Tidak Tertib Registrasi, SIM Card Tidak Bisa Digunakan

simcardsJakarta, Selular.ID – Registrasi kartu prabayar dengan pedoman E-KTP sebagai registrasi yang sah memang sudah disebutkan Telkomsel sebagai operator terbesar di Indonesia tersebut.

Hal itu diungkapkan Mas’ud Khamid Direktur Sales Telkomsel baru-baru ini di Jakarta.┬áBeliau menyebutkan bahwa E-KTP merupakan biodata yang lengkap untuk melakukan registrasi kartu prabayar. E-KTP memungkinkan duplikat data yang memudahkan penelusuran jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan

“Kami ingin pelanggan kami tertib, dengan registrasi menggunakan E-KTP memudahkan kami menindak lanjuti jika terjadi sesuatu,”ujarnya. Mas’ud menambahkan Jika registrasi menggunakan biodata palsu, menurutnya Operator akan menindaklanjuti.

Ternyata hal itu memang bukan isapan jempol belaka, dari penelusuran Selular.ID beberapa pedagang menyebutkan beberapa pembeli datang kembali ke gerainya setelah melakukan registrasi palsu.

Eduardo Prabawa, Pemilik Voucer Shop Agen Kartu perdana Roxy Square menyebutkan, ada beberapa pembeli yang datang kembali setelah melakukan registrasi biodata palsu dan menanyakan kenapa SIM Cardnya tidak bisa digunakan. Mereka pun akhirnya harus datang ke Grapari atau pusat layanan kartu yang disediakan operator.

“Hal itu sudah terjadi beberapa bulan yang lalu, pembeli simcard-nya diblokir operator, lebih dari 5 yang seperti itu, biasanya saya beritahu kalau registrasi menggunakan biodata palsu akan ada blokir, namun sekarang sudah jarang mungkin pembeli sudah melakukan registrasi menggunakan E-KTP” kata Eduardo

Janeta Pemilik Happy Cell ITC Roxy Mas membenarkan, menurutnya pembeli yang enggan melakukan regitrasi menggunakan boidata asli, kartunya tidak bisa digunakan, namun Janeta membantu jika mereka ingin melakukan registrasi.

“Saya biasanya tanya KTP kalau mereka membeli perdana. Namun biasanya mereka lebih suka registrasi sendiri, jadi saya hanya bantu, namun kalau ada kartu diblokir saya menyuruh mereka datang langsung ke layanan kartu masing-masing operator,” pungkas Janeta.