Monday, October 21, 2019
Home Devices Dengan Powerphone E1, Bolt Berharap Bisa Curi 20 Persen Pangsa Pasar

Dengan Powerphone E1, Bolt Berharap Bisa Curi 20 Persen Pangsa Pasar

-

image
Larry Ridwan, CCO Bolt (Foto: Samin/ Selular.ID)

Jakarta, Selular.ID – Untuk meningkatkan penetrasi pasarnya, Bolt menghadirkan Smartphone 4G termurah di kelasnya dengan harga tidak sampai sejuta. Powerphone E1 diharapkan dapat mendongkrak penetrasi pelanggannya hingga akhir tahun 2015 ini.

Larry Ridwan, Chief Commercial Officer Bolt menyampaikan saat ini penjualan smartphone di Indonesia angkanya mencapai 3 juta unit per bulan sedangkan untuk area jabotabek sendiri angkanya mencapai 1 juta unit per bulan. Sedangkan untuk smartphone yang harganya di bawah Rp1juta penjualannya 200 ribu unit per bulan.

“Dengan harga yang tidak sampai sejuta, E1 diharapkan banyak peminatnya. Kalau saya targetkan 20 persen saja, dari angka 200 ribu unit penjualan smartphone di bawah sejuta berarti kita bisa dapatkan 40 ribu unit per bulan,” jelas Larry kepada Selular.ID.

Oleh karena itu Larry juga yakin dengan adanya Powerphone E1 ini Bolt akan mampu meningkatkan jumlah pelanggannya hingga akhir tahun 2015 ini. Saat ini menurut pengakuan Larry, Bolt sudah memiliki lebih dari 1,5 juta pelanggan dan diharapkan hingga akhir tahun jumlahnya meningkat hingga 2,5 juta pelanggan.

Bisa jadi jumlah tersebut merupakan angka yang cukup fantastis karena berarti Bolt menargetkann adanya tambahan 1 juta pelanggan hingga akhir tahun sedangkan untuk mencapai 1,5 juta pelangggan saja Bolt membutuhkan waktu 1,5 tahun.

Namun demikian Larry tetap optimis dalam kurun waktu enam bulan ini angka tersebut dapat tercapai. “Kalau kami targetkan penjualan E1 40 ribu per bulan dalam enam bulan berarti akan ada tambahan 240 ribu, belum dari MiFi,” ungkapnya penuh keyakinan.

Diungkapkan Larry, dari jumlah 1,5 juta pelanggan yang dimiliki Bolt saat ini, 90 persennya merupakan pelanggan MiFi. Seiring dengan meningkatnya penetrasi smartphone, kontribusi pelanggan Bolt dari perangkat smartphone juga diharapkan dapat meningkat

Latest