Aplikasi Besutan ITSEC Sebut Mampu Tangkal Judi Online Hingga Malware di Hp

BACA JUGA

Selular.ID – ITSEC Asia memperluas layanan keamanan digital melalui aplikasi i-intellibron Aman yang tersedia di platform Android dan iOS.

Aplikasi ini dirancang untuk membantu pengguna mendeteksi ancaman yang menyusup ke perangkat, mulai dari malware, konten negatif, hingga situs berbahaya tanpa membebani performa smartphone.

Gilang Prathama Herlambang, Product Manager ITSEC ASIA mengatakan aplikasi tersebut dikembangkan untuk menjawab meningkatnya risiko keamanan siber pada perangkat mobile yang kini menjadi pusat aktivitas digital masyarakat.

Menurut Gilang, banyak pengguna belum menyadari bahwa ancaman digital tidak hanya menyerang komputer atau jaringan perusahaan, tetapi juga perangkat pribadi seperti smartphone dan tablet.

Karena itu, i-intellibron Aman dibuat dengan pendekatan sederhana agar mudah digunakan oleh pengguna umum maupun institusi.

“Aplikasi ini bertugas memeriksa apakah ada virus atau ancaman lain yang menyusup ke gadget pengguna. Kami buat sederhana, cukup diunduh dan digunakan tanpa proses rumit,” ujar Gilang, di Jakarta, (20/05/26).

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Ia menambahkan, aplikasi tersebut dirancang agar tetap ringan saat berjalan di latar belakang.

ITSEC ASIA mengklaim sistem keamanan yang digunakan tidak membuat perangkat cepat panas, menurunkan performa, ataupun menguras baterai secara berlebihan.

Hingga Mei 2026, i-intellibron Aman disebut telah mencatat lebih dari 200 ribu unduhan.

Jumlah pengguna tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari Filipina, Singapura, hingga beberapa negara di Eropa.

ITSEC ASIA juga mengungkapkan rata-rata aplikasi tersebut mampu memblokir lebih dari 50 ribu konten negatif setiap hari.

Konten yang diblokir mencakup situs judi online, pornografi, hingga malware yang berpotensi mencuri data pengguna atau merusak perangkat.

Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya ancaman siber berbasis mobile. Dalam beberapa tahun terakhir, perangkat smartphone menjadi target utama berbagai serangan digital karena tingginya aktivitas transaksi online, penggunaan aplikasi finansial, hingga penyimpanan data pribadi di perangkat.

Selain untuk pengguna individu, ITSEC ASIA juga menyiapkan versi enterprise dari i-intellibron Aman.

Berbeda dengan aplikasi keamanan biasa yang seluruh pengaturannya berada di tangan pengguna perangkat, versi enterprise memungkinkan kontrol dilakukan secara terpusat oleh organisasi.

Gilang menjelaskan model tersebut dirancang untuk perusahaan, institusi pendidikan, maupun organisasi yang membutuhkan pengawasan akses digital secara lebih ketat.

Pada sektor pendidikan, misalnya, administrator sekolah dapat mengatur jenis aplikasi atau situs yang dapat diakses selama jam belajar berlangsung.

Sementara pada perusahaan, pengaturan dilakukan oleh tim IT untuk menjaga keamanan jaringan dan aktivitas digital karyawan.

“Kalau versi enterprise, kontrolnya ada di organisasi. Jadi tidak semua pengguna bisa mengubah pengaturan sendiri. Sekolah bisa mengatur akses selama jam belajar, perusahaan juga bisa membatasi aplikasi tertentu demi keamanan,” kata Gilang.

Menurut Gilang pendekatan ini penting karena ancaman siber kini semakin menyasar pengguna non-teknis, termasuk pelajar dan pekerja kantoran.

Organisasi dinilai membutuhkan sistem keamanan yang tidak hanya melindungi perangkat, tetapi juga mampu mengatur pola akses digital pengguna.

Perusahaan juga menilai kesadaran keamanan digital di Indonesia masih perlu ditingkatkan.

Banyak pengguna baru mulai memperhatikan keamanan perangkat setelah mengalami gangguan seperti pencurian akun, malware, atau penyalahgunaan data pribadi.

Melalui i-intellibron Aman, ITSEC ASIA ingin memperluas adopsi keamanan digital yang lebih mudah diakses oleh pengguna umum.

Strategi ini juga menjadi bagian dari pengembangan solusi keamanan siber berbasis AI yang sebelumnya mulai diperkuat perusahaan di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga:5 Cara Hilangkan Iklan Judi Online yang Mengganggu

Selain memperluas pasar konsumen, ITSEC ASIA menargetkan penggunaan aplikasi keamanan tersebut di sektor pendidikan dan korporasi yang dinilai membutuhkan pengelolaan keamanan perangkat secara terpusat di tengah meningkatnya aktivitas digital dan ancaman siber berbasis mobile.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU