Monday, July 22, 2019
Home News Bertransaksi Mobile Payment Dengan Menggunakan Public Wifi Ternyata Berbahaya

Bertransaksi Mobile Payment Dengan Menggunakan Public Wifi Ternyata Berbahaya

-

IMG_20160921_130128_1Jakarta, Selular.ID – Bertransaksi lewat mobile payment dengan smartphone saat ini dianggap lebih praktis ketimbang menggunakan uang tunai, dan jenis pembayaran seperti ini akan menjadi trend 4 tahun ke depan, sehingga diperkirakan potensi pasar terhadap mobile payment pada 2020 mencapai 2,8 triliun USD.

Hal itu diungkapkan Edwin Lim, Country Director Indonesia Fortinet, dengan pontensi yang ada tentunya banyak celah untuk melakukan tindak kejahatan seperti pencurian data, sehingga sebelum melakukan transaksi, Edwin mengajurkan untuk benar-benar memperhatikan sistem keamanannya.

“Wifi sering dimanfaatkan orang untuk berinteraksi di internet, namun alangkah baiknya untuk waspada terhadap public wifi apalagi transaksi perbankan, karena kita tidak pernah tahu sistem keamanannya,”ujar Edwin di Jakarta (21/09/16)

Edwin menjelaskan bahwa setiap smartphone saat ini didukung dengan wifi, menurut Edwin saat smartphone mencari jaringan untuk terhubung itu akan terdeteksi dengan router lokal, sehingga dalam proses ini pengguna tidak akan pernah tahu data yang dimiliki akan disalahgunakan atau tidak, sehingga penting untuk memikirkan berkali-kali melakukan mobile payment dengan menggunakan wifi bersama-sama atau di tempat umum.

Menurut Edwin penjahat internet saat ini lebih canggih dari sebelumnya dalam hal pemecahan kode dan pembobolan kartu kredit dan kartu debit pelanggan. Edwin menyebutkan perusahaan dan lembaga perbankan telah menderita kerugian finansial yang besar, karena mereka menipu untuk mengakses.

“Semua itu balik lagi ke pribadi masing-masing, kalau mereka tidak yakin lebih baik jangan malekukan, karena hal-hal yang nyaman belum tentu aman, lebih baik melakukan transaksi dengan smartphone menggunakan layanan data yang ada di smartphone pribadi”tutur Edwin.

Latest