Industri E-Commerce Indonesia Perlu Acuan

DSC_1910Jakarta, Selular.ID – Perkembangan industri e-commerce di Indonesia potensinya diprediksikan akan terus meningkat. Pada tahun 2014 lalu, total transaksi masyarakat untuk berbelanja online mencapai USD12 miliar atau meningkat hampir 50% dibandingkan tahun sebelumnya.Namun, untuk mengelola industri yang baru masuk ke Indonesia beberapa tahun ini, pemerintah mengakui kesulitan. untuk itu diperlukan acuan dalam penerapannya.

Hal itu diungkapkan Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika. Lebih lanjut dikatakan Rudiantara, pemerintah telah menyiapkan roadmap e-Commerce yang mencakup pendanaan dan investasi, logistik, perpajakan, infrastruktur ICT, dan perlindungan konsumen.

“Ini yang pemerintah lakukan sekarang. Mengingat e-Commerce potensinya tinggi, tetapi juga masih banyak permasalahan di kita. Pemerintah masuk ke e-Commerce dengan roadmap e-Commerce,” Rudiantara di Jakarta (02/10/15).

Rudiantara melihat banyak yang kurang memahami apa yang harus dilakukan ketika mereka membuat e-commerce. Rudiantara menyebutkan, pertama yang harus dilakukan adalah  melakukan registasi. Dengan melakukan registasi akan memudahkan pemerintah ketika ada penyalahgunaan atau hal-hal yang merugikan.

“Saya meyakini dari 100 yang melakukan registasi, mungkin hanya 5 yang benar-benar jadi,” kata Rudiantara.

Kedepannya Rudiantara berharap agar indusri e-commerce akan terus berkembang, tentunya dengan dukungan internet yang cukup baik.