Selular.ID – PT Fokus Target Solusi bersama Microsoft Elevate menggelar Festival AI Nusantara di Garuda Spark Innovation Hub (Ganara Art), FX Sudirman, Jakarta, sebagai puncak program AILeap Nusantara yang telah berjalan selama dua tahun terakhir.
Teuku Riefky Harsya, Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, , menilai pemanfaatan AI perlu diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menciptakan nilai ekonomi baru.
Menurutnya, manusia tetap menjadi penggerak utama dalam proses inovasi, sedangkan AI berfungsi sebagai alat yang membantu memperluas kemampuan individu maupun organisasi dalam berkarya dan berinovasi.
“Acara ini mempertemukan ratusan talenta digital secara luring dan daring dari berbagai daerah di Indonesia untuk mempercepat adopsi kecerdasan artifisial (AI) di sektor pendidikan, UMKM, dan ekonomi kreatif,”ujarnya.
Festival AI Nusantara mengusung konsep Manusia sebagai Pilot, AI sebagai Copilot”, yang menempatkan manusia sebagai pengambil keputusan utama, sementara AI berperan sebagai teknologi pendukung untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan inovasi.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya memperluas literasi AI sekaligus mendorong pemerataan akses teknologi hingga wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Penyelenggara menilai penguasaan teknologi AI tidak hanya penting bagi perusahaan besar atau pelaku industri teknologi.
Pelajar, pelaku UMKM, kreator digital, hingga masyarakat di daerah juga dinilai perlu memiliki akses terhadap keterampilan yang relevan agar dapat berpartisipasi dalam ekonomi digital yang terus berkembang.
Fima Rosyidah, Direktur PT Fokus Target Solusi, mengatakan kesenjangan akses teknologi tidak boleh menjadi hambatan bagi lahirnya inovator dari daerah.
Karena itu, perusahaan bersama Microsoft berupaya memperluas akses pelatihan AI bagi berbagai kelompok masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan peserta dari wilayah 3T.
Program AILeap Nusantara menjadi fondasi utama dari penyelenggaraan Festival AI Nusantara.
Berdasarkan data yang disampaikan penyelenggara, program tersebut telah menjangkau lebih dari 100.000 peserta di sedikitnya 12 provinsi Indonesia
.Dari jumlah tersebut, lebih dari 50.000 peserta telah memperoleh sertifikasi literasi AI dari Microsoft.
Komitmen pemerataan akses AI juga diwujudkan melalui pelatihan tatap muka yang diselenggarakan di Maluku Utara.
Kegiatan tersebut menyasar pelaku UMKM di wilayah 3T dengan tujuan meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha.
Program tersebut turut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.
Selain pelatihan, Festival AI Nusantara menjadi ajang unjuk kemampuan talenta lokal melalui kompetisi AI Talent Challenge.
Kompetisi ini menampilkan berbagai karya berbasis AI yang dikembangkan untuk menjawab tantangan nyata di masyarakat.
Beberapa inovasi yang tampil antara lain MataBumi, aplikasi web yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran terhadap dampak hilangnya hutan dan risiko bencana alam di Indonesia.
Ada pula MathMentorAI yang dikembangkan sebagai platform pembelajaran matematika mandiri bagi siswa.
Sementara itu, MHFA Buddy hadir sebagai platform pendamping awal yang membantu pengguna memperoleh dukungan terkait kesehatan mental.
Seluruh finalis terpilih mempresentasikan solusi yang mereka kembangkan di hadapan dewan juri pada puncak Festival AI Nusantara. Acara kemudian ditutup dengan pemberian penghargaan kepada karya yang dinilai paling inovatif dan kreatif.
Arief Suseno, AI Skills Director Microsoft Indonesia, mengatakan kolaborasi antara Microsoft dan PT Fokus Target Solusi merupakan bagian dari upaya memperluas akses terhadap keterampilan AI di Indonesia.
Menurutnya, penyediaan platform dan pelatihan yang tepat dapat membantu pelaku industri kreatif dan UMKM memanfaatkan AI sebagai pendamping dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital.
Melalui AILeap Nusantara dan Festival AI Nusantara, PT Fokus Target Solusi dan Microsoft Elevate menegaskan komitmen untuk terus memperluas literasi AI dan mencetak talenta digital baru.
Fokus tersebut diarahkan agar masyarakat Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan lokal dan memiliki daya saing di tingkat global.
Festival AI Nusantara mendapat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Digital, komunitas AICO Community, serta Lenovo Indonesia.
Baca Juga:Pengembang AI Nekat Bikin GTA 6 Sendiri, Malah Salah Kota
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menunjukkan meningkatnya perhatian terhadap pengembangan talenta digital nasional di tengah tingginya kebutuhan keterampilan AI di dunia kerja.




