Selular.ID -

Telin Raih Dua Penghargaan Wholesale dan Kabel Bawah Laut Terbaik Asia 2026

BACA JUGA

Selular.ID – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company Telkom Indonesia, meraih dua penghargaan dalam ajang Telecom Review Excellence Awards 2026 di Dubai, Uni Emirat Arab.

Telin dinobatkan sebagai Best Wholesale Company in Asia dan Best Subsea Cable Innovation Solution in Asia dalam rangkaian 20th Telecom Review Leaders’ Summit yang berlangsung di The Ritz-Carlton, Jumeirah Beach Residence, Dubai.

Dua penghargaan tersebut diberikan atas pengembangan bisnis konektivitas wholesale serta inovasi infrastruktur kabel bawah laut Telin untuk mendukung kebutuhan konektivitas internasional.

Penghargaan diserahkan kepada I Ketut Alit Atmaja, Global Head Regional II Telin, sekaligus menjadi pencapaian pertama perusahaan dalam ajang Telecom Review Excellence Awards.

CEO Telin, Abdul Rahman Ansyori, mengatakan penghargaan tersebut merupakan apresiasi terhadap upaya perusahaan memperkuat peran sebagai penyedia konektivitas global.

Menurutnya, kebutuhan konektivitas lintas negara semakin kompleks sehingga membutuhkan pengembangan infrastruktur, diversifikasi jaringan, dan kolaborasi dengan berbagai mitra industri.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya Telin dalam memperkuat perannya sebagai perusahaan konektivitas global. Kami melihat bahwa kebutuhan konektivitas ke depan akan semakin kompleks, sehingga kolaborasi dan inovasi menjadi faktor penting untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari lalu lintas data global, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membentuk perkembangannya,” ujar Abdul Rahman.

Infrastruktur Telin Jangkau 38 Negara

Penghargaan Best Wholesale Company in Asia mencerminkan perkembangan bisnis Telin dari penyedia kapasitas bandwidth konvensional menjadi mitra konektivitas wholesale dengan portofolio layanan yang lebih terintegrasi.

Hingga kuartal III 2026, Telin mengoperasikan infrastruktur global yang mencakup lebih dari 429.167 kilometer jaringan kabel bawah laut dan 211 Points of Presence (PoP) di 38 negara. PoP merupakan titik kehadiran jaringan yang memungkinkan penyedia layanan menghubungkan pelanggan dengan infrastruktur konektivitas di berbagai wilayah.

Jaringan tersebut menghubungkan berbagai pusat digital utama di Asia, Eropa, Timur Tengah, Australia, hingga Amerika Utara. Jangkauan internasional ini menjadi bagian dari kapabilitas Telin dalam menyediakan konektivitas bagi operator telekomunikasi, perusahaan multinasional, penyedia layanan cloud, dan pelaku bisnis digital.

Portofolio layanan wholesale Telin mencakup konektivitas internasional, IP Transit, International Private Leased Circuit (IPLC), International Ethernet Private Line (IEPL), konektivitas cloud, private connectivity, serta akses Internet Exchange.

IP Transit merupakan layanan konektivitas yang memungkinkan jaringan pelanggan terhubung dengan internet global melalui jaringan penyedia. Sementara IPLC dan IEPL menyediakan koneksi privat antarlokasi untuk kebutuhan pertukaran data perusahaan maupun operator telekomunikasi.

Keragaman layanan tersebut memungkinkan Telin memenuhi kebutuhan konektivitas dengan karakteristik berbeda, mulai dari pertukaran data antarnegeri hingga koneksi langsung ke infrastruktur cloud. Kebutuhan ini terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas bisnis digital dan distribusi data lintas wilayah.

Indonesia Cable Express Perkuat Jaringan Kabel Bawah Laut

Selain bisnis wholesale, Telin juga memperoleh penghargaan Best Subsea Cable Innovation Solution in Asia atas pengembangan infrastruktur kabel bawah laut.

Salah satu inisiatif yang menjadi bagian dari pengembangan tersebut adalah Indonesia Cable Express (ICE). Program ini diarahkan untuk mengembangkan rute konektivitas baru dan mendiversifikasi titik pendaratan kabel bawah laut di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, ICE didukung delapan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) bersama 14 mitra strategis.

Kemitraan tersebut menjadi bagian dari upaya Telin memperluas pilihan jalur konektivitas sekaligus memperkuat keterhubungan Indonesia dengan jaringan komunikasi internasional.

