25 June 2014 16:00
Sebuah tim yang terdiri dari mantan insinyur Sony Ericsson dan Nokia mengatakan bahwa mereka telah mengembangkan suatu set headphone in-ear nirkabel terkecil di dunia. Headphone mungil itu akan bernama “Earin”, yakni earbud headphone terkecil yang akan masuk ke telinga pengguna, serta tidak memiliki kabel yang menghubungkan satu sama lain. Karena keduanya terhubung melalui Bluetooth.Ditopang baterai Lithium Ion rechargeable berkapasitas 50mAh, Earin sanggup melayani sampai tiga jam mendengarkan pada satu kali pengisian. Karena itulah (tidak bisa digunakan sepanjang hari), paket penjualan headphone kelak, juga akan menyematkan case saku kecil, yang akan menjaga Earin agar tetap bersih dan aman jika dalam keadaan tidak digunakan. Hebatnya adalah case itu juga akan bertindak sebagai charger.

Case yang juga mungil ini dilengkapi dengan baterai Li-Ion bermuatan 100mAh yang bisa memperpanjang hidup headphone selama 3 jam lagi pemakaian, sebelum keduanya (headphone dan case) perlu diisi-ulang. Proyek headphone Earin sangat terdengar menjanjikan bahkan bahkan bagi penikmat musik kelas berat.

Saat ini, tim insinyur tadi sedang mengumpulkan dana untuk mulai memproduksi Earin menjadi produk komersial. Pada kampanyenya di situs penggalan dana KickStarter, mereka menargetkan untuk mulai menjual Earin pada Januari mendatang. Dan saat ini, mereka sudah melampaui modal yang dibutuhkan untuk mencapai tahap perealisasian headphone mini itu. Karena dana awal sudah tercukupi, sekarang kita hanya tinggal menunggu kedatangan tahun baru yang akan membawa headphone terkecil di dunia. (Nis)

 

Sumber : www.kickstarter.com (16/6/2014)