Tuesday, April 7, 2020
Home News E-Commerce Model Bisnis E-Commerce di Indonesia

Model Bisnis E-Commerce di Indonesia

-

Ada lima model bisnis yang saat ini diterapkan oleh pelaku bisnis di Indonesia, yaitu situs iklan baris, marketplace, online mall, online store, dan berjualan di jejaring social.

Beberapa tahun terakhir ini, toko online begitu menjamur di Indonesia. Beberapa pemain besar dengan dana berlimpah menggelontorkan iklan besar-besaran di berbagai medium, termasuk televisi. Namun jauh lebih banyak lagi yang berjualan dengan dana terbatas memanfaatkan situs blog maupun jejaring sosial. Seperti yang digeluti oleh Rere (34) yang tinggal di bilangan Mampang, Jakarta Selatan. Kepada Selular, ibu rumah tangga ini sudah bertahun-tahun berjualan aneka pakaian secara online. “Penghasilan bersih saya dalam satu bulan sekitar Rp 4 – 5 juta. Lumayan sudah seperti gaji kantoran, padahal saya mengelolanya cuma di dalam rumah saja. Bahkan kalau musim lebaran, omzet bisa mencapai Rp 20 juta karena tingginya permintaan,” ujarnya.
Untuk mengoperasikan toko online tersebut, Rere hanya bermodalkan ponsel. Dia memiliki setidaknya lima smartphone untuk mendukung kelancaran usahanya. Dibanding menggelar lapak di situs iklan baris, wanita ini lebih memilih berjualan di jejaring social Facebook dan BBM Group (ada 13 group yang dimilikinya) karena dianggap lebih efektif dan gampang dikelola dari ponsel. Bagaimanapun, setiap penjual memiliki strategi yang berbeda. Tergantung mereka nyaman di mana dan lebih laris menggunakan yang seperti apa.
Dari sekian banyak layanan toko online yang bertebaran di dunia maya, seperti disebutkan di laman TechInAsia.com, setidaknya ada lima model bisnis yang saat ini diterapkan oleh pelaku bisnis di Indonesia. Model bisnis ini juga bisa digunakan sebagai panduan untuk mengetahui lebih jauh, website seperti apa yang lebih cocok digunakan pengguna untuk bisnis jual beli online.
Classified Ads
Disebut juga sebagai iklan baris, ini adalah model bisnis e-commerce paling sederhana dan dianggap cocok untuk negara-negara berkembang. Pada model ini, website sebagai penyedia layanan hanya berperan menampilkan iklan yang dipasang penjual. Sedangkan transaksi jual-beli dilakukan secara langsung bahkan seringkali terjadi kontak secara offline dengan metode cash on delivery (COD) jika lokasi masih terjangkau. Untuk itu, di setiap listing iklan yang dipasang, biasanya selalu ditampilkan nomor kontak penjual seperti email, nomor ponsel, hingga akun instant messaging. Situs iklan baris seperti ini cocok bagi yang hanya ingin menjual sesekali saja, seperti barang bekas atau barang yang stoknya sedikit. Beberapa situs yang mengadopsi model bisnis ini diantaranya adalah Tokobagus.com, Berniaga.com, dan Forum Jual-beli Kaskus.

Marketplace (Customer to Customer)
Marketplace adalah peningkatan dari model classified yang terlalu sederhana. Format dasarnya sama, yaitu customer to customer (C2C) yang mempertemukan penjual dan pembeli di satu tempat. Bedanya, marketplace tak hanya menampilkan barang-barang yang dijual, tetapi sekaligus memfasilitasi transaksi uang secara online. Dari sisi provider, tentu persiapan membangun situs seperti ini membutuhkan sistem yang lebih kompleks karena harus menyiapkan payment gateway untuk pembayaran. Namun potensi pendapatan juga lebih jelas dan termonitor dengan baik karena biasanya provider meminta fee sekian persen dari nilai transaksi selain dari iklan premium. Situs marketplace seperti ini cocok bagi penjual yang lebih serius dalam berjualan online dan biasanya memiliki jumlah stok barang yang cukup besar. Beberapa situs yang termasuk dalam kategori marketplace diantaranya adalah Tokopedia, Bukalapak, Lamido Blanja dan Elevenia.

Online Mall
Online mall adalah model bisnis yang pada dasarnya serupa dengan marketplace, tetapi tidak sembarangan penjual bisa berjualan di situ. Karena hanya mengijinkan penjual yang sudah memiliki brand terkenal atau reputasi bagus dan harus melewati verifikasi yang ketat. Jika dianalogikan di dunia nyata, marketplace itu seperti pasar tradisional atau bazaar, sedangkan online mall seperti halnya pusat perbelanjaan. Contoh situs yang menerapkan model ini adalah Blanja.com dan Blibli.com.

Online Store (Business to Consumer)
Model toko online ini termasuk yang paling banyak dijumpai dari skala kecil hingga besar. Di sini, penjual atau pemilik produk membangun toko online dengan alamat domain sendiri dan menjualnya langsung ke konsumen. Pada model online store ini, pemilik situs menyiapkan sistem dan layanan dari hulu ke hilir. Mulai dari sistem teknis pembangunan web berisi catalog produk, sistem pembayaran, hingga distribusi produk yang mencakup penyediaan produk dan pengiriman ke konsumen. Keuntungan dari memiliki toko online seperti ini adalah memiliki kebebasan penuh untuk mengelolanya. Anda dapat mengubah jenis tampilan sesukanya, termasuk membuat blog untuk memperkuat SEO toko online yang dimiliki. Beberapa contoh online store yang ada di Indonesia ialah Bhinneka, Lazada, BerryBenka, Bilna, Tiket.com, Hypermart.co.id, Carrefour.co.id, Sukamart.com dan sebagainya.

Online Shop di Social Media
Maraknya penggunaan social media di Indonesia tak luput dari perhatian penjual yang jeli untuk berjualan produk. Banyak penjual yang menggunakan Facebook, Instagram dan Twitter untuk mempromosikan barang dagangannya. Selain social media, BlackBerry Messenger juga menjadi tempat yang menjadi favorit untuk berjualan produk. Mereka bisa membangun group yang berisi member potensial atau membuat BBM Channel untuk menjangkau lebih banyak calon pembeli. Penjual yang lebih melek teknologi biasanya juga memanfaatkan situs blog yang dijadikan sebagai etalase untuk menampilkan barang dagangannya. Model seperti ini cocok bagi pengguna yang ingin memiliki toko online sendiri tapi tidak ingin repot dengan berbagai prosedur yang harus diikuti. Pengguna cukup posting produk disertai deskripsi singkat disertai harga. Nanti teman yang tertarik bisa langsung memesan di bagian komentar atau jalur pribadi.

 

TERBARU

Demi Turunkan Harga Z Flip, Samsung Siap Produksi Layar...

Jakarta, Selular.ID - Samsung dikabarkan berencana untuk memproduksi kaca layar lipat miliknya sendiri. Langkah...

iPhone 12 Pro Akan Hadir dengan Dukungan Teknologi Lidar

Jakarta, Selular.ID - Apple sedang bersiap menghadirkan iPhone 12 flagship tahun ini. Bocoran mengungkapkan...

Layanan Broadband Telkomsel Naik 16% Selama Pandemi Covid-19

Jakarta, Selular.ID - Sejak masyarakat dan pelaku industri mulai menjalankan himbauan dari Pemerintah RI...

Latest