Tuesday, October 20, 2020
Home Smartphone Xiaomi Pertimbangkan Kemasan Ponsel Tanpa Charger

Xiaomi Pertimbangkan Kemasan Ponsel Tanpa Charger

-

CHARGER-XIAOMIJakarta, Selular.ID – Guna ikut mengurangi sampah elektronik, sejak dua tahun lalu produsen ponsel di Uni Eropa telah menyepakati interface microUSB 2.0 sebagai standard output charger. Kendati memiliki interface sama, namun sambungan listriknya berbeda-beda. Tapi semua itu tetap bisa mengisi ulang baterai smartphone Anda.

Melihat kondisi demikian, di mana pemilik smartphone memiliki charger peninggalan dari perangkat sebelumnya, CEO Xiaomi Lei Jun sedang mempertimbangkan untuk melenyapkan charger dari kotak penjualan smartphone-nya di masa mendatang.

Untuk menghindari keluhan konsumennya kelak, Lei Jun telah mengajukan pertanyaan di halaman Weibo, dan mengumpulkan pendapat pengguna perihal tersebut. Alasan utama yang diungkapkan Lei Jun adalah demi menjaga lingkungan, tapi banyak pihak yang berpendapat bahwa perusahaan hanya mencoba memangkas biaya.

Pertimbangan praktis yang cukup masuk akal untuk tidak memiliki charger di dalam kotak penjualan, adalah, misalnya Anda memiliki smartphone, tablet, dan smartwatch, itu berarti Anda memiliki tiga charger terpisah.

Tapi di sisi lain, dengan peningkatan kapasitas baterai, fast charging menjadi fitur dambaan, dan biasanya memerlukan charger khusus. Menghilangkan charger dalam paket ritel dan memaksa konsumen menggunakan charger warisan akan mengulur waktu pengisian dan tidak ideal.

Mengadopsi kebijakan tanpa-charger untuk lineup perusahaan mungkin terlalu ekstrim untuk saat ini. Solusinya, mungkin smartphone Xiaomi kategori entry-level bisa saja dikapalkan tanpa charger, karena mereka biasanya memiliki baterai berkapasitas lebih kecil. Di sisi lain, perangkat flagship yang haus energi, tentu harus menyertakan fast charger.

Latest