Beranda News Gandeng Nokia dan ZTE, Smartfren Siap Aktifkan 3CA di 28 Kota

Gandeng Nokia dan ZTE, Smartfren Siap Aktifkan 3CA di 28 Kota

-

Smartfren-3CATangerang, Selular.ID – Usai sukses menyelenggarakan uji coba teknologi 3 carrier aggregation (3CA) pertama di Indonesia, Smartfren siap menggelar layanan Lebaran ini. Hal tersebut disampaikan Munir Syahda Prabowo, VP Special Project Network, Smartfren Telecom, kepada Selular.ID usai mendemonstrasikan teknologi 3CA di Serpong, Tangerang (17/6/2016).

Munir menjelaskan, perusahaannya bermitra dengan dua vendor jaringan untuk menyediakan 3CA. Untuk Indonesia bagian Barat, operator bekerja sama dengan Nokia, namun untuk wilayah Timur nusantara, mulai dari Semarang, Smartfren menggandeng vendor jaringan ZTE.

Total ada 28 kota yang siap mendapat layanan 4G LTE super canggih itu. Mulai dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Tanggerang Selatan, Bekasi), sampai ke Jawa Barat (Bandung, Cibinong, Cileungsi, Ciawi, Dramaga, Cimahi).

Kemudian kota besar lainnya termasuk Semarang, Surakarta (Solo), Yogyakarta, Surabaya, Malang, Magelang, Gresik, Sidoarjo, Dumai, Salatiga, dan Perawang. Sementara kota di luar pulau Jawa adalah Denpasar, Medan, Pakanbaru, Batam, dan Makasar.

Meski akan segera aktif, namun layanan 3CA belum bisa dinikmati konsumen luas, karena hingga kini belum ada ponsel yang mendukung. “Secara network, sebelum lebaran 3CA sudah ready. Tapi handsetnya belum ada,” kata Munir.

“Karena ini termasuk teknologi 4G LTE mutakhir, dan baru ada tiga operator di dunia yang mengaplikasikan, sehingga handsetnya juga masih terbatas. Tapi akhir tahun nanti, handset 3CA akan mulai bermunculan.”

Munir memberi contoh, Galaxy S7 sebenarnya sudah mendukung band Cat.9 yang support teknologi 3CA, namun konfigurasi smartphone besutan Samsung yang masuk ke pasar Indonesia, berbeda dengan versi global, sehingga tidak bisa digunakan untuk jaringan Smartfren.

Kendati belum ada handset yang mendukung, Munir optimis dengan gelaran 3CA. “Meski saat ini belum bisa dirasakan, pelanggan akan bisa melihat kalau Smartfren memiliki potensi dan teknologinya sudah canggih. Jika kemudian mereka ingin membeli ponsel yang lebih bagus, 3CA akan bisa menarik mereka menjadi pelanggan kita,” paparnya optimis.

Sebagai upaya menghadirkan perangkat 3CA lebih cepat ke pasaran, Smartfren juga menggandeng Qualcomm untuk bekerjasama dengan vendor-vendor ponsel, baik lokal atau pun global.

Seperti diketahui, Smartfren menggunakan dua teknologi untuk jaringan 4G LTE mereka, yaitu FDD pada frekuensi 850MHz dan TDD pada 2300 MHz. Pada frekuensi 850 MHz FDD, Smartfren mendapatkan bandwidth 10 MHz. Untuk TDD 2300 MHz, Smartfren diberikan 30 MHz.

Nah, kombinasi 3 carrier aggregation ini memungkinkan Smartfren untuk mengaggregasikan spektrum 10Mhz di FDD 850MHz dan spektrum 10Mhz + 20Mhz di TDD 2300GHz, yang dapat menghasilkan kecepatan mencapai hingga 240Mbps.

Artikel Terbaru