Friday, August 23, 2019
Home Headline Menkominfo Bakal Copot Direksi Operator yang Jalankan Perang Tarif

Menkominfo Bakal Copot Direksi Operator yang Jalankan Perang Tarif

-

image

Jakarta, Selular.ID – Kementrian Komunikasi dan Informatika memastikan tidak akan menijinkan operator seluler untuk menjalankan perang tarif di era broadband ini karena pelanggan akan mendapatkan layanan yang buruk sebagai akibatnya. Apabila terjadi, Menkominfo tak segan-segan untuk mengganti direksinya.

Meski tidak menginginkan terjadi perang tarif, Menkominfo juga tidak akan megeluarkan kebijakan floor price (tarif dasar). Operator diminta untuk memberlakukan tarif yang wajar dalam menghadirkan layanan broadband.

“Kalau mau kasih yang murah-murah jadi perusahaan charity saja jangan berbisnis. Kalo mau charity gedein aja corporate social responsibility (CSR)-nya. Promosi boleh sesekali digedein,” ungkap Rudiantara, Menkominfo RI saat diskusi akhir tahun 2015 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta (7/12/2015).

Lebih lanjut Menteri yang akrab disapa Chief RA ini menyampaikan akan terus memantau dan mengontrol perkembangan tarif ini.

“Kontrolnya gampang, kalau ada opetator yang ketahuan perang tarif, saya akan minta ke komisarisnya untuk mencopot direksinya,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL  setuju dengan yang disampaikan Menkminfo. Dikatakannya, dari pengalaman yang ada perang tarif tidak memberi manfaat apa pun. Menurutnya perang harga itu sama saja dengan mengorbankan kualitas kepada pelanggannya.

“Saya rasa semua operator sudah pernah melakukannya. Itu tidak ada manfaat bagi siapapun. Kalau harga ditawarkan kompensasinya adalah layanan  yang diberikan kepada pelanggan akan berkurang kualitasnya,” pungkasnya.

Latest