meliputi:

• Layanan Cloud Sync– Software-as-a-service (SaaS) yang bersifat on-demand ini menawarkan penggunaan layanan cloud yang disederhanakan dengan mengizinkan pengguna secara terus-menerus memindahkan dan men-sinkronisasikan data di storage on-premise dan AWS Simple Storage Service (S3) dalam cloud. Pelanggan akan mendapatkan visibilitas data yang lebih baik dengan memanfaatkan analytics tools AWS dengan data on-premise. Pelanggan bisa menurunkan total biaya kepemilikan dengan hanya membayar cloud jika dibutuhkan. Cloud Sync saat ini tersedia melalui AWS.

• NetApp Private Storage (NPS) sebagai sebuah Layanan – NetApp memperluas ketersediaan NPS untuk cloud dengan membuatnya tersedia sebagai layanan melalui berbagai mitra seperti Arrow, Faction, ASE, DARZ, dan ThinkON. Model konsumsi berdasarkan pengeluaran kegiatan operasional harian perusahaan atau operation expenditure (opex) yang memanfaatkan mitra colocation seperti Equinix, memungkinkan pelanggan untuk menyesuaikan kapasitas, kinerja, dan biaya cloud. Dengan arsitektur dari NetApp ini, pelanggan dapat terhubung dengan public cloud secara aman dan simultan.

• Cloud Control untuk Microsoft Office 365 – SaaS ini memberikan kemudahan untuk mengontrol dan melindungi data penting yang tersimpan di Microsoft Office 365, termasuk SharePointOnline, OneDrive for Business, dan Exchange Online. SaaS ini juga mendukung penyimpanan data di layanan cloud seperti AWS S3 dan Azure, serta di storage on-premise.

• Solusi Backup Data di Cloud – Dengan menambahkan Cloud Disaster Recovery pada solusi Data Fabric yang ada saat ini, solusi ini menyediakan fitur backup end-to-end yang disederhanakan bagi pelanggan NetApp ONTAP® dengan menggunakan teknologi NetApp SnapMirror®. Melalui integrasi dengan AltaVault dan SnapCenter, pelanggan dapat dengan mudah memerintahkan hybrid cloud untuk melakukan backup terhadap data yang ditargetkan dan dengan cepat mencari dan memulihkan dokumen dari tempat penyimpanan on-premise dan cloud.

“Seiring meluasnya fleksibilitas dan skala ekonomi pada TI dan semakin pentingnya wawasan dari data yang tersebar, peran hybrid cloud pun semakin kuat,” kata Tony Bishop, vice president Enterprise Vertical Marketing, Equinix, Inc.

“Kami senang bisa bekerja sama dengan NetApp untuk membantu perusahaan-perusahaan menerapkan arsitektur hybrid cloud untuk memaksimalkan visibilitas data dan kinerja aplikasi bisnis mereka,” pungkasnya.

Latest