BerandaNewsBandung, Solusi Safe City Pertama Huawei

Bandung, Solusi Safe City Pertama Huawei

-

Jakarta, Selular.ID – Populasi perkotaan yang semakin meningkat memicu permasalahan yang kian kompleks. Saat ini diperkirakan lebih dari 54 persen populasi dunia tinggal di perkotaan dan diprediksikan akan meningkat hingga 66 persen pada tahun 2050. Hal tersebut juga kian menambah beban pada jaringan transportasi, layanan darurat, keamanan dan manfaat. Untuk itu, diperlukan sistem Safe City yang akan memberikan sebuah konsep Digital City yang merupakan pengelolaan informasi terintegrasi dengan mengaplikasikan teknologi mutakhir.

Saat ini, konsep kota pintar menjadi sebuah percontohan dan tema utama dalam pembangunan di Indonesia. Sebagian besar kota utama di Indonesia berkeinginan untuk mengimplentasi konsep ini dengan menciptakan sebuah atmosfir teknologi di dalam kota dan menghadirkan masyarakat dengan pikiran terbuka yang akan memicu kehidupan yang lebih efektif dan efisien.

Maka tidak heran bila sejumlah pemerintah kota di Indonesia kini tengah siap bertransformasi. Mulai dari Jakarta, Bandung, Surakarta, bahkan Lombok. Bekerja sama dengan beberapa praktisi teknologi, penyedia sarana dan jaringan telekomunikasi, pemkot ingin menghadirkan kota yang lebih pintar.

Nada serupa juga ditawarkan penyedia solusi teknologi informatika, Huawei. Perusahaan meyakini tuntutan dasar dari sebuah kota untuk memastikan semua aspek kehidupan bekerja dengan nyaman dan pada saatnya akan memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi. Huawei berkomitmen untuk memberikan kontribusi bagi industri dan negara dengan mengedepankan solusi TIK demi mewujudkan kota-kota yang semakin aman (safer) dan pintar (smart).

Safe-City  ini merupakan portfolio solusi TIK dari Huawei untuk merasakan (sensing), menganalisa, dan  mengintegrasikan informasi penting dari sistem operasi inti sebuah kota. Sheng Kai, CEO Huawei  Indonesia, mengatakan bahwa ia percaya hal  ini dapat memperkaya kehidupan masyarakat di Indonesia dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap negara, terutama bagi industri.

Dengan menggunakan sumber data yang terintegrasi di seluruh kota dengan manajemen dan platform analisa yang terpadu, Safe-City memungkinkan pemerintah mendapat “gambaran” kota yang komprehensif dan mengambil tindakan responsif atau membuat keputusan. Selanjutnya Sheng Kai mengutarakan bahwa Bandung adalah salah satu kota yang akan mengimplementasikan teknologi Safe-City, yang diharapkan dapat diikuti oleh kota-kota lain secara berkala.

Dalam cakupan global, Huawei telah berhasil menghadirkan  pengalaman Safe-City kepada sekitar 400 juta orang di lebih  dari 100 kota dan lebih dari 30 negara. Huawei Indonesia telah mendukung PT PINS Indonesia, anak perusahaan PT Telkom Indonesia, dalam menyediakan solusi infrastruktur Safe-City,  terutama di Bandung untuk mendukung kelancaran dan keamanan Konferensi Asia Afrika  2015. Melalui langkah besar ini, Huawei bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam membangun  Safe-City untuk kehidupan yang lebih baik di Indonesia.(Ind)

Artikel Terbaru