Toko Online Carousell Lebarkan Sayap Ke Indonesia

Jakarta, Selular.ID – Peluang bisnis online shopping di Indonesia yang dipandang sangat menjanjikan, menjadi magnet tersendiri bagi startup asal Singapura, Carousell. Berangkat dari ketenarannya di pasar Asia lain, Carousell masuk ke bisnis e-commerce Tanah Air dengan memperkenalkan aplikasi mobile marketplace miliknya.

Di umur aplikasi yang menginjak 2.5 tahun, Carousell coba menjelajah potensi jual-beli di Indonesia. Mengingat penetrasi smartphone yang akan mencapai 53 persen pada 2017, perusahaan mengganggap di sini merupakan pasar terpenting.

“Ekspansi ini adalah prioritas kami. Saat mengecek hashtag #jualan, kami menemukan lebih dari 10 juta foto yang dipasang di Instagram. Jelas, konsumen Indonesia sangat gemar berbelanja,” ujar Quek Siu Rui, salah satu co-founder Carousell kepada Selular.ID, di Locanda Food Voyager, Jakarta (16/12/2014). Sebelumnya, toko online ini sudah tersedia di Singapura, Malaysia, dan Taiwan.

Digarap oleh tiga developer muda dari Singapura, Carousell lebih menekankan pada unsur foto, dan bukan teks. Konsep platform ini mungkin mirip Instagram, namun dengan fokus ke sistem jual dan beli barang. Cara posting jualan sangat gampang dan cepat, tinggal jepret foto via layar aplikasi dan langsung upload.

(Baca: Model Bisnis E-Commerce di Indonesia)

“Saat ini aplikasi hanya bisa diakses melalui smartphone. Ke depannya, kita akan buat dalam versi dekstop,” terang Siu Rui. Aplikasi-nya sendiri bisa diunduh di Apple App Store atau Google Play, tanpa dipungut biaya.

Semenjak meluncur, Carousell sudah mengantongi 8 juta produk (baik yang baru maupun preloved) yang tersebar di 20 kategori. Sebanyak 2 juta transaksi telah terjadi, dengan rata-rata 8 transaksi tiap menit. Kategori yang paling laku antara lain fashion, gadget, dan produk kecantikan. (bda)