Sunday, June 16, 2019
Home News Telco Blok Frekuensi Berdampingan, Isu Akuisisi Tri Oleh Indosat Kembali Menguat

Blok Frekuensi Berdampingan, Isu Akuisisi Tri Oleh Indosat Kembali Menguat

-

indosat officeJakarta, Selular.ID – Dalam penataan frekuensi 1800 Mhz, opsi yang disepakati adalah pilihan ketiga dimana posisi tersebut menempatkan Hutchinson 3 (Tri) berdampingan dengan Indosat. Isu bahwa  Indosat akan mengambil alih Tri pun kembali berkembang. Apalagi jika dilihat posisi awalnya Tri berada pada posisi paling kanan sehingga jika penataan dilakukan akan membutuhkan ekstra effort mengingat posisi pindahnya cukup jauh.

Fakta tersebut memunculkan persepsi Tri bersedia pindah sesuai dengan posisi yang disepakati agar proses pengambilalihan berjalan mudah. Di samping itu, jika benar Indosat akan mengambil alih Tri maka operator terbesar ketiga di Indonesia ini akan mempunyai total lebar pita 30 MHz, dimana Indosat slot spektrum 20 MHz dan Tri mempunyai 10 MHz dan ini tentu akan menjadi modal yang besar bagi Indosat untuk mengusai layanan 4G LTE di 1.800 MHz.

Terkait aksi akuisisi yang dilakukan operator terhadap operator lainnya, Menkominfo Rudiantara sangat menyetujuinya terlebih Rudiantara juga beranggapan jumlah operator di Indonesia idealnya maksimal adalah empat operator, dengan jumlah yang ada sekarang dinilai membuat kondisi industri selular Indonesia kurang sehat. Jumlah operator yang terlalu banyak dinilai Rudiantara dapat membuat defisit neraca perdagangan Indonesia cukup besar.

Dalam perbincangan dengan pria yang biasa disapa Chef RA ini di ruang kerjanya Selular.ID sempat menanyakan apakah posisi penataan frekuensi 1800Mhz yang kebijakannya baru saja ditandatangani ini ada agenda akuisisi Tri oleh Indosat Menkominfo hanya menyampaikan silahkan media memiliki persepsi sendiri seraya tersenyum.

Rudiantara juga mengaku akan terus mendorong upaya pengerucutan jumlah operator yang ada di indoesia ini sehingga menemui jumlah idealnya melalui upaya konsolidasi dan peraturan maupun kebijakan yang akan dibuatnya. Menurutnya tidaklah sulit untuk menyatukan operator. “Kalau pendekatannya managemen memang susah, tapi kalau pendekatannya pemilik saham gampang aja karena bagi pemegang saham yang penting EBITDA positif dan cashflownya kuat”, jelasnya.

Kabar pengambilalihan Tri ini sebelumnya pernah ditepis oleh Direktur Utama Indosat, Alexander Rusli, “Saya pastikan itu 100 persen gossip”, sanggahnya. Namun bagaimanapun juga, isu ini telah membuat saham Indosat pada penutupan tahun 2014 lalu terkerek naik.

Latest