4. Honor Magic V6
Honor menempatkan ketebalan sebagai salah satu keunggulan utama perangkat. Ketika ditutup, Magic V6 memiliki ketebalan 8,75 mm.
Meski bodinya tipis, perangkat membawa baterai berkapasitas 6.660mAh.
Honor juga membekali Magic V6 dengan layar yang memiliki tingkat kecerahan hingga 6.000 nits untuk konten HDR.
Untuk kamera, perangkat menggunakan konfigurasi kamera ganda 50MP serta kamera periskop 64MP.
Selain hardware, Honor juga menawarkan sejumlah fitur perangkat lunak yang memungkinkan perangkat berinteraksi dengan ekosistem lain, termasuk kompatibilitas dasar dengan sejumlah perangkat Apple.
5. Huawei Pura X Max
Huawei Pura X Max menggunakan format book-style foldable dengan layar dalam berukuran 7,7 inci dan layar luar 5,4 inci.
Huawei menggunakan chipset Kirin 9030 Pro. Bobotnya sekitar 229 gram dengan ketebalan sekitar 5,2 mm ketika perangkat dibuka.
Pada sektor kamera, Pura X Max menggunakan kamera utama 50MP dengan aperture variabel f/1.4 hingga f/4.0.
Kamera tersebut ditemani kamera telefoto 50MP dan ultrawide 12,5MP.
Huawei juga membekali perangkat dengan baterai 5.300mAh dan pengisian cepat 66W.
Pura X Max mendukung penggunaan M-Pen 3 Mini, sehingga perangkat dapat digunakan untuk kebutuhan produktivitas maupun mencatat.
Namun, ada satu kekurangan penting bagi konsumen di sejumlah pasar.
Perangkat Huawei ini tidak menyediakan Google Play Services secara bawaan.
6. Google Pixel 11 Pro Fold
Berbeda dari sejumlah pesaing yang mengutamakan spesifikasi hardware, Google lebih menonjolkan pengalaman perangkat lunak dan integrasi AI.
Pixel 11 Pro Fold menggunakan chipset Tensor G6 dan membawa desain engsel baru tanpa roda gigi.
Sistem tersebut membantu Google mengurangi ketebalan bezel sekaligus bobot perangkat.
Pada sektor kamera, Google menggunakan sensor utama 48MP dengan kemampuan hingga 30x Super Res Zoom.
Google mengandalkan computational photography untuk meningkatkan kualitas gambar, sehingga tidak hanya mengandalkan resolusi sensor besar.
Salah satu fitur uniknya adalah HiLight, berupa cincin LED multifungsi di sekitar lampu flash yang dapat digunakan untuk memberikan notifikasi berdasarkan warna.
7. Motorola Razr Fold
Motorola sebelumnya dikenal melalui lini Razr dalam kategori ponsel lipat model clamshell.
Namun, Razr Fold memperluas strategi tersebut ke format book-style dengan layar besar.
Perangkat menggunakan Corning Gorilla Glass Ceramic 3 untuk meningkatkan ketahanan terhadap benturan.
Ketika dibuka, ketebalan perangkat hanya sekitar 4,55 mm, dengan layar utama berukuran 8,1 inci.
Razr Fold menggunakan Snapdragon 8 Gen 5 dan baterai 6.000mAh. Untuk kamera, Motorola memasang tiga sensor 50MP.
Perangkat juga menawarkan pilihan warna yang telah divalidasi Pantone.
Dari sisi perangkat lunak, Motorola menjanjikan dukungan pembaruan sistem operasi selama tujuh tahun, menyamai komitmen yang ditawarkan Google dan Samsung pada perangkat tertentu.


