Wednesday, June 19, 2019
Home News Social Media Dalam 36 Jam, Netizen Galang Dana Rp265 Juta

Dalam 36 Jam, Netizen Galang Dana Rp265 Juta

-

1465701263Jakarta, Selular.ID – Pengaruh sosial media sekali lagi terbukti ampuh. Berkat satu video yang di-share di Facebook, pengumpulan dana melalui platform mikro blog Twitter mencapai angka fantastis dalam waktu relatif singkat.

Dana saweran yang dimulai sejak Jumat malam dan baru saja ditutup siang ini (12/6/2016) pukul 12.00 wib, mencapai Rp265.534.758.

Adalah Dwika Putra, salah seorang netizen, sebutan pengguna internet, penggagas aksi penggalangan dana tersebut untuk membantu para penjual makanan yang dirazia Satpol PP di Serang, Banten.

Melalui akun Twitter miliknya, @dwikaputra terus melaporkan jumlah transferan yang masuk ke saldo rekening miliknya yang sengaja ia kosongkan untuk penggalangan dana ini.

“Dengan total 2.427 (Dua Ribu Empat Ratus Dua Puluh Tujuh) Donasi, total yang terkumpul adalah Rp265.534.758.” cuit Dwika hari ini pukul 12.07 wib.

“Tidak pernah ada yang mengira bahwa dalam waktu kurang dari 36 jam, reaksi dan respon yang diterima sedemikian besarnya.”

Tidak lupa ia mengucapkan terimakasih kepada semua donatur, dan menjamin dana tersebut akan diserahkan kepada penjual nasi yang terkena razia.

Dwika mengaku aksinya dimulai dari sebuah video yang dilihatnya di Facebook pada Jumat pagi, yakni cuplikan berita dari salah satu stasiun televisi mengenai Satpol PP yang sedang merazia warung nasi yang buka siang hari di bulan Ramadan.

Dalam video tersebut terlihat Satpol PP menyita semua makanan yang ada di warung nasi tersebut. Semuanya dibungkus tanpa tersisa. Ibu penjual nasi tampak menangis tidak rela dagangannya diambil begitu saja.

Selain di Facebook, di hari yang sama, di Twitter berita razia itu juga ramai diperbincangkan. Melihat video tersebut, Dwika berinisiatif untuk membantu sang penjual nasi.

Ia pun langsung mencari ATM untuk mengosongkan rekening, kemudian share nomor rekeningnya kalau ada yang mau donasi untuk ibu itu dipersilahkan.

Selang satu jam, dana yang terkumpul mencapai Rp6 juta, dan 12 jam kemudian mencapai Rp20 juta. Setelah 24 jam, rekeningnya menggembung Rp176 juta.

Melihat antusias penyumbang dana dan atas saran netizen lainnya, Dwika memutuskan akan menyumbangkan dana yang terkumpul bukan hanya bagi penjual nasi yang tersorot kamera TV, tapi juga semua pedagang lain yang warungnya ikut dirazia Satpol PP.

Dwika sadar gerakan ini terlihat reaktif dan buru-buru. Memang, penggalangan dana dilakukan secara spontan setelah melihat video tersebut.

Meski demikian, Dwika berkomitmen untuk menyalurkan uang sumbangannya ke orang yang benar-benar berhak yaitu para penjual warung nasi di Serang.

Dia sedang bekerja sama dengan pihak-pihak lain seperti Aksi Cepat Tanggap (ACT) agar bisa menyalurkan uang sumbangan.

Latest