Selular.id – Realme dikabarkan sedang mempersiapkan smartphone dengan kapasitas baterai terbesar dalam sejarahnya.
Perangkat yang disebut-sebut akan bernama Realme Power ini diklaim membawa baterai berkapasitas raksasa 10.001mAh, namun dengan bobot yang relatif ringan, sekitar 219 gram.
Bocoran ini datang dari tipster ternama Digital Chat Station (DCS) yang juga mengungkapkan beberapa detail lain mengenai perangkat tersebut.
Informasi mengenai smartphone dengan kode model RMX5107 ini sebelumnya telah muncul dengan spesifikasi baterai yang mencengangkan.
Namun, identitas pemasarannya baru terungkap belakangan ini. Menurut DCS, Realme berencana meluncurkan ponsel ini di pasar China dengan nama “Realme Power”, sebuah moniker yang sangat sesuai mengingat fokus utamanya pada daya tahan baterai.
Tipster tersebut juga menyebutkan bahwa perangkat ini akan hadir dalam pilihan warna silver, oranye, dan biru.
Meski membawa baterai berkapasitas sangat besar, bobot yang hanya 219 gram menjadi poin menarik.
Sebagai perbandingan, beberapa smartphone dengan baterai besar di kelas 6.000mAh seringkali memiliki bobot mendekati atau bahkan melebihi 200 gram.
Realme tampaknya berhasil mengoptimalkan desain untuk menampung sel baterai berkapasitas 10.001mAh tanpa membuat perangkat menjadi terlalu berat, sebuah pencapaian rekayasa yang patut diperhitungkan.
Rencana peluncuran Realme Power ini muncul di tengah persiapan Realme untuk merilis beberapa varian baru di berbagai pasar. Untuk pasar China, brand asal China itu diketahui sedang menggarap Realme Neo 8 yang diyakini akan membawa baterai 8.000mAh, yang sebelumnya dianggap sebagai kapasitas terbesar dari Realme. Namun, kehadiran
Realme Power dengan kapasitas 2.000mAh lebih besar jelas akan mengambil gelar tersebut.
Baca Juga:
Laporan sebelumnya yang mengutip otoritas EEC (Eurasian Economic Commission) mengindikasikan bahwa Realme Power tidak hanya ditujukan untuk pasar China.
Perangkat dengan model RMX5107 telah mendapatkan persetujuan dari badan tersebut, yang merupakan langkah awal umum sebelum peluncuran produk di wilayah Eropa.
Ini menunjukkan bahwa Realme berencana untuk memasarkan smartphone berdaya tahan ekstrem ini secara global, meski nama dan spesifikasi pasarnya mungkin akan menyesuaikan.
Dari sisi perangkat lunak, Realme Power diprediksi akan menjalankan Realme UI 7 yang berbasis pada Android 16. Untuk konfigurasi memori, setidaknya akan ada varian dengan RAM 12GB dan penyimpanan internal 256GB. Spesifikasi lain seperti chipset, kamera, dan kecepatan pengisian daya masih menjadi misteri dan diharapkan akan terungkap melalui bocoran berikutnya.
Strategi Realme di Segmen Baterai Besar
Langkah Realme mengembangkan smartphone dengan baterai 10.001mAh ini bukanlah yang pertama kalinya brand ini berfokus pada daya tahan. .
Realme memiliki sejarah dalam menghadirkan ponsel dengan baterai besar yang ditujukan untuk pengguna heavy user, seperti yang terlihat pada lini Realme 7i yang dijuluki ’64MP Power Master’ di masanya.
Namun, kapasitas 10.001mAh melampaui semua produk sebelumnya dan menandai ambisi baru.
Fokus pada baterai besar sering kali berjalan seiring dengan performa yang andal. Seperti halnya Realme 2 yang disebut sebagai pendatang baru berkinerja powerful,
Realme Power diharapkan tidak hanya mengandalkan daya tahan tetapi juga kemampuan processing yang mumpuni untuk menangani aktivitas berat dalam waktu lama.
Kombinasi ini menjadi nilai jual utama bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas tanpa khawatir kehabisan daya.
Peluncuran Realme Power juga terjadi dalam konteks persaingan yang ketat di pasar smartphone global, di mana diferensiasi menjadi kunci. Sementara banyak brand fokus pada kamera atau desain premium,
Realme tampaknya ingin mengukuhkan posisinya di segmen “power user” yang memprioritaskan baterai. Ini adalah segmen yang cukup spesifik namun memiliki basis pengguna yang loyal, terutama di wilayah dengan akses pengisian daya yang tidak selalu mudah.
Lini Produk Realme yang Akan Datang
Bocoran mengenai Realme Power ini muncul bersamaan dengan persiapan peluncuran beberapa model lain. Untuk pasar India, Realme telah menjadwalkan pengumuman
Realme 16 Pro dan Realme 16 Pro+ pada 6 Januari 2026. Sementara untuk pasar China, seperti disebutkan, Realme Neo 8 sedang dalam pengerjaan dengan spesifikasi andalan seperti layar Samsung AMOLED 1.5K dengan refresh rate 165Hz, chipset Snapdragon 8 Gen 5, dan baterai 8.000mAh dengan dukungan pengisian daya 80W.
Keberagaman lini produk ini menunjukkan strategi Realme untuk menjangkau berbagai segmen pengguna dengan kebutuhan berbeda.
Dari seri angka untuk pasar mainstream, seri Neo untuk spesifikasi tinggi dengan harga kompetitif, hingga kemungkinan seri “Power” yang khusus menawarkan daya tahan ekstrem.
Realme terus berinovasi, seperti juga terlihat dari program promosi untuk model lainnya, misalnya realme C85 yang mendapatkan potongan harga dalam program cashback akhir tahun.
Dengan bobot hanya 219 gram untuk sebuah perangkat dengan baterai 10.001mAh, Realme Power berpotensi menarik perhatian besar jika spesifikasi lainnya juga kompetitif.
Komunitas teknologi kini menanti konfirmasi resmi dari Realme serta bocoran lebih lanjut mengenai detail seperti chipset, sistem kamera, dan yang tak kalah penting, harga serta tanggal peluncuran pastinya di luar China.




