Beranda News E-Commerce Masih Banyak Pembeli yang Mengeluhkan Layanan Purna Jual Lazada

Masih Banyak Pembeli yang Mengeluhkan Layanan Purna Jual Lazada

-

lazada-onlineJakarta, Selular.ID – Lazada kini menjadi salah satu pemain e-commerce paling populer di Indonesia. Namun bagaimana dengan pelayanan pelanggannya? Tak luput, toko online sebesar merekapun nyatanya masih kerap menuai keluhan dari pembeli. Tak sedikit konsumen yang pernah membeli di sana mengeluhkan masalah.

Hal ini ditemui Selular.ID saat menelusuri di media sosial dan forum Kaskus. Ada beberapa pengguna yang mengeluhkan layanan after sales Lazada. Kasus keluhan paling sering biasanya tentang lambannya respon pihak Lazada (terutama customer service) saat menampung pertanyaan pembeli dan memberikan informasi seputar produk yang bermasalah sehingga ingin dikembalikan.. “Kok lama sekali baru sadar kasih info minta produk dikembalikan semua? Jelas saya dirugikan secara materi, waktu, dan pusing kepanjangan soal ini,” tulis pemilik akun audioanime04 di Kaskus.

Sontak postingan ini menuai beragam komentar dari penghuni forum, malah ada yang ikutan ‘curcol’ atau curhat colongan. Mereka bahkan menyebut toko online ini seringkali menelantarkan konsumen yang mengeluhkan produk yang dibelinya. Kebanyakan produk tersebut tak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga pembeli memilih mengembalikan ke pihak Lazada. Namun, tanggapan yang diterima malah berbelit-belit dan lama.

“Entah sampe kapan, barang masih belum jelas statusnya, apakah refund atau penolakan,” tambah akun lain menimpali. “Hingga detik barang belum sampe padahal udah satu bulan sejak kapan lagi saya harus tunggu….aduhhh kapok dehhh belanja di Lazada.”

Melihat sejarah kasus keluhan yang bukan sekarang ini merebak, banyak yang menyayangkan profesionalitas Lazada soal pelayanan. Padahal, alasan pembeli memutuskan berbelanja di Lazada adalah nama besar yang sudah sewajarnya menawarkan pelayanan memuaskan. Selular.ID sudah meminta klarifikasi dari pihak Lazada Indonesia, tapi sampai berita ini diturunkan belum ada tanggapan. (bda)

Artikel Terbaru