Friday, October 18, 2019
Home News Di Balik Keuntungan IoT, Tersimpan Celah Mudah Diretas

Di Balik Keuntungan IoT, Tersimpan Celah Mudah Diretas

-

Ilustrasi Internet of Things
Ilustrasi Internet of Things

Jakarta, Selular.ID – Dalam beberapa tahun ke depan, bisnis dapat bertahan atau berakhir karena IoT. Agar sebuah perusahaan bisa berkembang, maka IoT perlu ditangani dengan baik. Jika tidak maka banyak dari pelanggan dan karyawan yang akan meninggalkan perusahaan Anda.

Akhir-akhir ini, banyak perbincangan mengenai Internet of Things (IoT), terutama mengenai peluang bisnis yang tersedia karenanya, dan kemudahan yang kemungkinan dapat ditawarkan kepada masyarakat, dan tentunya, dampak terhadap privasi dan keamanan data.

IoT adalah bagian dari sebuah perjalanan, seraya dunia bertransisi dari komunikasi Mesin ke Mesin (M2M) melalui IoT ke Internet of Everything (IoE). Ada tiga penggerak utama di sektor ini – proliferasi terkait perangkat yang terhubung secara global, meledaknya pertumbuhan aplikasi independen platform dan teknologi jaringan yang telah matang yang dapat menghubungkan miliaran perangkat yang berbeda secara murah dan mudah.

IoT memberikan beberapa keuntungan, termasuk pengetahuan/intelijen, ketersediaan selama 24 jam, otomatisasi, kenyamanan dan efektivitas biaya. Perusahaan, lembaga pemerintah dan pelanggan dapat memperoleh keuntungan dari IoT.

Terdapat peluang pasar yang besar. Gartner, misalnya, memperkirakan bahwa produk IoT (diproyeksikan akan terdiri atas 26 miliar perangkat pada tahun 2020) dan pemasok layanan akan menghasilkan pendapatan tambahan yang melebihi USD 300 miliar pada tahun 2020. IoT di seluruh dunia akan bertumbuh dari USD 1.9 triliun pada tahun 2013 hingga USD 7.1 triliun pada tahun 2020.

IoT akan mentransformasi cara kita melakukan berbagai hal – seperti cara berkomunikasi dengan orang lain, cara berkolaborasi atau bertransaksi. Banyak solusi dan layanan inovatif akan diciptakan di sekitar IoT.

Meskipun demikian, IoT memiliki kelemahan yaitu menghadirkan risiko keamanan yang jauh lebih tinggi. Pertama-tama, IoT menempatkan lebih banyak informasi dan kegiatan ke jaringan online. Informasi dan kegiatan ini dapat dengan mudah diganggu karena dua alasan – paparan jaringan meningkat dalam jumlah besar karena diperkenalkannya perangkat IoT dan perangkat lunak yang menggerakan perangkat IoT seringkali tidak aman dan mudah diretas.

Perangkat IoT mudah untuk diretas karena menggunakan berbagai modul dan perpustakaan bersama yang umumnya open source. Perangkat-perangkat tersebut juga memiliki kecenderungan untuk menggunakan protokol yang lebih baru seperti Universal Plug n Play (UPnP) yang memiliki lebih banyak kekurangan daripada protokol yang lebih tua dan mapan.

Latest