Selular.ID – Huawei memperkenalkan Huawei FreeBuds Neo pada 23 Oktober 2026 sebagai perangkat true wireless stereo (TWS) yang menggabungkan desain ringkas, teknologi peredam bising aktif atau Active Noise Cancellation (ANC), serta dukungan audio beresolusi tinggi.
Earbuds nirkabel ini memiliki bobot 4,85 gram per unit, kemampuan peredaman bising hingga 55 dB, dan daya tahan baterai hingga 40 jam dengan bantuan casing pengisi daya.
Huawei menjadwalkan penjualan perdana FreeBuds Neo pada 28 Oktober hingga 27 November 2026 dengan harga Rp1.799.000.
HUAWEI FreeBuds Neo dirancang untuk mendukung beragam aktivitas, mulai dari rapat daring, mendengarkan musik, hingga bermain gim.
Perangkat ini menggabungkan sistem akustik Turbo Dual-Driver, konektivitas dua perangkat lintas sistem operasi, serta sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membantu meredam kebisingan dan meningkatkan kejelasan panggilan suara.
Dalam peluncurannya, Huawei juga menggandeng girl group MARBLES untuk merepresentasikan persona Vibrant Trendsetter.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan Huawei dalam memadukan perangkat audio dengan gaya hidup pengguna muda, melalui desain mungil, pilihan warna modern, dan kenyamanan pemakaian untuk berbagai kegiatan.
Desain Ringkas dengan Bobot 4,85 Gram
HUAWEI FreeBuds Neo menggunakan desain mini stem atau tangkai pendek dengan panjang sekitar 19 mm.
Setiap earbuds memiliki bobot 4,85 gram, sedangkan casing pengisi dayanya berbobot 41 gram dengan lebar 41,22 mm.
Bentuk casing menyerupai kapsul dirancang agar mudah dibawa di saku maupun tas kecil.
Huawei menawarkan tiga pilihan warna, yakni Stellar Silver, Nebula Pink, dan Ice White.
Kombinasi desain ringkas dan warna tersebut menyasar pengguna yang menginginkan perangkat audio untuk menunjang aktivitas sehari-hari sekaligus melengkapi penampilan.
Dari sisi ergonomi, Huawei menyebut desain FreeBuds Neo dikembangkan berdasarkan lebih dari 10.000 data bentuk telinga.
Perusahaan juga mengungkapkan telah melakukan lebih dari 50 kali penyempurnaan desain untuk mendapatkan bentuk yang nyaman, dengan mempertimbangkan delapan dimensi utama telinga.
Distribusi bobot dan penempatan pusat gravitasi dirancang untuk membantu earbuds tetap stabil ketika digunakan bergerak.
Huawei menyatakan desainnya telah melalui simulasi tekanan mekanis dan pengujian menggunakan lengan robotik untuk mengevaluasi kestabilan saat digunakan.
Untuk pengoperasian, area sentuh mencakup sekitar 60% permukaan depan tangkai.
Pengguna dapat memanfaatkan gestur sentuh maupun usap untuk mengontrol pemutaran musik dan volume, sehingga tidak harus selalu membuka ponsel ketika ingin mengubah pengaturan audio.
ANC hingga 55 dB dan Fitur Adaptif Berbasis AI
Salah satu fitur utama HUAWEI FreeBuds Neo adalah sistem dual-channel Active Noise Cancellation. Teknologi ini memadukan chip Kirin A3 generasi ketiga dengan algoritma adaptif untuk membantu mengurangi suara dari lingkungan sekitar.
Huawei mengklaim sistem ANC perangkat ini mampu mencapai kedalaman peredaman maksimum 55 dB, dengan rata-rata reduksi 30 dB di seluruh frekuensi.
Angka tersebut merupakan klaim perusahaan, sedangkan tingkat peredaman aktual dapat berbeda bergantung pada jenis kebisingan, frekuensi suara, dan kecocokan earbuds di telinga.
Fitur peredam bising ditujukan untuk membantu pengguna berkonsentrasi ketika bekerja di tempat umum, menggunakan transportasi, atau berada di lingkungan dengan suara latar yang ramai.
Di sisi lain, FreeBuds Neo menyediakan Conversation Awareness yang secara otomatis menurunkan volume musik ketika pengguna mulai berbicara, kemudian mengembalikannya setelah percakapan selesai.
Fitur ini membantu pengguna melakukan percakapan singkat tanpa perlu melepas earbuds secara manual.
Huawei juga menyertakan Awareness Mode untuk meneruskan suara dari lingkungan sekitar ke telinga pengguna. Fitur tersebut dapat membantu pengguna mendengar pengumuman transportasi umum atau suara kendaraan ketika berada di luar ruangan.
Meski demikian, pengguna tetap perlu memperhatikan kondisi lalu lintas dan tidak mengandalkan fitur audio sebagai satu-satunya cara untuk menjaga keselamatan.
Untuk panggilan telepon, teknologi Two-Way Clear Calling dirancang mengurangi kebisingan yang mengganggu komunikasi. Huawei mengklaim fitur ini dapat menangani kebisingan hingga 95 dB dan terpaan angin hingga 9 meter per detik.
Teknologi tersebut ditujukan agar suara pengguna tetap terdengar jelas oleh lawan bicara ketika panggilan berlangsung di lingkungan yang ramai.
