Monday, January 27, 2020
Home Headline Ancaman Penggunaan Mobile Banking Bagi Keamanan Data

Ancaman Penggunaan Mobile Banking Bagi Keamanan Data

-

mobile banking

Jakarta, Selular.ID – Tren pengguna mobile banking terus naik seiring semakin pesatnya penetrasi smartphone. Pasar mobile di Indonesia sangat luas Jadi mobile banking pun pasti akan sangat dibutuhkan, salah satunya oleh pelaku bisnis.

Menurut survei gabungan yang dilakukan oleh Kasperksy Lab dan B2B Internasional menunjukkan bahwa adanya peningkatan transaksi keuangan dari para eksekutif bisnis dengan bantuan perangkat mobile. Lebih dari 30% perusahaan menggunakan perangkat mobile untuk mengakses rekening perbankan perusahaan serta melakukan transaksi keuangan. Satu dari dua petinggi perusahaan melakukan transaksi keuangan ke rekening perusahaan melalui aplikasi mobile banking.

Secara khusus, 28% dari perusahaan kelas kecil maupun menengah dan 34% korporasi melakukan transaksi keuangan melalui perangkat mobile. Hal ini tidak hanya terjadi di bagian keuangan (63%), namun juga dilakukan oleh para petinggi perusahaan (54%) bahkan hingga para karyawan (8%) juga melakukan transaksi keuangan melalui aplikasi mobile.

Semakin bertumbuhnya penggunaan perangkat mobile untuk transaksi perbankan perusahaan dapat menempatkan pendanaan perusahaan pada resiko yang cukup serius, terlebih karena ancaman cyber di perangkat mobile semakin luas dan sama berbahayanya seperti ancaman cyber di komputer bagi pengguna dalam beberapa tahun terakhir ini.

Dalam kuartal ketiga di 2015, produk Kaspersky Lab untuk perangkat mobile telah mendeteksi lebih dari 300.000 program berbahaya baru. Dari jumlah tersebut, pertumbuhan tertinggi dimiliki oleh Trojan-Banker yang dirancang untuk mencuri kredensial pengguna untuk Internet banking dan sistem e-payment serta data kartu kredit atau debit. Persentasi malware jenis ini meningkat dari 0,6% (630 program) pada kuartal kedua, menjadi 1,5% (2500 program) pada kuartal ketiga.

Seluruh pengguna jasa mobile banking, perusahaan dan pelanggan, harus waspada terhadap keamanan dan perilaku online mereka dan juga mempertanyakan bank mereka mengenai langkah – langkah yang diambil untuk menjamin keamanan transaksi keuangan mereka,” kata Ross Hogan, Global Head of Fraud Prevention di Kaspersky Lab.

Latest