Selular.ID -

APJATEL Janjikan Mulai Tata Kabel Serat Optik Ratusan Kilometer di Jabodetabek

BACA JUGA

Selular.ID – Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) secara resmi menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Hotel Episode Gading Serpong, Tangerang, pada Rabu, 4 November 2026.

Jerry Siregar, Ketua Umum APJATEL, menyatakan berdasarkan Laporan Kinerja Kementerian Komunikasi dan Digital Tahun 2025, perkembangan infrastruktur serat optik nasional mencakup jaringan serat optik terestrial sepanjang sekitar 1,02 juta kilometer serta serat optik bawah laut mencapai sekitar 131,2 ribu kilometer.

Dari total wilayah operasional, jangkauan layanan telah mencakup 5.253 dari 7.285 kecamatan atau setara dengan 72,11 persen.
Angka tersebut mencerminkan percepatan pembangunan konektivitas yang masif, sekaligus memperlihatkan masih luasnya kebutuhan pemerataan jaringan di masa mendatang.

“Selain tantangan kapasitas jaringan, APJATEL menaruh perhatian besar pada penataan infrastruktur kabel serat optik agar tertata lebih terkoordinasi, aman, dan berkelanjutan,”terang Jerry.

Langkah konkret yang terus didorong meliputi migrasi bertahap dari jaringan kabel udara menuju sistem kabel tanam bekerja sama dengan pemerintah daerah, relokasi jalur tiang terpadu, serta perapihan kabel di berbagai ruas jalan protokol.

Berdasarkan data program kerja APJATEL di wilayah Jabodetabek, Serang, dan Banten untuk periode 2021 hingga 2026 yang dipaparkan dalam rapat koordinasi bulan Oktober lalu, penataan telah mencakup 363 lokasi dengan total panjang mencapai 604,771 kilometer.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 281 lokasi dengan panjang 403,218 kilometer telah selesai dikerjakan, sementara 82 lokasi sepanjang 201,553 kilometer masih dalam tahap pengerjaan aktif.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Untuk mengoptimalkan efisiensi penataan di lapangan, APJATEL mendorong integrasi program pembangunan antar organisasi perangkat daerah (OPD) di tingkat provinsi, kota, dan kabupaten.

Sinkronisasi tersebut mencakup koordinasi sejak tahap perencanaan perbaikan infrastruktur publik seperti jalan, trotoar, jembatan penyeberangan, dan drainase, hingga perizinan terpadu dan survei bersama.

Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan lanskap kota yang lebih rapi sekaligus menjamin keselamatan pengguna jalan serta keandalan layanan telekomunikasi.

Rangkaian kegiatan Rakernas 2026 juga diisi dengan peluncuran situs web resmi terbaru milik APJATEL yang dirancang untuk memperluas akses informasi publik mengenai kegiatan organisasi.

Melalui forum ini, APJATEL merumuskan lima sasaran strategis, yakni penguatan sinergi antar-174 anggota tetap dan 60 anggota mitra, penyusunan arah kerja organisasi yang terarah, penyaluran aspirasi anggota, peningkatan kesiapan infrastruktur menyambut era AI, serta penetapan langkah nyata untuk mendukung kedaulatan transformasi digital nasional.

Mengusung tema utama “Connect. Collaborate. Accelerate,” forum tahunan ini dihadiri oleh lebih dari 300 peserta yang mencakup anggota dan mitra APJATEL, pelaku industri telekomunikasi, serta perwakilan pemerintah dan pembuat kebijakan guna menyelaraskan visi strategis dalam mendorong transformasi digital nasional.

Fokus pembahasan dalam Rakernas tahun ini turut menggarisbawahi urgensi kesiapan infrastruktur telekomunikasi dalam menghadapi lonjakan adopsi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Sesi diskusi panel menghadirkan Staf Ahli Bidang Sosial, Ekonomi dan Budaya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Wijaya Kusumawardhana, serta Vice President Business Centratama Group, Abraham S. Bernardus, dengan dipandu oleh Wakil Ketua Umum I APJATEL, M. Tri Prasetya.

Para narasumber menegaskan bahwa perkembangan teknologi AI menuntut ketersediaan infrastruktur konektivitas yang andal, berkapasitas besar, dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Jaringan serat optik tidak hanya berfungsi sebagai jalur pertukaran data konvensional, tetapi juga menjadi fondasi utama penopang operasional pusat data (data center), layanan komputasi awan (cloud computing), serta berbagai aplikasi digital modern yang membutuhkan kecepatan tinggi.

Baca Juga:Apjatel Desak Pemkot Bandung Buka Forum Dialog Penataan Kabel Udara

Penyelenggaraan Rakernas merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang krusial untuk memastikan seluruh anggota memiliki arah pemahaman yang selaras.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU