Sabtu, 3 Januari 2026
Selular.ID -

Cara Mengatasi WhatsApp Kedaluwarsa, dari Update hingga Reinstall

BACA JUGA

Selular.id – Aplikasi WhatsApp yang terpasang di ponsel bisa saja berhenti berfungsi karena kedaluwarsa.

Kondisi ini biasanya terjadi ketika pengguna jarang atau tidak pernah melakukan pembaruan aplikasi.

WhatsApp yang sudah kedaluwarsa tidak lagi mendapatkan dukungan dan pembaruan keamanan, sehingga berpotensi rentan terhadap ancaman siber dan membuat pengguna kesulitan mengirim atau menerima pesan.

Namun, pengguna tidak perlu khawatir. Masalah WhatsApp kedaluwarsa umumnya dapat diselesaikan dengan beberapa langkah sederhana.

Solusi utama adalah dengan memperbarui aplikasi ke versi terbaru melalui toko aplikasi resmi.

Jika pembaruan biasa terkendala, ada beberapa opsi lain yang bisa dicoba, termasuk memperbarui sistem operasi ponsel hingga melakukan pemasangan ulang aplikasi.

Penting untuk diwaspadai bahwa isu WhatsApp kedaluwarsa juga kerap dijadikan kedok oleh pelaku penipuan.

Mereka mungkin mengirimkan tautan palsu yang mengarahkan pengguna ke halaman pembaruan fiktif untuk mencuri data.

Oleh karena itu, pastikan selalu melakukan pembaruan hanya melalui sumber resmi seperti Google Play Store untuk pengguna Android dan Apple App Store untuk pengguna iOS.

1. Melakukan Pembaruan Aplikasi WhatsApp

Langkah pertama dan paling umum untuk mengatasi WhatsApp yang kedaluwarsa adalah dengan memperbarui aplikasi.

Proses ini memastikan aplikasi mendapatkan fitur terbaru dan, yang lebih penting, patch keamanan terkini.

Untuk melakukannya, buka toko aplikasi resmi di ponsel Anda, seperti Google Play Store atau Apple App Store.

Gunakan kolom pencarian untuk menemukan aplikasi WhatsApp. Pada halaman aplikasi, jika tersedia versi baru, akan muncul tombol “Update”.

Ketuk tombol tersebut dan tunggu proses pengunduhan serta pemasangan selesai. Pastikan koneksi internet Anda stabil dan perangkat memiliki ruang penyimpanan yang cukup.

Bagi pengguna Android, terdapat opsi alternatif dengan mengunduh file APK langsung dari situs resmi WhatsApp di whatsapp.com/android.

Metode manual ini bisa menjadi solusi jika pembaruan melalui Play Store mengalami masalah.

Namun, selalu berhati-hati dan pastikan Anda hanya mengunduh dari sumber tepercaya untuk menghindari risiko aplikasi bajakan yang bisa membahayakan keamanan data dan akun Anda.

Masalah keamanan serupa juga bisa muncul pada penggunaan aplikasi modifikasi seperti GB WhatsApp, yang tidak direkomendasikan oleh pengembang resmi.

2. Memperbarui Sistem Operasi Ponsel

Jika pembaruan aplikasi WhatsApp tidak dapat dilakukan, masalahnya mungkin terletak pada kompatibilitas.

Aplikasi WhatsApp versi terbaru dirancang untuk berjalan pada sistem operasi tertentu.

Saat ini, WhatsApp mensyaratkan perangkat dengan minimal Android 5.0 atau iOS 15.1 ke atas.

Oleh karena itu, cobalah untuk memeriksa dan memperbarui sistem operasi ponsel Anda.

Masuk ke menu “Settings” atau “Pengaturan”, lalu cari opsi “Software Update” atau “Pembaruan Sistem”.

Unduh dan pasang pembaruan yang tersedia. Proses ini dapat menyelesaikan konflik kompatibilitas yang menghalangi pemasangan WhatsApp terbaru.

Namun, jika ponsel Anda sudah sangat lawas dan tidak lagi mendukung pembaruan sistem ke versi yang disyaratkan, maka opsi untuk terus menggunakan WhatsApp resmi menjadi terbatas.

Dalam kasus seperti ini, pertimbangan untuk beralih ke perangkat yang lebih baru mungkin diperlukan agar dapat terus mengakses layanan messenger yang terus berkembang ini, termasuk fitur-fitur keamanan seperti penghancur pesan otomatis yang telah dihadirkan.

3. Memasang Ulang Aplikasi WhatsApp

Solusi lain yang efektif adalah dengan menghapus dan memasang kembali aplikasi WhatsApp.

Langkah ini dapat mengatasi masalah jika file instalasi yang ada di ponsel mengalami kerusakan atau korupsi data.

Sebelum menghapus aplikasi, pastikan Anda telah mencadangkan percakapan WhatsApp terlebih dahulu melalui fitur backup ke Google Drive (Android) atau iCloud (iOS).

Setelah backup selesai, buka pengaturan aplikasi di ponsel, cari WhatsApp, dan pilih opsi “Uninstall” atau “Hapus Instalasi”.

Setelah aplikasi lama terhapus, kunjungi kembali toko aplikasi resmi untuk mengunduh dan memasang WhatsApp versi terbaru.

Setelah proses instalasi selesai, buka aplikasi, verifikasi nomor telepon, dan pulihkan cadangan percakapan Anda ketika diminta.

Untuk pengguna Android dengan ponsel spesifikasi rendah atau sistem operasi lama, terkadang diperlukan pemasangan versi WhatsApp yang lebih lama yang masih kompatibel.

Anda dapat mencari file APK versi lawas tersebut di situs pihak ketiga yang terpercaya seperti APKMirror.

Penting untuk dicatat, menggunakan versi lama berarti melewatkan pembaruan fitur dan keamanan, sehingga tidak disarankan untuk jangka panjang.

Fitur manajemen pesan seperti penghapusan otomatis pesan lama di grup mungkin juga tidak tersedia.

4. Mengatur Ulang Tanggal dan Jam Perangkat (Solusi Sementara)

Sebagai langkah darurat, terutama jika Anda perlu mengamankan data sebelum menemukan solusi permanen, mengubah pengaturan tanggal dan jam di ponsel dapat menunda peringatan kedaluwarsa.

Caranya dengan masuk ke “Settings”, cari “Date & Time” atau “Tanggal & Jam”, lalu nonaktifkan pengaturan otomatis. Atur secara manual ke tanggal yang lebih maju.

Perlu ditekankan bahwa ini hanyalah solusi sementara dan tidak direkomendasikan untuk penggunaan jangka panjang.

Menunda pembaruan aplikasi berarti membiarkan ponsel dalam kondisi rentan, tanpa perlindungan dari celah keamanan terbaru yang mungkin telah diperbaiki di versi update.

Pembaruan reguler tetap menjadi kunci utama untuk menjaga keamanan dan kenyamanan berkomunikasi di platform seperti WhatsApp.

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, masalah WhatsApp kedaluwarsa seharusnya dapat teratasi. Intinya adalah menjaga aplikasi dan sistem operasi tetap mutakhir.

Aktivitas pembaruan rutin tidak hanya mencegah aplikasi kedaluwarsa tetapi juga memastikan pengalaman pengguna yang lebih aman dan lengkap dengan fitur-fitur terkini yang terus diluncurkan oleh pengembang.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU