Thursday, August 22, 2019
Home News BMW Gulirkan Aplikasi Smart Charging Untuk Mobil Listrik

BMW Gulirkan Aplikasi Smart Charging Untuk Mobil Listrik

-

13 June 2014 18:00
Seiring bertambahnya pengguna smartphone, aplikasi menjadi alat penetrasi mujarab bagi penyedia jasa dan penjual produk belakangan ini. Jadi tidak heran semua perusahaan besar berusaha menciptakan aplikasi untuk mendampingi pelanggan dan memudahkan pelayanan. Soal marketing, tim pemasaran dibalik produsen mobil mewah BMW telah melakukan pekerjaan yang cukup baik dalam mengkampanyekan “ultimate driving machine” selama beberapa dekade. Dan tampaknya BMW tidak berniat memangkas daftar keinginan konsumennya dalam waktu dekat. Dalam daftar itu, tidak melulu soal bensin dalam menyokong kinerja mesin yang tinggi, melainkan BMW juga memberikan pilihan teknologi hijau di balik kerangka baja, seperti yang terdapat di BMW i3.

BMW baru saja menggulirkan aplikasi Smart Charging baru yang memungkinkan pengendara BMW i agar bisa mengidentifikasi kadar dan waktu terbaik untuk pengisian kendaraan listrik mereka di rumah secara otomatis. Nantinya, secara keseluruhan, bisa membantu menurunkan biaya kepemilikan pengguna dalam jangka panjang.

Aplikasi yang khusus dikembangkan oleh BMW Group saat ini tersedia untuk dua platform, Android dan iOS. Mendatangkan, diharapkan aplikasi Smart Charging BMW akan terintegrasi dengan aplikasi Remote BMW i, sehingga pengemudi dapat memperoleh informasi kendaraan melalui smartphone mereka. BMW mengklaim bahwa aplikasi ini bisa membantu Anda menghemat tagihan listrik sampai dengan $ 400 setiap tahun, jika digunakan dalam kondisi optimal. Dengan begitu, aplikasi ini membuat BMW menjadi produsen otomotif pertama di industri yang memberikan fungsi otomatis dan terintegrasi.

Saat ini masih dalam tahap awal rollout, jadi aplikasi pengisian cerdas ala BMW hanya tersedia di BMW Electronauts. Electronauts adalah sekelompok penggemar kendaraan listrik yang menyewakan BMW ActiveE di bawah uji coba manufaktur otomotif Jerman. Dan banyak dari mereka yang kebetulan menjadi segelintir orang pertama di Amerika Serikat yang berkeliling di atas BMW i3. Kita mungkin tidak tahu seberapa jauh aplikasi bisa mempengaruhi pengguna, karena memang tidak banyak orang yang bisa menikmati kendaraan mewah tersebut. (Nis)

 

Sumber : http://www.ubergizmo.com (11/6/2014)

Latest