Selular.ID -

Bank Mandiri Perkuat Penanganan Bencana di NTT

BACA JUGA

Selular.ID – Bank Mandiri memperkuat penanganan bencana melalui program Mandiri Peduli NTT setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Melalui program Mandiri untuk Negeri, Bank Mandiri berkolaborasi dengan pemerintah daerah, Danantara Indonesia, BP BUMN, BPBD, serta Pemerintah Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan NTT untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Kolaborasi tersebut dilakukan dalam kerangka Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT (KR-BNN). Bank Mandiri terlibat dalam pemetaan kebutuhan, distribusi bantuan, hingga pemantauan penyaluran di lapangan. Sinergi lintas sektor ini ditujukan untuk mempercepat respons tanggap darurat dan memastikan bantuan diarahkan ke wilayah yang membutuhkan.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengapresiasi dukungan Bank Mandiri dalam penanganan dampak gempa. Ia menyebut Bank Mandiri sebagai salah satu mitra yang konsisten mendukung NTT, termasuk melalui kerja sama regional KR-BNN.

“Dukungan yang diberikan sejak awal masa tanggap darurat ini sangat bermakna bagi masyarakat, dan kami berterima kasih atas kepedulian yang terus ditunjukkan Bank Mandiri kepada NTT hingga saat ini,” ujar Melki saat penyerahan bantuan pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Gempa yang berpusat di perairan utara Kabupaten Nagekeo berdampak pada sejumlah bangunan serta mengganggu jaringan listrik dan telekomunikasi. Sebagian masyarakat juga harus mengungsi akibat kondisi tersebut.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Bantuan Menjangkau Sejumlah Wilayah

Bank Mandiri mengerahkan relawan atau Mandirian untuk mendistribusikan bantuan ke sejumlah wilayah terdampak. Lokasi yang menjadi sasaran antara lain Labuan Bajo, Maumere, Ruteng, Ende, Bajawa, dan Larantuka.

Bantuan yang disalurkan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di masing-masing lokasi. Logistik tersebut mencakup beras, minyak goreng, mi instan, gula, kopi, teh, telur, air mineral, roti, susu, makanan ringan, dan minuman energi.

Bank Mandiri juga menyediakan kebutuhan pendukung bagi masyarakat yang terdampak bencana, seperti tenda, alas, popok bayi, obat-obatan, serta selimut. Distribusi dilakukan dengan memprioritaskan lokasi yang mengalami dampak lebih besar dan dipantau secara berkala.

Regional CEO Bank Mandiri Region XI/Bali dan Nusa Tenggara Alexander Jonathan Patty mengatakan perusahaan memperkuat koordinasi dengan BPBD dan berbagai pihak dalam proses penyaluran bantuan.

“Kami turut berduka dan prihatin atas apa yang dialami masyarakat NTT. Melalui Mandiri Peduli NTT, kami bersama relawan Bank Mandiri terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan BPBD serta berbagai pihak agar bantuan dapat disalurkan secara cepat, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Alex.

Menurut Alex, gotong royong menjadi bagian penting dalam respons terhadap kondisi darurat. Bank Mandiri juga memberikan perhatian terhadap operasional pegawai dan jaringan layanan perbankan selama masa tanggap darurat.

Wilayah yang mendapat perhatian dalam aksi tersebut meliputi Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Sikka di Maumere, Kabupaten Manggarai di Ruteng, Kabupaten Ende, Kabupaten Ngada di Bajawa, serta Kabupaten Manggarai Timur di Borong.

Selain menyalurkan kebutuhan pokok, relawan Bank Mandiri turut membantu operasional posko pengungsian dan memenuhi kebutuhan logistik petugas tanggap darurat di sejumlah lokasi.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung aktivitas penanganan bencana yang berlangsung di lapangan.

Layanan Perbankan Tetap Berjalan

Di tengah penanganan bencana, Bank Mandiri juga memastikan layanan perbankan tetap tersedia bagi nasabah dan masyarakat di wilayah terdampak.

Perusahaan memantau kondisi pegawai, operasional kantor, serta jaringan layanan untuk menjaga keberlangsungan aktivitas perbankan.

Sejumlah kanal digital dan jaringan transaksi Bank Mandiri tetap diupayakan dapat diakses, termasuk Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, Livin’ Merchant, ATM, dan EDC. Livin’ by Mandiri merupakan aplikasi perbankan digital untuk nasabah ritel, sedangkan Kopra by Mandiri melayani kebutuhan transaksi dan layanan digital segmen wholesale.

Livin’ Merchant ditujukan bagi pelaku usaha untuk mendukung aktivitas transaksi.

Keberlangsungan kanal tersebut menjadi bagian dari respons Bank Mandiri selama masa tanggap darurat.

Selain membantu kebutuhan transaksi, ketersediaan layanan perbankan memungkinkan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan di tengah proses pemulihan.

Dari sisi distribusi bantuan, kerja sama melalui KR-BNN menjadi salah satu mekanisme koordinasi yang digunakan Bank Mandiri bersama pemerintah daerah.

Kolaborasi Bali, NTB, dan NTT memungkinkan sumber daya dari berbagai pihak diarahkan berdasarkan kebutuhan di wilayah terdampak.

Program Mandiri Peduli NTT merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Mandiri.

Melalui program tersebut, perusahaan menjalankan dukungan sosial dalam kondisi darurat sekaligus membantu masyarakat pada tahapan pemulihan pascabencana.

Bank Mandiri menyatakan akan terus mendampingi masyarakat terdampak selama kondisi berangsur pulih.

Di sisi lain, pemantauan terhadap pegawai, kantor, dan infrastruktur layanan perbankan tetap dilakukan untuk menjaga operasional di wilayah yang terkena dampak gempa.

Aksi Mandiri Peduli NTT juga menunjukkan bahwa respons bencana melibatkan lebih dari sekadar distribusi bantuan.

Koordinasi pemerintah daerah, lembaga terkait, dunia usaha, relawan, serta dukungan terhadap infrastruktur layanan menjadi bagian dari penanganan yang berlangsung sejak masa tanggap darurat hingga proses pemulihan masyarakat.

Baca Juga: Bank Mandiri Perluas Peluang Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU