Saturday, July 20, 2019
Home News Startup Grab Incar USD15 Miliar Pasar Indonesia

Grab Incar USD15 Miliar Pasar Indonesia

-

grab-grabschool
Jakarta, Selular.ID – Aplikasi pemesanan transportasi Grab baru saja mengumumkan telah meraih pendanaan ekuitas sebesar US$750 juta, meningkatkan jumlah total modalnya hingga lebih dari US$1 miliar. Dengan dibukukannya transaksi ini, Grab menjadi startup teknologi dan perusahaan mobile internet dengan pendanaan terbaik di Asia Tenggara.

Dalam keterangan tertulis, Grab akan memanfaatkan modal US$1 miliar tersebut untuk melakukan ekspansi atas layanan transportasinya di Asia Tenggara, dimana lebih dari 620 juta orang hidup dan merupakan kawasan dengan pertumbuhan pesat kelas menengah serta penggunaan perangkat mobile, khususnya di Indonesia.

“Kami melihat peluang besar dalam pertumbuhan di Indonesia, dimana peluang pasar bisa mencapai US$15 miliar pada industri pemesanan kendaraan, termasuk potensi untuk mengembangkan platform GrabPay di kawasan Asia Tenggara. Saya meyakini bahwa platform teknologi, data science dan machine learning yang kami miliki akan terus berkembang guna mendukung ambisi kami di kawasan ini,” ungkap Anthony Tan, Group CEO & Co-founder.

Indonesia merupakan pasar terbesar di Asia Tenggara dengan 250 juta penduduk, lebih dari sepertiga dari populasi di seluruh wilayah Asia Tenggara. Grab akan mengembangkan lebih jauh diversifikasi, intensitas dan efisiensi layanannya di Jakarta, kota yang padat dengan jumlah penduduk yang mencapai 30 juta jiwa.

“Kami percaya bahwa layanan GrabCar, GrabBike, GrabTaxi dan GrabFood bisa menjadi layanan yang relevan dan transformatif untuk Jakarta. Di Indonesia, layanan GrabCar dan GrabBike telah tumbuh hingga lebih dari 250 kali dalam setahun, per-akhir semester pertama tahun 2016, dan terus tumbuh secara eksponensial. Selain itu, Grab memiliki harapan besar untuk menghadirkan layanannya ke lebih banyak kota-kota besar di Indonesia,” ujar Anthony.

Selain itu, Grab akan melakukan investasi besar-besaran untuk membangun kapabilitas pembayaran mobile, guna menciptakan pengalaman bertransaksi sehari-hari yang mulus di kawasan yang memiliki tingkat penetrasi perbankan dan kartu kredit yang rendah dan opsi pembayaran non-tunai yang terbatas.

Sebagai wilayah dimana 43% dari seluruh populasi yang ada belum menggunakan layanan perbankan, Asia Tenggara merupakan perekonomian berbasis tunai dengan peluang besar untuk mengembangkan pilihan pembayaran secara mobile.

Dengan GrabPay, perusahaan berniat menghadirkan solusi pembayaran mobile yang mulus untuk para pengguna Grab. Pada tahap awal, Grab telah bermitra dengan Bank Mandiri, bank lokal kedua terbesar Indonesia, untuk menawarkan layanan mobile wallet.

Di Indonesia, Grab juga telah membentuk kemitraan jangka panjang dengan Lippo Group, di mana Grab tengah mengembangkan platform pembayaran e-money yang akan memungkinkan pengguna menggunakan GrabPay untuk bertransaksi di department store, hypermart, bioskop, kafe, dan platform e-commerce yang tergabung dalam jaringan Lippo Group.

Belum lama ini Grab juga bermitra dengan Citi untuk memungkinkan pemegang kartu kredit untuk menggunakan Citibank Point untuk membayar tumpangan Grab. Hal ini merupakan kemitraan ridesharing pertama dengan bank global. Grab berencana untuk lebih jauh lagi memperkuat teknologi dan memperluas jangkauan solusi pembayaran lokal yang tersedia melalui GrabPay, untuk para pengguna di seluruh Asia Tenggara.

Grab mengoperasikan jaringan transportasi terbesar di Asia Tenggara dan merupakan salah satu platform mobile yang paling sering digunakan di kawasan Asia Tenggara dengan lebih dari 1,5 juta pemesanan per harinya. Kini, Grab menyediakan layanan mobil pribadi, motor, taksi dan carpooling di enam negara dan 31 kota di Asia Tenggara, di mana 1 dari 4 penumpang menggunakan lebih dari satu layanan Grab.

Pendanaan terbaru ini, yang merupakan pendanaan terbesar dalam sejarah teknologi konsumen Asia Tenggara, telah memperkuat kemampuan Grab untuk mencapai tujuan-tujuan jangka panjang seiring dengan upaya kami untuk memimpin pasar.

Latest