Selular.ID – Laptop entry level MacBook Neo yang Apple keluarkan menjadi buah bibir lantaran harganya jauh lebih murah dibandingkan harga MacBook pada umumnya.
Perangkat ini menjadi MacBook paling murah yang pernah dirilis Apple.
Selain itu, laptop ini hadir untuk bersaing langsung dengan laptop Windows murah dan Chromebook yang selama ini mendominasi pasar pelajar dan pengguna kasual.
Lalu sebenarnya spesifikasi apa yang ada di dalam MacBook Neo sehingga menjadi perbincangan hangat dan banyak orang yang sangat berminat dengan produk ini?
Selular telah merangkum sejumlah spesifikasi yang ada di dalam MacBook Neo ini yang dibilang memang tidak terlalu mewah dibandingkan MacBook Apple yang seharga puluhan juta.
Baca juga:
- Apple Kehabisan Stok Chip Gara-gara MacBook Neo
- Erajaya Respon Rencana Ketersedian MacBook Neo di Indonesia
Desain dan Build MacBook Neo
MacBook Neo tetap membawa ciri khas desain MacBook dengan bodi aluminium yang terasa premium dan kokoh.
Walaupun harganya lebih terjangkau, Apple tetap memakai material aluminium dan tidak beralih ke plastik seperti banyak laptop Windows di kelas yang sama.
Hal ini membuat laptop terasa solid tetapi tetap ringan saat dibawa bepergian.
Bobotnya sekitar 2,7 pounds atau kurang lebih 1,23 kg sehingga masih nyaman dimasukkan ke dalam tas untuk aktivitas sehari-hari.
Ketebalannya sekitar 0,5 inci dan memang sedikit lebih tebal dari MacBook Air, namun masih tergolong tipis untuk laptop berukuran 13 inci.
Desainnya juga tetap minimalis dengan sudut yang melengkung halus sehingga tampil elegan walaupun masuk kategori MacBook dengan harga lebih rendah.
Menariknya, Apple juga menghadirkan pilihan warna yang lebih segar pada MacBook Neo.
Laptop ini tersedia dalam empat warna, yaitu Silver, Blush atau pink, Indigo atau biru, serta Citrus yang berwarna kuning.
Tampilan keyboard dan antarmuka macOS juga menyesuaikan warna bodinya sehingga terlihat lebih serasi saat digunakan.
Meski begitu, ada beberapa penyesuaian yang dilakukan agar harganya tetap terjangkau.
Keyboard tidak dilengkapi lampu backlit sehingga mengetik di tempat gelap bisa sedikit lebih sulit.
Selain itu, trackpad yang digunakan masih memakai mekanisme klik mekanis dan belum menggunakan teknologi haptic feedback seperti yang ada pada MacBook Air maupun MacBook Pro.
Layar
MacBook Neo hadir dengan layar Liquid Retina berukuran 13 inci yang memiliki resolusi 2408 × 1506 piksel.
Panel ini memakai teknologi IPS LED-backlit sehingga mampu menampilkan gambar yang tajam dan jernih.
Totalnya ada sekitar 3,6 juta piksel dengan kepadatan mencapai 219 ppi sehingga teks dan gambar terlihat jelas saat dipakai membaca, browsing, atau mengerjakan tugas.
Layar ini juga memiliki tingkat kecerahan hingga 500 nits sehingga tetap nyaman digunakan di ruangan yang terang maupun di luar ruangan.
Bahkan Apple menyebut layar MacBook Neo lebih cerah dibandingkan dengan banyak laptop Windows yang ada di kisaran harga yang sama.
Selain itu, layar MacBook Neo mampu menampilkan hingga 1 miliar warna sehingga foto dan video terlihat lebih hidup.
Namun, ada beberapa fitur yang tidak disertakan untuk menjaga harga tetap terjangkau.
Panelnya hanya mendukung ruang warna sRGB dan belum mendukung P3 wide color seperti yang ada pada MacBook Air.
Fitur True Tone yang biasanya menyesuaikan warna layar dengan kondisi cahaya sekitar juga tidak tersedia pada model ini.
Meski begitu, kualitas layarnya tetap dianggap sangat baik untuk laptop di kisaran harga sekitar 600 dolar dan bahkan sering disebut lebih bagus dibanding banyak laptop Windows murah yang biasanya hanya menawarkan resolusi Full HD dengan kecerahan sekitar 250 nits.
Kamera, Mikrofon, dan Audio
Perangkat ini sudah dibekali kamera FaceTime HD dengan resolusi 1080p yang cocok untuk video call atau meeting online.
Kamera ini menggunakan sistem pemrosesan gambar yang dioptimalkan sehingga hasil videonya terlihat lebih jelas dibandingkan dengan banyak laptop murah yang masih memakai kamera 720p.
Posisi kamera berada di bezel atas layar dan tidak menggunakan desain notch seperti MacBook Air terbaru.
Apple memilih bezel yang sedikit lebih tebal agar kamera bisa ditempatkan dengan rapi.
Desain ini justru membuat tampilan layar terlihat lebih bersih bagi sebagian pengguna.
