Selular.ID -

Apple M6 Jadi Bukti TSMC Siap Produksi Chip 2nm

BACA JUGA

Selular.id – Apple resmi memperkenalkan M6 sebagai chip pertama perusahaan yang menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer (2nm), sekaligus menjadi salah satu produk komersial awal yang menunjukkan kesiapan teknologi 2nm milik Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC). Chip tersebut diperkenalkan pada 25 Agustus 2026 bersama Mac mini generasi terbaru.

M6 membawa CPU 12-core, GPU 12-core, serta Dual 16-core Neural Engine yang dirancang untuk meningkatkan performa komputasi dan pemrosesan kecerdasan buatan (AI) di perangkat. Apple juga menyebut M6 memiliki bandwidth unified memory hingga 170GB per detik.

Bagi Apple, perpindahan ke 2nm menjadi langkah penting dalam pengembangan Apple Silicon. Teknologi fabrikasi yang lebih kecil memungkinkan lebih banyak transistor ditempatkan dalam area chip yang sama, sekaligus membuka peluang peningkatan performa dan efisiensi daya.

TSMC Sudah Masuk Era 2nm

Di sisi manufaktur, TSMC telah menyatakan bahwa teknologi 2nm atau N2 mulai memasuki produksi volume pada kuartal IV 2025. Perusahaan juga menyebut proses tersebut berhasil mencapai tahap produksi volume dengan hasil produksi yang baik dan menargetkan peningkatan kapasitas secara cepat sepanjang 2026.

N2 menggunakan transistor nanosheet generasi pertama. Arsitektur ini menjadi salah satu perubahan penting dibandingkan teknologi FinFET yang digunakan pada sejumlah generasi proses manufaktur sebelumnya.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

TSMC mengembangkan N2 untuk meningkatkan performa sekaligus efisiensi energi. Perusahaan juga telah menyiapkan pengembangan berikutnya, yakni N2P dan A16. Produksi volume untuk kedua teknologi tersebut dijadwalkan berlangsung pada paruh kedua 2026.

Masuknya M6 ke pasar memperlihatkan bahwa proses 2nm TSMC telah bergerak dari tahap pengembangan menuju penggunaan pada produk konsumen. Dalam industri semikonduktor, perpindahan ini penting karena sebuah teknologi fabrikasi baru harus melewati proses panjang sebelum dapat digunakan secara massal dengan tingkat hasil produksi yang stabil.

M6 Bawa Arsitektur Lebih Besar

Apple tidak hanya mengecilkan proses fabrikasi pada M6. Perusahaan juga memperbarui rancangan internal chip tersebut.

M6 memiliki 12-core CPU yang terdiri dari dua performance core super, empat performance core, dan enam efficiency core. Apple mengklaim CPU tersebut menawarkan performa single-thread tercepat dan hingga 1,2 kali performa multithread dibandingkan M5. Dibandingkan M1, peningkatannya disebut mencapai 2,4 kali.

Untuk grafis, M6 membawa GPU 12-core dengan Neural Accelerators. Apple juga membekalinya dengan Dual 16-core Neural Engine yang diklaim mampu memberikan hingga dua kali peak compute dibandingkan generasi sebelumnya.

Kombinasi tersebut menunjukkan arah pengembangan Apple Silicon yang semakin dekat dengan kebutuhan AI. Beban kerja AI dapat diproses melalui CPU, GPU, maupun Neural Engine, sehingga perangkat tidak harus selalu mengandalkan komputasi berbasis cloud.

Mac Jadi Panggung Pertama

Apple memilih Mac mini sebagai salah satu perangkat pertama yang menggunakan M6. Produk tersebut menawarkan peningkatan hingga empat kali untuk performa AI, dua kali untuk performa grafis dan penyimpanan, serta peningkatan performa CPU hingga 40 persen dibandingkan generasi sebelumnya dalam pengujian yang ditentukan Apple.

Pilihan tersebut juga memberikan ruang bagi Apple untuk memperkenalkan teknologi 2nm pada perangkat dengan kebutuhan daya dan termal yang berbeda dari smartphone.

Apple sendiri belum mengungkap seluruh rencana penggunaan proses 2nm tersebut pada produk mendatang. Karena itu, berbagai laporan mengenai chip Apple generasi berikutnya untuk iPhone belum dapat diperlakukan sebagai konfirmasi resmi perusahaan.

Sebagai pembanding, generasi iPhone terbaru yang telah diumumkan Apple masih menggunakan A19 berbasis teknologi 3nm generasi ketiga. Apple memperkenalkan A19 bersama iPhone 17 pada September 2025, sedangkan A19 Pro digunakan pada iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max.

Babak Baru Industri Chip

Kehadiran M6 memperlihatkan bahwa teknologi 2nm kini memasuki fase komersialisasi yang lebih nyata. TSMC telah memulai produksi volume N2 sejak akhir 2025, sementara Apple menjadi salah satu pelanggan yang membawa teknologi tersebut ke produk konsumen melalui M6.

Bagi TSMC, perkembangan ini juga menjadi fondasi untuk memperluas adopsi 2nm ke berbagai kategori chip. Selain smartphone dan komputer, perusahaan menargetkan kebutuhan high-performance computing (HPC), AI, otomotif, dan perangkat lain yang membutuhkan performa tinggi dengan konsumsi daya lebih efisien.

Sementara bagi Apple, M6 menjadi titik awal penggunaan proses 2nm dalam lini Apple Silicon. Seberapa luas teknologi tersebut akan digunakan pada produk berikutnya masih bergantung pada kapasitas produksi, kebutuhan perangkat, serta strategi produk Apple.

Yang sudah jelas, persaingan manufaktur chip kini memasuki fase baru. Setelah bertahun-tahun bertumpu pada 3nm, industri mulai bergerak menuju 2nm, dan M6 menjadi salah satu produk pertama yang membawa perubahan tersebut langsung ke tangan konsumen.

Baca juga: Apple Kelimpungan Karena Krisis Chip Memori, Tapi Punya Cara Cerdik Jaga Harga iPhone

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU