Selular.ID – Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand Tri menuntaskan rangkaian turnamen H3RO Esports 6.0: From Zero to H3RO – Rise of Rookies pada awal 2026.
Program pembinaan talenta esports ini mencatat partisipasi 2.786 rookie gamer dari seluruh Indonesia dan menjadi bagian dari strategi Tri dalam memperkuat ekosistem esports nasional melalui jalur pengembangan pemain profesional yang terstruktur.
Selama enam tahun penyelenggaraan, H3RO Esports telah melibatkan lebih dari 42.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Turnamen ini tidak hanya berfungsi sebagai kompetisi gaming, tetapi juga menjadi platform pencarian dan pembinaan talenta yang menjembatani pemain amatir menuju level profesional hingga kompetisi internasional.
Director and Chief Growth Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Apoorva Mehrotra, mengatakan antusiasme generasi muda terhadap esports terus meningkat dari tahun ke tahun.
Menurutnya, H3RO Esports kini berkembang menjadi ekosistem pembinaan yang mendukung perjalanan gamer muda mulai dari tahap seleksi hingga pendampingan profesional bersama tim esports papan atas.
Dalam H3RO Esports 6.0, proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan bersama tim profesional RRQ dan HFX. Tahap awal dimulai lewat H3RO Rookie Tournament yang menyaring ribuan peserta menjadi 210 pemain terbaik.
Peserta kemudian menjalani tes kognitif, durability test, dan in-game assessment sebelum dipilih menjadi 20 finalis utama.
Para finalis selanjutnya mengikuti Scrimmage Showcase, psikotes, serta tes IQ dan EQ. Dari tahapan tersebut, masing-masing pro team memilih tiga rookie terbaik yang dinilai siap masuk ke jalur profesional esports Indonesia.
Menariknya, penyelenggara juga mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan dalam proses evaluasi pemain.
Tri menggunakan CoachGPT berbasis OpenAI ChatGPT sebagai referensi tambahan bagi coach untuk membantu menilai performa peserta secara lebih objektif dan berbasis data.
Pendekatan ini menunjukkan bagaimana teknologi AI mulai diintegrasikan ke industri esports, terutama dalam proses scouting dan pengembangan pemain.
Pemanfaatan AI memungkinkan analisis performa yang lebih terukur, mulai dari pola permainan, konsistensi strategi, hingga kemampuan adaptasi pemain dalam pertandingan.
H3RO Esports juga disebut berkontribusi terhadap lahirnya talenta yang tampil di ajang internasional, termasuk dalam Road to Seleknas IESF World Esports Championship.
Sejumlah tim Indonesia mencatat prestasi di kompetisi tersebut, di antaranya EVOS yang meraih medali emas pada 14th IESF World Esports Championship Mobile Legends: Bang Bang, serta Bigetron Esports yang memperoleh medali perak pada 15th IESF World Esports Championship MLBB.
Sementara itu, ONIC Esports berhasil meraih medali perunggu pada 16th IESF World Esports Championship MLBB, sedangkan tim Kuda Terbang masuk lima besar dunia di kategori PUBG Mobile.
Pengembangan H3RO Esports turut didukung kolaborasi dengan berbagai pihak dalam industri gaming nasional. Tri bekerja sama dengan PBESI sebagai induk organisasi esports Indonesia di bawah KONI, serta AVGI yang fokus pada pengembangan industri video game nasional.
Selain itu, platform Garudaku ikut mendukung pelaksanaan program bersama sejumlah mitra media seperti RevivalTV, Vidio, dan TikTok Live untuk memperluas jangkauan audiens digital. Dukungan sistem pembayaran digital juga hadir melalui UniPin.
Secara keseluruhan, rangkaian H3RO Esports Tournament telah menjangkau lebih dari 165 juta penonton melalui siaran live streaming dan beberapa kali masuk trending YouTube.
Untuk H3RO Esports 6.0 sendiri, Scrimmage Showcase Livestream yang berlangsung pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026 mencatat lebih dari 1 juta penonton dengan total 1.064.293 views.

Kampanye digital H3RO Esports 6.0 juga mencatat 18,4 juta reach, 8,85 juta views, serta lebih dari 300 ribu engagement.
Capaian tersebut memperlihatkan tingginya minat generasi muda terhadap industri esports dan konten gaming kompetitif di Indonesia.
Sebagai penutup program, rookie terpilih mendapatkan kesempatan mengikuti H3RO Masterclass dan pelatihan intensif langsung di gaming house RRQ dan HFX.
Program ini juga dilengkapi pendampingan psikolog untuk membantu peserta beradaptasi dengan lingkungan kompetitif esports profesional.
Melalui pengembangan ekosistem yang melibatkan operator telekomunikasi, organisasi esports, pro team, media digital, hingga teknologi AI, Tri memperkuat posisinya dalam mendukung regenerasi atlet esports Indonesia.
Tri Indonesia juga memastikan dukungan layanan jaringan dan paket gaming sebagai bagian dari strategi memperluas akses digital bagi komunitas gamer nasional.
Baca Juga: Juara Tri H3RO Esports 5.0 Mewakili Indonesia di World Esports Championship 2024




