Selular.ID – Apple membatasi pembelian ponsel lipat iPhone Duo maksimal dua unit per pelanggan di sejumlah pasar, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan Spanyol.
Kebijakan yang terpantau pada 19–20 Oktober 2026 ini muncul setelah stok pemesanan awal perangkat tersebut cepat habis dan jadwal pengiriman mundur, di tengah tingginya permintaan menjelang peluncuran pada 23 Oktober 2026.
Pembatasan tersebut diduga bertujuan mengurangi pembelian dalam jumlah besar untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi atau praktik scalping.
Laporan 9to5Mac dan MacRumors menyebutkan bahwa konsumen yang mencoba memasukkan lebih dari dua unit iPhone Duo ke keranjang belanja di situs Apple atau aplikasi Apple Store akan menerima pemberitahuan untuk mengurangi jumlah pesanan.
Ketentuan ini berlaku tanpa membedakan konfigurasi perangkat yang dipilih. Namun, Apple belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan penerapan batas pembelian tersebut.
Pembatasan ini menjadi sorotan karena iPhone Duo merupakan ponsel lipat pertama Apple yang diperkenalkan dengan desain layar fleksibel.
Apple membuka pemesanan awal pada 16 Oktober 2026, sementara penjualan perangkat dijadwalkan mulai 23 Oktober.
Dalam pengumuman resminya, Apple menempatkan desain lipat sebagai daya tarik utama, dengan layar bagian dalam yang lebih luas untuk menikmati konten, bermain gim, dan menjalankan beberapa aktivitas sekaligus.
Pembatasan Pembelian untuk Menekan Scalping
Berdasarkan pengujian yang dilaporkan Engadget dan dikutip 9to5Mac, pemberitahuan batas maksimal dua unit muncul ketika pengguna mencoba membeli lebih banyak perangkat melalui toko daring Apple di Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan Spanyol.
Laporan tersebut mengindikasikan bahwa aturan serupa diterapkan di beberapa negara, meski cakupan kebijakan secara global belum dapat dipastikan sepenuhnya.
Scalping merupakan praktik membeli produk yang pasokannya terbatas dalam jumlah besar, kemudian menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi.
Strategi ini kerap muncul saat peluncuran produk populer, ketika permintaan awal melampaui ketersediaan barang di jalur penjualan resmi.
Dalam kasus iPhone Duo, sejumlah unit dilaporkan telah muncul di eBay dengan harga penawaran di atas US$5.000.
Angka tersebut merupakan harga yang tercantum pada sejumlah listing, bukan harga resmi Apple.
Keberadaan penawaran semacam ini memperlihatkan bagaimana keterbatasan stok dapat membuka peluang bagi penjual pihak ketiga untuk menaikkan harga.
Batas pembelian per pelanggan dapat mengurangi peluang satu pembeli menguasai banyak unit melalui satu pesanan.
Meski begitu, kebijakan tersebut tidak otomatis menghentikan seluruh praktik penjualan kembali.
Laporan 9to5Mac juga menyoroti bahwa pelaku dapat mencoba mengakali pembatasan dengan memakai beberapa akun, alamat pengiriman, atau metode pembayaran berbeda.
Apple belum menguraikan apakah perusahaan menerapkan mekanisme tambahan untuk mendeteksi pola pembelian semacam itu.
Stok Pemesanan Awal Habis dalam Hitungan Menit
Tingginya permintaan iPhone Duo terlihat sejak pemesanan awal dibuka pada 16 Oktober. MacRumors melaporkan bahwa alokasi pengiriman untuk hari peluncuran habis dalam hitungan menit.
Sebagian pelanggan kemudian memperoleh estimasi pengiriman pada November atau Desember, sementara laporan 9to5Mac menyebut jadwal untuk pesanan tertentu bergeser hingga Januari 2027.
Estimasi tersebut dapat berbeda menurut pasar, konfigurasi, dan waktu pemesanan.
Situasi ini menunjukkan tantangan dalam memenuhi permintaan awal produk baru ketika ketersediaan perangkat terbatas.
Bagi konsumen, keterlambatan pengiriman resmi juga dapat menjadi faktor yang mendorong sebagian pembeli mempertimbangkan penjual pihak ketiga.
Namun, membeli dari penjual tidak resmi berpotensi membuat konsumen membayar lebih mahal daripada harga ritel dan menghadapi perbedaan ketentuan garansi atau pengembalian barang.
Apple sebelumnya juga pernah memberlakukan batas pembelian untuk produk yang pasokannya terbatas.
Menurut 9to5Mac, perusahaan menerapkan kebijakan serupa pada sejumlah peluncuran iPhone, termasuk iPhone 5 di Amerika Serikat pada 2012.
Pembatasan pembelian bukan pendekatan baru bagi Apple, meskipun penerapannya dapat berbeda menurut produk dan pasar.
Desain iPhone Duo dan Jadwal Peluncuran
Dalam keterangan resmi bertanggal 15 Oktober 2026, Apple menyebut iPhone Duo memiliki layar luar berukuran 5,4 inci.
Ketika perangkat dibuka, layar bagian dalam menyediakan area tampilan yang 50% lebih besar dibandingkan layar iPhone 18 Pro Max.
Apple juga menyoroti engsel yang dirancang secara presisi serta penggunaan chip A20 Pro untuk mendukung performa perangkat.
Desain tersebut memungkinkan perangkat digunakan dalam bentuk ringkas saat tertutup dan menyediakan ruang tampilan lebih luas ketika dibuka.
Apple menyebut layar yang lebih besar dapat mendukung aktivitas seperti menonton video, bermain gim, dan multitasking.
Kombinasi faktor bentuk dan fitur ini menjadi bagian dari pendekatan Apple untuk memasuki segmen ponsel lipat.
Meski demikian, daya tarik produk tidak menghilangkan persoalan ketersediaan pada masa awal penjualan.
Pembatasan maksimal dua unit per pelanggan menjadi salah satu langkah yang terpantau ketika konsumen menghadapi stok terbatas dan jadwal pengiriman yang memanjang.
Apple belum mengumumkan secara terbuka apakah kebijakan tersebut akan dipertahankan setelah periode peluncuran.
Bagi calon pembeli, pemesanan melalui kanal resmi tetap menjadi cara untuk memperoleh informasi harga, ketersediaan, dan estimasi pengiriman yang lebih jelas.
Perubahan jadwal pengiriman dapat terjadi seiring pembaruan stok, tetapi belum ada kepastian bahwa seluruh pesanan akan diterima lebih cepat.
Efektivitas batas pembelian iPhone Duo dalam menekan scalping pada akhirnya bergantung pada ketersediaan unit dan kemampuan sistem penjualan mendeteksi pembelian dalam jumlah besar.
Baca Juga: iPhone 18 Pro dan iPhone Duo Kantongi TKDN, Intip Prediksi Harga di Indonesia


