Selular.ID -

Pemain Kripto Sasar Kampus Edukasi Gen-Z demi Cegah Investasi Bodong

BACA JUGA

Selular.ID – Pintu berkolaborasi dengan Management Student Society Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (MSS FEB UI) menggelar program Pintu Goes to Campus bertajuk “Cara Gen-Z Tetap Bijak Finansial”.

Langkah ini diambil untuk memperluas literasi finansial digital di kalangan generasi muda, mengingat besarnya peran mahasiswa dalam pertumbuhan pasar aset kripto nasional.

Melalui forum tersebut, PINTU bersama jajaran akademisi memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengelolaan keuangan pribadi, analisis aset digital secara rasional, penerapan manajemen risiko, serta pentingnya menghindari keputusan investasi impulsif akibat Fear of Missing Out (FOMO).

Andy Putra, Presiden Direktur PINTU, menjelaskan bahwa partisipasi aktif perusahaan dalam program ini merupakan wujud nyata

komitmen Pintu untuk memperkuat edukasi di industri aset digital yang diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Pintu mengapresiasi inisiatif MSS FEB UI yang tanggap melihat tingginya minat mahasiswa terhadap instrumen investasi modern.,”terang Andy.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Perusahaan berharap edukasi langsung dapat membentuk investor muda yang lebih bijak, terukur, dan mampu memahami potensi sekaligus risiko pasar.

Fondasi Finansial Sebelum Melangkah ke Aset Digital

Rahmat Aryo Baskoro, Founder Rencanaku.id sekaligus Dosen FEB UI, menekankan bahwa aset kripto tidak boleh dijadikan titik awal dalam perencanaan keuangan pribadi.

Menentukan tujuan finansial, membangun alokasi dana darurat, dan memperkuat fondasi literasi dasar harus mendahului pemilihan instrumen investasi.

Mengingat aset kripto masuk dalam kategori profil risiko tinggi, setiap calon investor wajib menyadari dinamika volatilitas pasar sebelum mengalokasikan dana.

Para peserta diajak membedakan informasi kredibel dari paparan tren berlebih yang tersebar di platform media sosial.

Pemahaman menyeluruh mengenai alokasi aset dan manajemen risiko diharapkan dapat mengubah pemikiran mahasiswa agar tidak memandang instrumen kripto sebagai jalan cepat memperoleh keuntungan, melainkan bagian dari portofolio investasi yang dikelola secara disiplin.

Fariz Rahman Hakim, CEO Management Student Society FEB UI, menyampaikan bahwa kemudahan akses informasi mengenai cryptocurrency saat ini perlu diimbangi dengan daya kritis masyarakat.

Melalui seminar bertajuk Crypto Smart 2026, mahasiswa didorong untuk mengolah informasi pasar secara cermat sehingga dapat mengambil keputusan keuangan secara mandiri dan bertanggung jawab.

Pertumbuhan Investor Kripto Nasional dan Roadmap Literasi
Dinamika investasi digital di Indonesia mencatatkan tren pertumbuhan signifikan dari tahun ke tahun. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan jumlah investor aset kripto di Indonesia telah menembus angka 22,93 juta per Juli 2026.

Tingginya penetrasi pemodal ritel dari segmen usia muda menegaskan pentingnya program edukasi langsung ke institusi pendidikan tinggi guna meminimalkan risiko kerugian akibat kurangnya literasi.

Reyner Jonathan, Senior Product Marketing PINTU, Reyner Jonathan, turut memberikan perspektif industri mengenai bagaimana platform digital merancang fitur-fitur pendukung keamanan dan kemudahan analisis bagi pemula.

“Kehadiran perwakilan industri dan akademisi dalam satu panggung memberikan sudut pandang seimbang antara teori manajemen keuangan dan realitas praktik di pasar finansial digital,”kata Reyner.

Reyner menambhakan, upaya berkelanjutan ini diproyeksikan dapat memperkuat ekosistem keuangan digital nasional dengan mencetak generasi muda yang memiliki ketahanan finansial serta pemahaman risiko yang matang.

Baca Juga:Pintu Catat Lonjakan Transaksi Saham dan ETF AS Tertokenisasi pada Kuartal Tiga 2026

Acara edukasi keuangan digital ini berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, di Auditorium R. Soeria Atmadja, FEB UI, Depok, dengan menghadiri lebih dari 100 mahasiswa.

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU