Selular.ID -

PP Tunas: Akankah 23 Juta Akun Anak di Roblox Kena Blokir?

BACA JUGA

Selular.ID – Tercatat dalam permainan mobile Roblox, ada sekitar 23 juta akun yang dimiliki oleh anak di bawah usia 16 tahun.

Di tengah tekanan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas, beranikah Roblox untuk blokir sekitar 23 juta akun tersebut?

Namun, Roblox ternyata tidak akan blokir 23 juta akun tersebut dan hanya melakukan pengetatan akun di Indonesia untuk pengguna di bawah usia 16 tahun sesuai dengan PP Tunas yang berlaku saat ini.

Pengetatan tersebut diklaim menjadi yang pertama dilakukan oleh Roblox di seluruh dunia.

Bahkan, Nicky Jackson Colaco selaku Vice President Global Public Policy Roblox pun mengatakan bahwa perlindungan ini jadi yang paling ketat bagi platform mereka.

“Perlindungan yang kami umumkan ini termasuk yang paling ketat yang pernah kami terapkan di mana pun di seluruh dunia dan ini terjadi di Indonesia setelah serangkaian diskusi panjang bersama Menteri Komdigi,” kata Nicky.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Hingga saat ini, Roblox memiliki 45 juta pengguna di Indonesia dengan 23 juta diantaranya merupakan pengguna di bawah usia 16 tahun.

Nah, dengan patuhnya Roblox pada aturan PP Tunas ini, apakah nantinya akan ada pemblokiran seperti platform media sosial?

Baca juga:

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid, menegaskan kalau yang hilang dari Roblox tersebut hanya fitur komunikasi seperti fitur chat dan tidak menyebutkan adanya kemungkinan untuk memblokir akun anak-anak.

“Yang hilang sama sekali adalah fitur komunikasi. Untuk khusus adopsi di Indonesia, 16 tahun kebawah itu tidak dapat melakukan komunikasi dengan orang tidak dikenal. Bahkan 13 tahun kebawah tidak dapat berkomunikasi sama sekali,” kata Meutya.

Menurutnya, aturan yang diterapkan ke Roblox cukup berbeda dengan yang diterapkan pada 7 media sosial lainnya.

“Perbedaannya dengan akun sosial media teens misalnya, karena itu masih terjadi interaksi. Kalau di sini (Roblox) akun anaknya tidak ada sama sekali interaksi di bawah 16 tahun dengan orang tidak dikenal,” kata Meutya.

Aturan yang diterapkan oleh Roblox di Indonesia berupa verifikasi usia yang diterapkan untuk seluruh pengguna Roblox di Indonesia.

Kategori Khusus Untuk Anak

Roblox juga akan melakukan batasan komunikasi secara ketat di dalam platform melalui kategori khusus yaitu Roblox Kids dan Roblox Select yang akan dirilis dalam waktu dekat.

“Roblox sudah mulai melakukan age verification atau verifikasi usia terhadap seluruh usernya. Age verification ini diwajibkan untuk semua pengguna dan jika tidak (melakukannya) maka fitur chat akan langsung dimatikan,” tambah Meutya.

Tidak hanya menghilangkan fitur Chat, akun anak-anak juga akan dibedakan dalam hal konten dimana konten di dalamnya akan disesuaikan dengan usia anak-anak.

“Jadi, tadi Roblox memenuhi beberapa unsur, yaitu tidak boleh ada komunikasi dengan orang tak dikenal, kedua pembatasan konten game dan ketergantungan atau adiksi,” tutur Meutya.

Mengenai adiksi, ada juga screen time di Roblox sehingga akun pengguna akan diatur oleh orang tua sehingga orang tua juga sudah bisa mulai mengatur waktu atau jam bagi anak-anak ketika memainkan games termasuk Roblox.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU