Bangun i-NOC, Indosat Akui Tak Investasi Jor-joran

Alexander Rusli, CEO Indosat, saat meresmikan i-NOC (Foto: Choi/Selular)
Alexander Rusli, CEO Indosat, saat meresmikan i-NOC (Foto: Choi/Selular)
Alexander Rusli, CEO Indosat, saat meresmikan i-NOC (Foto: Choi/Selular)

Jakarta, Selular.ID – PT Indosat sudah mengoperasionalkan fasilitas baru i-NOC (Indosat Network Operation) sebagai bagian dari kesiapan jaringan terutama dari sisi pengendalian jaringan untuk mendukung dan memastikan komunikasi pelanggan selama masa Ramadhan dan Mudik Lebaran 2015 berlangsung lancar dan nyaman.

Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat, menjelaskan bahwa tugas pemantauan ini berlaku bagi seluruh layanan Indosat. “Termasuk voice, SMS, data, fiber, hingga point-to-point,” terangnya.

Dengan i-NOC, lanjut Alex, Indosat siap menjamin para pelanggan (baik pelanggan seluler maupun korporasi) untuk menikmati layanan tanpa gangguan. Pembangunan pusat pemantau jaringan ini tidak hanya beroperasi untuk monitoring layanan selama puasa dan lebaran tahun ini saja, namun berlangsung sampai akhir tahun 2015.

“Kami mempersiapkan kapasitas akan bertambah selama lebaran  sampai akhir tahun adalah tiga kali lipat, dan trafik akan naik biasanya 30 sampai 40 persen,” imbuhnya.

Dibangun di kantor pusat Indosat, i-NOC merupakan gabungan dari enam pusat kendali yang dimiliki PT Indosat, IM2, serta Lintasarta, yang menyebar di Bandung, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Denpasar, dan Makasar.

Di kesempatan yang sama, John M Thompson, Director & CTO Indosat membeberkan, dalam membangun fasilitas i-NOC ini, Indosat menggelontorkan dana hingga Rp10-11 miliar. Investasi tersebut mayoritas digunakan untuk renovasi gedung, peralatan, dan aplikasi software. Menurut Alex, ini bukan investasi besar-besaran karena bukan lagi operator baru.

“Soal investasi, it’s not a big thing,” ujarnya.