25 September 2014 11:55
BlackBerry telah kembali meluncurkan produk baru. Smartphone yang menyandang nama Blackberry Passport tersebut memiliki beberapa keunggulan, di antaranya ukuran layar lebih besar dan tombol keyboard yang dibuat sensitif terhadap penggunaan gestur jari pengguna. Desain keyboard Passport berbentuk memanjang dalam tiga baris, dan Cara kerjanya sedikit berbeda karena menggabungkan fitur fisik dengan virtual.
Peluncuran BlackBerry Passport terjadi secara serentak di tiga lokasi di seluruh dunia meliputi Toronto, London, dan Dubai. Di samping menjadi headline di kolom berita, kehadiran resmi dari smartphone ini turut meraih perhatian pengguna media sosial di seluruh dunia. Contohnya di jejaring sosial Twitter. Hashtag #BlackBerryPassport menjadi trending topics di area Amerika Serikat dan Kanada, pada Rabu (24/9/2014).
Di kampung halamannya, Kanada, BlackBerry Passport sudah tersedia saat ini. Dengan sistem kontrak, operator Telus membundling ponsel seharga US$ 200 namun dalam stok yang terbatas. Sementara di AS, konsumen bisa membelinya melalui operator AT&T. BlackBerry Passport versi unlock alias tanpa kontrak bakal dipasarkan melalui ShopBlackBerry.com, Amazon.com dan retailer lainnya. Selanjutnya, Passport akan tersedia di 30 negara pada akhir tahun ini.
Dinobatkan menjadi smartphone flagship saat ini, pastinya BlackBerry Passport membawa segudang perbaikan dibandingkan sebelumnya. Spesifikasi mumpuni BlackBerry Passport termasuk bentang layar lapang 4,5 inchi dengan resolusi 1.440 x 1.440 pixels, prosesor Quad-core 2.26 GHz Krait 400 dengan chipset anyar MSM8974AA Snapdragon 800, RAM 3GB, memori internal 32GB yang mendukung slot microSD hingga 64GB, dan kapasitas baterai 3,450 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 30 jam standby. Passport telah dibekali sistem operasi terbaru, BlackBerry 10 OS 10.3.
Kamera utama di BlackBerry Passport mengandalkan sensor 13 MP (4128 x 3096 pixels), lengkap dengan fitur pendukung seperti autofocus, optical image stabilization, dan LED flash. Sedangkan di bagian depan, hanya ada kualitas kamera 2MP saja. Demi mengoptimalkan kualitas audio dan suara untuk panggilan, BlackBerry sudah memasukkan teknologi Natural Sound.
Lantas, berapa harganya? Sebelum acara peluncuran bergulir, CEO BlackBerry John Chen mengatakan kepada The Wall Street Journal, bahwa handset akan dijual dengan harga sekitar US$ 700 (Rp 8 jutaan). “Saya pikir perlu mencoba menarik perhatian pasar, namun kita akan memulainya sedikit lebih rendah dari itu,” ujar Chen. (Choi)
Sumber : http://blogs.blackberry.com/