Monday, June 17, 2019
Home News GTN Ajak Lembaga Perbankan dan Asuransi Untuk Pakai Data Center di Indonesia

GTN Ajak Lembaga Perbankan dan Asuransi Untuk Pakai Data Center di Indonesia

-

datacenter di indonesia
Jakarta, Selular.ID – Beberapa tahun terakhir industri data center Indonesia tumbuh pesat dengan jumlah pengguna yang terus meningkat. Seiring dengan peningkatan tersebut keberadaan data center di Indonesia pun dituntut untuk memberikan layanan yang berkualitas.

Seperti data center Graha Teknologi (GTN) yang tergabung dalam Indonesia Data Center Provider Organizaton (IDPRO), dalam keterangan resminya Richard Kartawijaya CEO GTN menjelaskan sebagai data center yang berpusat di Indonesia, GTN siap menyediakan data center sesuai dengan kualifikasi dan standar internasional. Bahkan, kata dia, pihaknya mengajak seluruh lembaga perbankan maupun asuransi untuk menggunakan data center GTN untuk menyimpan dan me-manage data-data perusahaan.

“Kalau bicara soal kualitas dan spesifikasi, sebenarnya data center kita sudah memiliki standar internasional. Kita siap memenuhi segala persyaratan bagi yang membutuhkan data center. Sehingga, mereka fokus pada bisnis mereka, dan kita siap me-manage data-data perusahaan,” ungkap Richard.

Richard mengungkapkan, keunggulan GTN data center terletak pada strategi terpadu, 3S yang diadopsi dari sistem manajemen mutu berkualitas tinggi dari Jepang, yaitu Safe, (lokasi yang strategis dan aman), Stable (penggunaan sumber daya listrik rangkap atau dual grip supply power untuk menjamin supply daya yang stabil, dan Sustainable (pemanfaatan dynamic rotary UPS atau DRUPS dengan energi kinetik sebagai cadangan untuk menjamin tersedianya sumber daya yang terus menerus.

“Sementara, dari sisi kemanan, GTN bekerjasma dengan SECOM, salah satu perusahaan keamanan asal Jepang yang memiliki standar keamanan nomor satu di Jepang,” ujar Richard

Nantinya, kata Richard, SECOM akan membantu untuk keamanan data dan juga terkait masalah physical.Richard menjelaskan, GTN menawarkan layanan co-location atau penyewaan rak, managed services, dan program inkubasi bagi startup dengan keterbatasan sumber daya. Prospek GTN data center ini diyakini sangat menjanjikan, dan membuka peluang investasi bagi perusahaan-perusahaan multinasional di Indonesia yang membutuhkan data center dengan tingkat keamanan yang tinggi, serta konektivitas tanpa hambatan.

Selain itu, data center GTN juga mengadopsi konsep green data center. Konsep ini dinilai sangat hemat energi dan tidak mencemari lingkungan. Konsep green yang diterapkan antara lain, pendekatan cold aisle containment untuk memastikan sirkulasi udara dingin yang sangat efisien, pemanfaatan penyejuk udara berbahan jenis chilled water-based yang hemat energi, dan alat pemadam api yang bebas gas berbahaya.

“Dengan pendekatan cold aisle containment dapat menurunkan penggunaan listrik sebesar 30%. Sedangkan dengan bahan penyejuk udara jenis chilled water-based dapat turunkan penggunaan listrik 10% hingga 15%. Ini efisiensi yang luar biasa,” terang Richard.

Latest