Eric Xu, Rotating and Acting CEO Huawei
Eric Xu, Rotating and Acting CEO Huawei
Eric Xu, Rotating and Acting CEO Huawei

Shenzhen, Selular.ID – Pada acara Huawei Global Analyst Summit 2015, Eric Xu, CEO Rotating and Acting Huawei, mengumumkan perubahan fokus strategi layanan Huawei. Perusahaan asal Tiongkok tersebut telah menyusun ulang fokus strategi bisnis Carrier dari sebelumnya “product driven + service as support” (fokus pada produk, layanan hanya pendukung) menjadi “product driven + service driven” (fokus pada produk dan layanan).

Bisnis Enterprise Huawei juga turut mengimplementasikan strategi “being integrated” dengan fokus untuk lebih mendukung layanan kepada mitra bisnis. Sementara Consumer Business Group Huawei mengalihkan fokus bisnis dari hanya menyediakan layanan purna jual menjadi pemberian layanan menyeluruh bagi pengguna.

Eric Xu mengatakan pola layanan yang fokus pada pemberian pengalaman bagi konsumen telah tumbuh di seluruh sektor industri. “Secara bertahap, internet telah merubah perilaku penggunanya. Huawei sendiri mengeluarkan model pemberian pengalaman bagi konsumen yang kami sebut sebagai ROADS, yaitu Real-time, On-demand, All-online, DIY, and Social,” jelas Eric.

Perubahan ini telah mempengaruhi seluruh industri dan agar dapat memberikan pengalaman ROADS, perusahaan harus memiliki kemampuan operasional yang unggul. Untuk pasar carrier, ROADS diklaim telah memberikan contoh dampak yang nyata. Menurut Eric Xu, pengalaman jaringan telah menjadi pendorong utama traffic dan pendapatan perusahaan.

Huawei berencana untuk lebih meningkatkan organisasi layanan konsumen dan Sumber Daya Manusia yang unggul di 10 negara operasional. Huawei akan berkerjasama dengan konsumen dan mitra bisnis dan melakukan eksplorasi di beberapa wilayah; konsultasi dan integrasi sistem pada transformasi data, jaringan, operasi, CEM perencanaan jaringan, optimalisasi dan penanganan layanan.

“Setiap tahun, Huawei menginvestasikan dana sebesar 350 juta dolar AS untuk penelitian dan pengembangan layanan. Huawei juga terus membangun kemampuan solusi dalam bidang industri, ekosistem, pola bisnis, proses, peralatan, dan platform,” ungkapnya.

Sedangkan untuk beradaptasi dengan perubahan pasar, bisnis konsumer Huawei akan mengalihkan fokusnya dari layanan purna jual ke siklus hidup seutuhnya dari pengalaman pengguna. Untuk memfasilitasi perubahan ini, Huawei akan mendirikan pusat layanan dan meluncurkan platform online full-service di jarak 5 km dari kota-kota besar yang ada di 100 negara, membangun Operational Excellence Center (OEC) untuk layanan full-lifecycle termasuk permintaan produk, pengalaman, penanganan order, bimbingan penggunaan, optimasi kinerja, dan perbaikan. “Pergerakan ini bertujuan untuk merampingkan saluran online dan offline untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pengguna,” pungkasnya.