Selular.ID – Poco memperkenalkan Poco F9 Series sebagai lini smartphone yang menyasar kebutuhan gaming melalui kombinasi chipset kelas flagship, layar dengan refresh rate hingga 185Hz, dan sistem audio yang dikembangkan bersama BOSE.
Seri ini terdiri dari Poco F9 Ultra dan Poco F9 Pro, yang masing-masing membawa konfigurasi memori, ukuran layar, serta rancangan audio berbeda.
Pada 29 Oktober 2026, Poco Indonesia turut mengumumkan harga dan kanal penjualan kedua perangkat tersebut di Indonesia.
Poco F9 Ultra dipasarkan dengan konfigurasi RAM 16GB dan penyimpanan internal 512GB seharga Rp13.999.000. Sementara itu, Poco F9 Pro hadir dengan RAM 12GB dan penyimpanan 512GB dengan harga Rp12.499.000.
Poco menyediakan kedua model melalui sejumlah kanal penjualan daring, termasuk mi.com, Tokopedia, TikTok Shop, dan Shopee.
PR Manager Poco Indonesia, Novita Krisutami, mengatakan perusahaan merancang Poco F9 Series untuk menjawab kebutuhan gamer yang tidak hanya mempertimbangkan spesifikasi di atas kertas, tetapi juga pengalaman saat menjalankan permainan.
Menurutnya, pendekatan tersebut diwujudkan melalui peningkatan performa, kualitas layar, dan audio.
“Gamer kalcer hari ini udah nggak mempan dikasih klaim kencang di atas kertas aja, butuhnya bukti nyata pas diajak tempur. Lewat POCO F9 Series, kita bawa standar baru yang bikin opsi lain auto lewat,” ujar Novita.
Chipset Snapdragon untuk Performa Gaming
Perbedaan konfigurasi utama Poco F9 Ultra dan Poco F9 Pro terlihat pada sektor pemrosesan. Poco F9 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dipadukan RAM 16GB. Sementara Poco F9 Pro mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series dengan RAM 12GB.
Kombinasi chipset dan kapasitas memori tersebut diposisikan untuk mendukung pemrosesan grafis serta aktivitas multitasking.
Dalam permainan dengan beban grafis tinggi, kemampuan chipset menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kelancaran pemrosesan, sedangkan RAM membantu perangkat mempertahankan aplikasi dan proses yang sedang berjalan.
Meski begitu, Poco belum menyertakan hasil pengujian performa dalam materi pengumuman ini. Informasi mengenai skor benchmark, pengaturan grafis yang dapat dipertahankan, maupun kestabilan frame rate dalam sesi gaming panjang juga belum dijelaskan secara terperinci.
Layar 185Hz dan Panel HyperRGB AMOLED

Sektor layar menjadi salah satu pembeda yang ditonjolkan Poco F9 Series. Kedua perangkat disebut membawa refresh rate hingga 185Hz. Angka tersebut menunjukkan kemampuan layar memperbarui tampilan hingga 185 kali per detik.
Refresh rate tinggi dapat membuat pergerakan animasi terlihat lebih halus, terutama ketika pengguna memainkan gim yang mendukung frame rate tinggi.
Namun, kelancaran visual tidak hanya ditentukan oleh kemampuan panel. Dukungan gim, kinerja chipset, dan optimasi perangkat lunak juga berpengaruh terhadap frame rate yang benar-benar dapat dinikmati pengguna.
Poco juga menyematkan panel HyperRGB AMOLED dengan resolusi setara 2K. Ukuran layarnya berbeda pada kedua model, yakni 6,9 inci untuk Poco F9 Ultra dan 6,59 inci untuk Poco F9 Pro.
Teknologi AMOLED memungkinkan setiap piksel menghasilkan cahaya sendiri sehingga panel dapat menampilkan warna hitam lebih pekat.
Sementara itu, resolusi tinggi ditujukan untuk mempertajam tampilan teks, gambar, dan elemen visual dalam permainan maupun aktivitas multimedia.
Di sektor fotografi, Poco F9 Series membawa kamera utama 200MP dengan dukungan optical image stabilization (OIS). Teknologi OIS membantu mengurangi efek guncangan ketika mengambil foto atau merekam video.
Poco memposisikan kamera tersebut untuk mengabadikan berbagai aktivitas pengguna di luar kebutuhan gaming.
Sistem Audio Berbeda pada Ultra dan Pro
Poco turut menonjolkan kolaborasi dengan BOSE melalui teknologi Sound by BOSE. Implementasinya berbeda pada masing-masing model.
Poco F9 Ultra mengusung arsitektur audio fisik 2.1-channel yang dilengkapi hardware subwoofer independen. Konfigurasi ini dirancang untuk menghasilkan karakter suara dengan dukungan frekuensi rendah atau bass yang lebih terasa.
Sementara itu, Poco F9 Pro menggunakan dual symmetrical stereo speakers dengan desain Sealed Cavity.
Susunan speaker stereo simetris ditujukan untuk menghasilkan distribusi suara yang lebih seimbang ketika perangkat digunakan dalam posisi horizontal, termasuk saat bermain gim.
Dalam permainan kompetitif, audio dapat membantu pengguna mengenali petunjuk suara seperti langkah kaki, arah tembakan, atau efek lingkungan.
Namun, tingkat ketepatan penentuan arah suara juga dipengaruhi oleh rancangan gim, pengaturan audio, dan cara pengguna memegang perangkat.
Harga dan Ketersediaan Poco F9 Series

Selain spesifikasi, Poco mengandalkan pilihan warna dan desain untuk membedakan kedua perangkat. POCO F9 Ultra tersedia dalam pilihan Dark Cherry dan Black. Adapun Poco F9 Pro hadir dalam warna White, Aurora Green, dan Black.
Khusus Poco F9 Pro Aurora Green, Poco menyematkan fitur DIY Light Painting yang diklaim dapat menghasilkan efek menyala dalam gelap. Fitur tersebut menjadi elemen desain tambahan di luar spesifikasi utama perangkat.
Berikut harga resmi yang diumumkan Poco Indonesia:
| Model | Konfigurasi | Pilihan warna | Harga |
|---|---|---|---|
| POCO F9 Ultra | 16GB + 512GB | Dark Cherry, Black | Rp13.999.000 |
| POCO F9 Pro | 12GB + 512GB | White, Aurora Green, Black | Rp12.499.000 |
Poco menyebut Poco F9 Ultra tersedia melalui mi.com, Tokopedia, TikTok Shop, dan Shopee. POCO F9 Pro juga dipasarkan melalui kanal daring yang sama.
Perusahaan turut mengarahkan peminat kedua perangkat untuk memeriksa ketersediaan produk melalui masing-masing toko resmi.
Melalui Poco F9 Series, perusahaan menempatkan performa chipset, kemampuan layar, dan sistem audio sebagai tiga aspek utama untuk menjangkau pengguna yang menjadikan smartphone sebagai perangkat gaming sekaligus penunjang aktivitas sehari-hari.
Perbedaan spesifikasi antara varian Ultra dan Pro memberi pilihan berdasarkan konfigurasi memori, ukuran layar, dan rancangan audio yang ditawarkan.
Baca Juga: Sudah Satu Minggu Oppo F9 Turun Harga