Untuk mendukung komunikasi yang lebih jelas, MacBook Neo juga dilengkapi mikrofon ganda dengan teknologi beamforming.
Teknologi ini membantu menangkap suara pengguna dengan lebih fokus dan sekaligus mengurangi suara bising dari sekitar.
Hasilnya, suara terdengar lebih jelas saat digunakan untuk video call atau rapat online.
Dari sisi audio, laptop ini memakai speaker ganda dengan desain side-firing di sisi perangkat.
Sistem speaker tersebut sudah mendukung Spatial Audio dan Dolby Atmos sehingga pengalaman menonton film atau mendengarkan musik terasa lebih imersif.
Walaupun tidak sekuat speaker MacBook Pro, kualitas suaranya tetap lebih baik dibanding kebanyakan laptop murah.
Chipset dan Performa
Laptop ini menggunakan chip Apple A18 Pro yang sebelumnya dipakai pada iPhone 16 Pro.
Prosesor tersebut memiliki CPU 6 core yang terdiri dari dua performance core dan empat efficiency core, sehingga kinerja tetap cepat dan penggunaan daya lebih efisien.
Di dalamnya juga ada GPU 5 core serta Neural Engine 16 core yang membantu menjalankan berbagai fitur AI dan machine learning.
Berkat kombinasi ini, laptop mampu menangani berbagai aktivitas harian dengan lancar seperti browsing, menulis dokumen, membuat presentasi, menonton video, hingga mengedit foto ringan.
Berbagai aplikasi populer seperti Safari, WhatsApp, Canva, dan Microsoft Excel juga dapat berjalan dengan baik di sistem macOS.
Apple bahkan mengklaim performanya bisa sampai 50 persen lebih cepat untuk tugas sehari-hari dibanding PC populer yang memakai prosesor Intel Core Ultra 5.
Untuk pekerjaan berbasis AI yang diproses langsung di perangkat, kecepatannya disebut bisa mencapai tiga kali lebih tinggi dibanding laptop Windows di kelas harga yang sama.
Meski begitu, ada beberapa batasan karena chip yang digunakan berasal dari lini iPhone.
Kemampuan multitasking berat tentu tidak sekuat MacBook Air yang memakai chip seri M.
Laptop ini juga hanya dibekali RAM 8 GB unified memory tanpa opsi upgrade sehingga lebih cocok digunakan untuk kebutuhan ringan sampai menengah.
Baterai dan Efisiensi Daya
Laptop ini menawarkan efisiensi daya yang baik berkat penggunaan chip Apple Silicon.
Apple menyebut daya tahannya bisa mencapai hingga 16 jam untuk pemutaran video dan sekitar 11 jam saat digunakan untuk browsing web.
Baterainya memiliki kapasitas 36,5 watt-hour dan diisi menggunakan adaptor USB-C 20W yang sudah tersedia di dalam kotak.
Walaupun tidak menggunakan MagSafe seperti MacBook Air, kedua port USB-C tetap dapat dipakai untuk mengisi daya.
Untuk konektivitas, tersedia dua port USB-C dengan kemampuan berbeda.
Salah satu port mendukung USB 3 hingga 10Gbps serta DisplayPort untuk menghubungkan monitor eksternal, sedangkan port lainnya mendukung USB 2 hingga 480Mbps.
Laptop ini juga memiliki jack headphone 3,5 mm serta koneksi nirkabel Wi-Fi 6E dan Bluetooth 6.
Harga MacBook Neo
Apple menghadirkan MacBook Neo sebagai MacBook paling terjangkau yang pernah mereka rilis.
Laptop ini dibanderol mulai dari $599 untuk model dengan penyimpanan SSD 256 GB dan RAM 8 GB.
Versi ini menggunakan tombol power biasa tanpa fitur Touch ID.
Selain itu, tersedia juga model upgrade seharga $699 yang sudah dilengkapi Touch ID pada keyboard serta kapasitas penyimpanan 512 GB.
Jika dikonversi ke rupiah, harga tersebut kira-kira berada di kisaran Rp9,5 juta sampai Rp11 juta.
Untuk sektor pendidikan, Apple bahkan memberikan diskon hingga $499, sehingga menjadi pilihan menarik bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin mencoba ekosistem macOS.
Walaupun begitu, harga di Indonesia kemungkinan akan jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga global.
Hal ini biasanya terjadi karena adanya pajak impor, biaya distribusi, serta penyesuaian harga dari distributor resmi.
Saat ini MacBook Neo sudah dibuka untuk pre-order di beberapa negara yang dijadwalkan mulai dijual pada 11 Maret 2026, dan akan segera tersedia secara resmi di Indonesia.
Kesimpulan
MacBook Neo hadir sebagai pilihan menarik bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman menggunakan macOS dengan harga yang lebih terjangkau.
Laptop ini tetap menawarkan desain premium, layar berkualitas, performa yang cukup untuk aktivitas sehari-hari, serta daya tahan baterai yang panjang.
Walaupun ada beberapa fitur yang disederhanakan agar harganya lebih ramah di kantong, perangkat ini tetap cocok digunakan oleh pelajar, mahasiswa, maupun pengguna yang membutuhkan laptop ringan untuk aktivitas produktivitas harian.



