SHARE

itc-roxy
Jakarta, Selular.ID – Smartphone Android BlackBerry Dtek50 sudah mulai edar di pasar Indonesia sejak akhir September 2016. Namun keberadaannya di nusantara tanpa izin resmi pemerintah alias ilegal.

Dari pantauan Selular.ID di pusat perbelanjaan Jakarta, BlackBerry Dtek50 sudah bisa dibeli konsumen dengan harga sekitar Rp5 juta.

“Baru dateng sih barangnya kemaren, jadi belom ada yang keluar. Tapi udah ready,” ujar Rahmat, pramuniaga 123 Cellular, ITC Roxy Mas (29/9/2016).

Seperti diketahui, BlackBerry Dtek50 merupakan smartphone kedua vendor Kanada (setelah BlackBerry Priv) yang mengadopsi platform mobile gubahan Google, OS Android 6.0 Marshmallow. Sama dengan Priv, Dtek50 juga edar di pasaran tanpa izin resmi.

Menurut Rahmat, meski garansi distributor, smartphone BlackBerry tetap diburu konsumen tanah air. Terutama yang mengadopsi OS Android, karena bisa digunakan untuk layanan WhatsApp dan aplikasi lainnya.

Resmi diumumkan akhir Juli 2016, BlackBerry Dtek50 menampilkan layar sentuh berukuran 5,2 inci resolusi 1080p, kamera utama 13MP dengan phase detection autofocus dan LED flash, kamera selfie 8MP, SoC Qualcomm Snapdragon 617, 3GB RAM, storage 16GB yang bisa diekspan, dan baterai 2,610mAh.

Selain BlackBerry Dtek50, 123 Cellular juga menjajakan BlackBerry Priv dengan banderol Rp8 juta dan iPhone 7 128GB seharga Rp13 juta. (edk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here