Audio Hi-Res dengan Dukungan LDAC dan HWA Lossless
Pada sektor audio, HUAWEI FreeBuds Neo menggunakan sistem akustik Turbo Dual-Driver. Konfigurasi ini dirancang untuk menghasilkan karakter suara dengan reproduksi bas yang kuat serta detail frekuensi tinggi yang tetap jelas.
Perangkat tersebut juga mengantongi sertifikasi Hi-Res Audio Wireless dan HWA Lossless.
Menurut Huawei, FreeBuds Neo mendukung transmisi audio hingga 2,3 Mbps pada perangkat Huawei tertentu serta kualitas audio hingga 990 Kbps melalui codec LDAC pada perangkat lain yang kompatibel.
LDAC merupakan teknologi pengodean audio Bluetooth yang memungkinkan pengiriman data audio dengan bitrate lebih tinggi dibandingkan sejumlah codec Bluetooth standar.
Namun, kualitas yang diterima tetap dipengaruhi oleh dukungan perangkat sumber, pengaturan audio, koneksi nirkabel, dan materi musik yang diputar.
Pengguna dapat menyesuaikan karakter suara melalui fitur Triple Adaptive EQ. Fitur ini memberikan opsi pengaturan audio untuk menyesuaikan pengalaman mendengarkan dengan jenis musik maupun preferensi masing-masing pengguna.
Huawei turut menghadirkan Panoramic Audio Experience atau Unlimited Spatial Audio untuk menghasilkan kesan suara tiga dimensi.
Perusahaan menyatakan fitur tersebut dapat digunakan lintas perangkat tanpa dibatasi merek tertentu.
Bagi pengguna yang bermain gim, tersedia fitur pinpoint game audio yang dirancang membantu mengenali arah suara, termasuk langkah lawan dalam gim bergenre first-person shooter (FPS).
Kemampuan ini ditujukan untuk membantu pengguna menangkap petunjuk audio selama permainan berlangsung.
Koneksi Dua Perangkat dan Baterai hingga 40 Jam

Untuk mendukung produktivitas, Huawei FreeBuds Neo menawarkan Cross-OS Dual-Device Connection.
Fitur ini memungkinkan earbuds terhubung ke dua perangkat secara bersamaan meskipun menggunakan sistem operasi berbeda, misalnya ponsel Android atau iPhone bersama laptop Windows maupun iPad.
Ketika pengguna sedang mendengarkan audio dari laptop dan menerima panggilan di ponsel, sistem dapat memindahkan koneksi audio secara otomatis tanpa harus melakukan penyambungan ulang secara manual.
Bagi pengguna perangkat Huawei, tersedia pula dukungan integrasi multi-perangkat melalui ekosistem Super Device.
Dari sisi daya, Huawei mengklaim FreeBuds Neo mampu memutar musik hingga 10 jam dalam sekali pengisian daya.
Ketika ANC diaktifkan, waktu pemutaran mencapai sekitar 6,5 jam.
Dengan tambahan daya dari casing pengisi daya, total waktu penggunaan diklaim mencapai 40 jam.
Perangkat ini juga mendukung pengisian cepat.
Huawei menyebut pengisian selama 10 menit dapat memberikan waktu pemutaran musik hingga empat jam dalam kondisi yang sesuai.
Untuk konektivitas nirkabel, FreeBuds Neo menggunakan Bluetooth 6.0. Huawei mencantumkan jangkauan hingga 170 meter, meskipun jarak koneksi aktual dapat dipengaruhi oleh penghalang fisik, interferensi sinyal, serta kondisi lingkungan.
Earbuds ini juga memiliki sertifikasi IP55 untuk ketahanan terhadap debu dan percikan air.
Perlindungan tersebut mendukung penggunaan saat berolahraga atau beraktivitas di luar ruangan, tetapi tidak berarti perangkat dirancang untuk direndam dalam air.
Harga Huawei FreeBuds Neo dan Promo Peluncuran

Huawei menetapkan harga Huawei FreeBuds Neo sebesar Rp1.799.000 di Indonesia.
Perangkat ini dijadwalkan memasuki periode penjualan perdana pada 28 Oktober hingga 27 November 2026 dan dilengkapi garansi perlindungan 1 Year Worry-Free.
Selama periode tersebut, konsumen yang membeli Huawei FreeBuds Neo bersama smartphone Huawei nova 16s dapat memperoleh potongan harga tambahan Rp400.000 melalui program Purchase-with-Purchase (PWP).
Dengan promo tersebut, harga earbuds menjadi Rp1.399.000 sebelum memperhitungkan ketentuan promosi lain yang mungkin berlaku.
Penawaran bundling ini menghubungkan peluncuran perangkat audio dengan Huawei nova 16s Series yang diperkenalkan Huawei di Indonesia pada Oktober 2026.
Strategi tersebut memberikan pilihan bagi konsumen yang ingin membeli smartphone dan earbuds dalam satu transaksi.
Dengan kombinasi ANC, sertifikasi audio nirkabel beresolusi tinggi, koneksi lintas sistem operasi, dan daya tahan baterai yang diklaim mencapai 40 jam, Huawei FreeBuds Neo mengisi segmen TWS untuk penggunaan harian.
Harga Rp1,799 juta menjadi acuan pembelian selama periode penjualan perdana, sementara manfaat promo bundling bergantung pada syarat dan ketentuan yang ditetapkan Huawei.


