Saturday, August 24, 2019
Home News Platform Yang Memudahkan Sistem Reimburse Karya Anak Bangsa, Terima Pendanaan USD 1,5...

Platform Yang Memudahkan Sistem Reimburse Karya Anak Bangsa, Terima Pendanaan USD 1,5 Juta

-

Indrasto-Budisantoso-Jojono
Jakarta, Selular.ID – Lebih dari 90% sistem reimbursement korporasi dan UKM di Indonesia masih dilakukan secara manual. Padahal, otomasi sistem klaim expense dapat menghemat biaya administrasi per karyawan setiap tahunnya. Belum lagi penghematan dari meningkatnya produktivitas dan terkontrolnya kecurangan/fraud.

Dirancang untuk membantu korporasi dan UKM di negara-negara berkembang, Indrasto Budisantoso menciptakan Jojonomic, platform mobile expense reimbursement pertama di Asia Tenggara.

Berdasarkan hasil penelitian dan testimonial dari klien-klien Jojonomic, penggunaan sistem reimbursement otomatis dapat menghemat 70% waktu administrasi perusahaan. Dengan berkembangnya pasar, peningkatan yang dramatis dalam hal produktivitas dan penghematan biaya pun dapat terjadi dan diharapkan dapat lebih menggerakkan roda perekonomian.

Layanan utama platform karya anak bangsa ini adalah sistem reimburse pengeluaran bisnis/pembuatan expense claim karyawan secara digital. Dengan sistem berbasis cloud dan teknologi OCR, pengguna dapat dengan mudah mengambil foto bukti pengeluaran mereka dengan aplikasi Jojonomic.

Kemudian aplikasi Jojonomic akan segera memprosesnya sehingga para manajer yang memberikan persetujuan dapat menandatangani secara digital melalui aplikasi ataupun dashboard Jojonomic di desktop secara realtime.

Melalui dashboard, administrator dapat mengumpulkan semua pengeluaran yang belum dan sudah di-reimburse, mengirimkan pembayaran, dan menyimpannya di cloud. Jojonomic juga menyediakan fitur cash advance yang sangat bermanfaat dalam kasus perjalanan bisnis atau proyek terutama bagi karyawan yang belum memiliki kartu kredit korporat.

Selain itu dashboard juga memberikan analisa otomatis bagi manajemen, memberikan mereka informasi mendalam tentang perilaku pengeluaran, biaya, dan frekuensi reimbursement untuk kontrol yang lebih baik dan transparan bagi perusahaan.

Selaku CEO dari Jojonomic, Indrasto menjelaskan bahwa reimbursement manual dapat sangat menyulitkan. Selama ini pelaku usaha di region ini tidak mempunyai solusi digital yang sesuai dan mudah digunakan untuk memproses expense claim.

“Untuk itu Jojonomic membantu untuk mendigitalisasi proses tersebut sehingga pelaku bisnis dapat dengan cepat dan mudah menyetujui dan melakukan kontrol biaya yang dikeluarkan karyawan mereka,” ujar Indrasto.

Pekan ini, Jojonomic berhasil membukukan pendanaan Seri A sebesar US$1,5 juta untuk mendorong pertumbuhannya. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Maloekoe Ventures, dengan partisipasi Golden Gate Ventures, Fenox Venture Capital dan East Ventures. Pendanaan ini merupakan putaran kedua yang diraih oleh Jojonomic setelah pendanaan awal oleh East Ventures pada Oktober 2015 lalu.

Jojonomic juga telah mulai menarik perhatian pasar Indonesia dengan klien-klien pemain besar di bidang e-commerce, FMCG, fashion retail, dan BUMN. Dengan investasi terbarunya, Jojonomic akan terus mendorong ekspansinya di seluruh Indonesia demi memperkuat posisinya sebagai digital reimbursement system terkemuka di Asia Tenggara.

“Sehubungan dengan pendanaan pada putaran ini, banyak hal-hal menarik terjadi di Jojonomic. Kami mempunyai fitur-fitur baru yang akan diluncurkan dalam waktu dekat, kami juga secara perlahan mulai menarik perhatian target pasar kami dan telah mengincar pasar lainnya,” pungkas Indrasto.

Latest