Selular.ID – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatatkan pembayaran total klaim dan manfaat sebesar Rp8,9 triliun kepada lebih dari 149.000 nasabah sepanjang semester pertama 2026.
Angka pembayaran tersebut mengalami peningkatan 26 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dari keseluruhan pembayaran manfaat tersebut, klaim medis porsinya mencapai Rp3,3 triliun atau tumbuh 15 persen secara tahunan (year-on-year).
Kenaikan klaim medis ini sejalan dengan temuan riset terbaru bertajuk Patient Voices Indonesia: caught between care, cost and clarity yang dirilis Prudential plc bersama Economist Impact.
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa hampir 93 persen atau 9 dari 10 responden di Indonesia mengaku pernah menunda pengobatan kesehatan, dengan 44 persen di antaranya menunda secara berulang kali.
Keterbatasan informasi medis yang jelas, kekhawatiran biaya, hingga kendala akses operasional rumah sakit menjadi pendorong utama masyarakat menangguhkan perawatan medis.
Yosie William Iroth, Chief Health Officer Prudential Indonesia, menegaskan bahwa pemenuhan klaim serta penyediaan layanan pendukung merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendampingi nasabah di setiap tahap kehidupan.
“Upaya perlindungan finansial tersebut dinilai menjadi tumpuan penting bagi keluarga Indonesia saat menghadapi risiko kesehatan yang tidak terduga,”terang Yosie.
Sehingga nasabah dapat tetap menjaga keberlanjutan masa depan keuangan keluarga.
Guna merespons tingginya angka penundaan pengobatan sekaligus mendorong tindakan preventif sejak dini, Prudential Indonesia menjalin kemitraan strategis dengan Siloam International Hospitals.
Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak menghadirkan program promo Medical Check-Up (MCU) khusus seharga Rp350.000 dari harga normal Rp1,4 juta.
Program ini berlangsung mulai 25 September 2026 hingga 31 Oktober 2026 dan terbuka bagi nasabah maupun masyarakat umum.
Paket pemeriksaan kesehatan terjangkau tersebut mencakup skrining risiko kolesterol, penyakit jantung, dan diabetes. Layanan ini dapat diakses masyarakat di 37 jaringan rumah sakit Siloam yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Sebelum program promo ini bergulir, Prudential Indonesia juga mencatat telah memfasilitasi 4.570 layanan Mini MCU secara gratis bagi masyarakat serta karyawan perusahaan sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026.
Sumanta Ray, Chief Operating Officer Siloam International Hospitals, menjelaskan bahwa kolaborasi interindustri ini bertujuan memperluas akses deteksi dini kesehatan bagi masyarakat luas.
Menurutnya, pemantauan kondisi tubuh secara berkala sangat penting untuk mengenali faktor risiko penyakit lebih awal sebelum gejala klinis muncul.
Dengan dukungan jaringan rumah sakit Siloam yang luas, masyarakat diharapkan dapat berkonsultasi mengenai diagnosis dan menentukan langkah penanganan secara tepat.
Langkah preventif dan efisiensi klaim ini dirasakan langsung oleh nasabah Prudential Indonesia sejak 2013, Lucia Natalia.
Ia mengungkapkan bahwa keluarganya telah mengajukan sekitar 74 klaim dengan total nilai mencapai Rp5 miliar sejak suaminya didiagnosis mengidap kanker langka multiple myeloma pada 2023.
Proses klaim yang lancar dan cepat membantu keluarganya fokus pada pengobatan jangka panjang hingga ke luar negeri tanpa harus terbebankan oleh beban finansial yang drastis.
Selain memberikan proteksi kesehatan dan pembiayaan medis, Prudential Indonesia terus memperluas akses operasionalnya melalui kemitraan dengan lebih dari 1.700 rumah sakit jaringan PRUPriority Hospitals di dalam maupun luar negeri.
Perusahaan juga mengintegrasikan layanan digital dan program loyalitas PRUPoints yang memungkinkan nasabah mengumpulkan poin untuk ditukarkan dengan beragam produk penunjang gaya hidup.
Penguatan ekosistem kesehatan terpadu dan layanan nasabah ini menghantarkan Prudential Indonesia meraih 17 penghargaan sepanjang tahun 2026.
Integrasi antara skema perlindungan asuransi, deteksi dini melalui MCU terjangkau, serta kemudahan klaim medis menjadi strategi Prudential Indonesia dan Siloam International Hospitals dalam membangun ekosistem kesehatan berkelanjutan.
Baca Juga:Prudential Perkuat Literasi Keuangan di Lima Kota di Indonesia
Langkah proaktif ini diperkirakan akan terus berlanjut guna menekan tingkat keterlambatan penanganan medis sekaligus memperkuat ketahanan finansial masyarakat Indonesia menghadapi risiko kesehatan di masa depan.