Diversifikasi rute kabel bawah laut memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan jaringan. Ketergantungan pada jalur tertentu dapat meningkatkan risiko gangguan apabila terjadi kerusakan kabel atau kendala operasional di suatu wilayah.

Dengan tersedianya alternatif rute, lalu lintas data berpeluang dialihkan melalui jalur lain sesuai kapasitas dan konfigurasi jaringan.

Pengembangan ICE juga didukung portofolio sistem kabel bawah laut Telin, termasuk BIFROST, TOPAZ, SJC2, dan SEA-ME-WE 6. Sistem-sistem tersebut menjadi bagian dari infrastruktur konektivitas internasional yang menghubungkan berbagai pasar dan pusat pertukaran data.

Telin turut mengembangkan titik pendaratan kabel baru serta menerapkan pemeliharaan prediktif berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Pemeliharaan prediktif memanfaatkan analisis data untuk membantu mengidentifikasi potensi gangguan sebelum berdampak pada operasional jaringan.

Pendekatan ini ditujukan untuk mendukung keandalan infrastruktur sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan kapasitas dari penyedia layanan cloud, hyperscaler, operator telekomunikasi, dan perusahaan digital.

Telin Bahas Perubahan Bisnis Konektivitas Wholesale

Selain menerima penghargaan, Telin juga berpartisipasi dalam diskusi industri pada 20th Telecom Review Leaders’ Summit yang mengusung tema Tech Intelligence Beyond Mobility.

Dalam sesi Capitalizing on New Wholesale Connectivity Markets, I Ketut Alit Atmaja, Global Head Regional II Telin, membahas perkembangan pasar konektivitas wholesale dan peluang bisnis di tengah transformasi industri telekomunikasi.

Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah pergeseran model bisnis konektivitas dari penyediaan kapasitas jaringan tradisional menuju layanan yang memanfaatkan Application Programming Interface (API), otomatisasi, dan orkestrasi global.

API memungkinkan sistem dari perusahaan atau penyedia layanan berbeda saling berkomunikasi dan bertukar informasi melalui antarmuka yang telah ditentukan.

Dalam bisnis konektivitas, pendekatan ini dapat mendukung pemesanan, pengelolaan, dan pemantauan layanan jaringan secara lebih terintegrasi.

Sementara itu, otomatisasi dan orkestrasi global memungkinkan pengelolaan konektivitas lintas jaringan dan operator dilakukan dengan proses yang lebih terstruktur.

Model tersebut membuka peluang pengembangan layanan bernilai tambah sekaligus menyederhanakan pengelolaan konektivitas bagi pelanggan yang beroperasi di banyak negara.

Perubahan ini turut memengaruhi strategi penyedia layanan wholesale. Persaingan tidak lagi hanya berkaitan dengan ketersediaan bandwidth, tetapi juga kemampuan menghadirkan layanan yang fleksibel, terintegrasi, dan sesuai kebutuhan pelanggan digital.

Telin Dorong Keterlibatan Perempuan di Industri ICT

Dalam rangkaian forum yang sama, Telin turut berpartisipasi pada sesi Women in ICT. Arlika Yustiarini, Head of Corporate Communication Telin, hadir sebagai panelis dalam diskusi mengenai keterwakilan perempuan di industri teknologi informasi dan komunikasi.

Pembahasan mencakup pentingnya memperluas kesempatan perempuan untuk berkontribusi dalam industri teknologi, termasuk pada posisi kepemimpinan dan pengambilan keputusan.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari partisipasi Telin dalam diskusi mengenai pengembangan ekosistem ICT yang inklusif. Industri telekomunikasi dan teknologi digital membutuhkan kolaborasi dari berbagai latar belakang keahlian untuk menjawab perubahan kebutuhan pasar.

Rangkaian penghargaan dan partisipasi dalam Telecom Review Leaders’ Summit 2026 memperlihatkan dua fokus pengembangan Telin, yakni penguatan infrastruktur konektivitas internasional dan pengembangan model bisnis wholesale.

Ke depan, perusahaan menyatakan akan melanjutkan pengembangan infrastruktur, memperluas kemitraan strategis, serta menghadirkan inovasi layanan untuk menjawab kebutuhan pelanggan lintas negara.

Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan kapabilitas internasional TelkomGroup sekaligus mendukung konektivitas Indonesia dengan ekosistem digital global.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU