Penertiban Prabayar Harus Dibarengi Perlindungan Data Pribadi

image

Jakarta, Selular.ID – Keinginan untuk mentertibkan kartu prabayar memang sudah pada tahap siap. Baik dari pemerintah maupun operator. Perlindungan terhadap data pelanggan pun menjadi perhatian utama.

Mas’ud Khamid Direktur Sales Telkomsel menjelaskan bahwa sebagai perusahaan penyedia jasa layanan komunikasi terbesar di Indonesia, Telkomsel ingin ada ketertiban bagi pelanggannya, dan untuk registasi kartu prabayar, Mas’ud mengharapkan menggunakan e-KTP.

“Karena ini memudahkan kami utuk duplikasi data seluler, jadi kalau ada sesuatu kita langsung bisa telusuri, karna data e-KTP lebih lengkap” ujar Mas’ud

Mas’ud menyebutkan banyak laporan yang diterima, para pengguna ponsel enggan melakukan registasi menggunakan e-KTP dengan alasan takut biodata disalah gunakan, sehingga ini yang kerap menghambat regitasi kartu perdana.

Terkait kekhawatiran pengguna kartu prabayar mengenai kerahasiaan data, dan penyalahgunaan data kartu prabayar, pemerintah akan melindunginya dalam undang-undang yang sedang dirancang.

Kalamullah Ramli, direktur Jendral Penyelenggaraan Pos dan Informatika menyebutkan bahwa akan ada undang-undang mengenai perlindungan data pribadi yang diberlakukan bagi penyalah gunaan data pribadi. Paling lambat awal tahun depan hal ini bisa segera diberlakukan.

“Mudah-mudah undang-undang mengenai perlindungan data pribadi akan segera diberlalukan, sehingga ini akan memberikan kenyamanan bagi biodata seseorang yang kerap disalah gunakan,” kata Kalamullah.