Sunday, May 26, 2019
Home News Telco ATSI: OTT Juga Tidak Kompak Soal Profit Sharing

ATSI: OTT Juga Tidak Kompak Soal Profit Sharing

-

100_2394Jakarta, Selular.ID – Dalam polemik profit sharing antara operator selular dengan perusahaan OTT tidak hanya operator saja yang menunjukkan sikap tidak kompak. Sikap yang diambil OTT juga disinyalir mengalami hal yang sama. Hal ini dikarenakan cara pandang OTT yang berbeda dalam memperlakukan jaringan operator.

Menghadapi masalah ini ada OTT yang bersikap sangat keras menentangnya sehingga memunculkan istilah take it, or leave it. Tetapi ada juga OTT yang cukup lunak untuk dihadapi oleh operator terkait penyelesaian polemik ini.

Beberapa OTT khususnya yang berasal dari Amerika Serikat menganut paham Net Neutrality menentang keras adanya profit sharing ini. dalam paham ini jaringan seharusnya netral tidak boleh dimodifikasi untuk konten apapun, tidak boleh dipelankan, tidak boleh di-throttle maupun dibeda-bedakan antara pengguna yang satu dengan pengguna yang lain.
(Baca: Alasan Operator Ingingkan Profit Sharing dengan OTT).

Terkait pemahaman ini, Alexander Roesli, Ketua Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) tidak menyetujui hal ini. “ATSI menolak net neutrality, dan BRTI pun posisinya sama dengan kami. Ekstremnya, dengan paham ini pornografi jadi netral juga,” jelasnya.

Selain itu, menurut Alex, OTT yang bersedia duduk bareng untuk membicarakan masalah ini adalah OTT yang tidak serta merta mendapatkan penghasilannya dari iklan. Dari informasi yang didapatkan Selular.ID, perusahaan OTT seperti Facebook dan Path termasuk OTT yang bersedia diajak berunding untuk menyelesaikan masalah ini. (bda)

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest