Tampilan situs Pricebook
Tampilan situs Pricebook
Tampilan situs Pricebook

Jakarta, Selular.ID – Situs perbandingan harga Pricebook baru saja mengumumkan telah menyelesaikan perolehan pendanaan tahap kedua. Investasi ini diharapkan memperkuat dan mempercepat posisi Pricebook yang berambisi untuk menjadi situs pembanding harga nomor 1 di Indonesia.

Para investor yang terlibat adalah Global Brain Corporation (Jepang), IMJ Investment Partners Pte. Ltd (Singapura), dan Hiro Mashita, pendiri & Direktur m & s mitra Pte. Ltd (Singapura). Ini adalah pendanaan kedua setelah investasi pertama dari Incubate Fund (Masahiko Honma) di September 2013 lalu yang nilainya sebesar US$150.000. Sayangnya, untuk pendanaan tahap kedua ini Pricebook tidak mengungkap besaran dana investasi yang berhasil diraupnya dari ketiga investor tersebut.

Kucuran dana ini akan dialokasikan untuk mempercepat strategi pemasaran agar dapat berkembang menjadi sebuah platform pembanding harga bagi toko (online/offline) dan pengunjung, berbasis data harga produk yang ada di situs www.pricebook.co.id.

CEO Pricebook, Tomonori Tsuji, mengatakan saat ini dengan tim yang beranggotakan 12 orang, Pricebook fokus pada gadget seperti ponsel, komputer, dan produk elektronik lainnya. “Kami juga menyediakan spesifikasi produk, ulasan produk, dan harga dari toko online dan offline untuk memberikan kepuasan belanja konsumen di Indonesia,” terangnya.

Perluasan tim dan mempercepat akuisisi mitra pun dilakukan. Untuk meningkatkan layanan, mereka juga sedang mengembangkan mobile app agar menjadi mesin pencari dan pembanding harga yang disukai pasar. Tomonori menekankan layanan miliknya tidak hanya membandingkan harga, tetapi juga memberikan solusi bagi konsumen dan pelaku bisnis untuk pembelian secara tradisional.

Sebagai informasi, Pricebook merupakan startup yang awalnya lahir di Tokyo, Jepang pada September 2013. Uniknya, setelah menerima dana investasi dari Venture Capital, Tomonori justru pindah ke ke Jakarta pada November 2013. Pria berusia 27 tahun ini kemudian mengembangkan Pricebook di Indonesia dengan tim yang saat ini beranggotakan 12 orang.

Pricebook mengklaim saat ini sudah memiliki ratusan ribu pengunjung bulanan dan lebih dari sepuluh ribu toko retail gadget, termasuk beberapa ratus toko offline aktif. Di masa depan, mereka terus fokus untuk meningkatkan layanan agar menjadi media pembanding harga yang disukai pasar lokal.