Selular.ID – Asus menghadirkan ExpertCenter P600 AiO (PM640KA), komputer desktop All-in-One (AiO) yang mengintegrasikan layar dan komponen utama komputer dalam satu perangkat untuk mendukung kebutuhan bisnis modern.
Mengandalkan prosesor hingga AMD Ryzen AI 7 350 dengan kemampuan pemrosesan AI mencapai 50 TOPS pada Neural Processing Unit (NPU), perangkat ini menggabungkan produktivitas berbasis kecerdasan buatan, keamanan kelas bisnis, dan desain hemat ruang.
ASUS memosisikan ExpertCenter P600 AiO sebagai All-in-One PC Copilot+ PC pertama dari perusahaan tersebut. Perangkat ini menjalankan Windows 11 Pro dan dirancang untuk menangani berbagai kebutuhan kerja, mulai dari aplikasi perkantoran, konferensi video, multitasking, hingga pemrosesan berbasis AI secara lokal.
Integrasi seluruh komponen dalam satu bodi juga mengurangi kebutuhan ruang dibandingkan komputer desktop konvensional yang menggunakan unit CPU terpisah.
Melalui ExpertCenter P600 AiO, Asus menggabungkan platform komputasi AMD Ryzen AI dengan ekosistem fitur AI dari ASUS dan Microsoft.
Pendekatan tersebut menyasar perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja dengan kemampuan komputasi modern, sekaligus mempertimbangkan pengelolaan perangkat dan perlindungan data bisnis.
Performa AI dengan AMD Ryzen AI 7 350
Salah satu keunggulan utama ASUS ExpertCenter P600 AiO terletak pada penggunaan prosesor hingga AMD Ryzen AI 7 350.
Prosesor ini dilengkapi NPU dengan kemampuan komputasi hingga 50 TOPS (Trillions of Operations Per Second), yakni ukuran kemampuan pemrosesan operasi per detik yang menjadi salah satu indikator performa komputasi AI.
Kehadiran NPU memungkinkan sejumlah tugas kecerdasan buatan diproses langsung melalui perangkat, tanpa harus selalu mengandalkan server cloud.
Pemrosesan lokal dapat membantu mengurangi ketergantungan pada koneksi internet untuk fungsi AI yang kompatibel. Bagi lingkungan perusahaan, pendekatan ini juga menjadi bagian dari strategi pengelolaan data dan alur kerja digital.
Untuk menunjang multitasking, Asus menyediakan konfigurasi memori DDR5 hingga 64GB. Kapasitas penyimpanannya mencapai 2TB melalui dua slot M.2 SSD dengan antarmuka PCIe 4.0.
Kombinasi prosesor, memori, dan penyimpanan tersebut dirancang untuk mendukung penggunaan aplikasi bisnis sekaligus kebutuhan komputasi berbasis AI.
Perluasan fungsi AI juga hadir melalui Asus AI ExpertMeet, platform kolaborasi yang mengintegrasikan sejumlah fitur kecerdasan buatan untuk kebutuhan rapat virtual.
Fitur AI Meeting Minutes dapat mengubah percakapan menjadi transkrip, mengenali beberapa pembicara, serta membantu merangkum poin penting dalam rapat.
ASUS turut menyematkan AI Translated Subtitles untuk menerjemahkan percakapan melalui subtitle secara real time. Sementara itu, AI Noise Cancellation membantu mengurangi suara latar yang mengganggu agar suara pembicara terdengar lebih jelas saat konferensi video.
Fitur AI Camera membantu menjaga tampilan pengguna selama rapat virtual. Ada pula Webcam Watermark yang memungkinkan penambahan identitas pengguna pada tampilan kamera serta Screen Watermark untuk memberikan penanda pada konten yang dipresentasikan.
Seluruh fitur tersebut melengkapi kemampuan Copilot+ PC dari Microsoft. Ekosistem Windows ini mencakup sejumlah pengalaman AI, seperti Copilot, Live Captions, dan Windows Studio Effects.
Live Captions, misalnya, menyediakan subtitle secara langsung dan mendukung penerjemahan audio maupun video ke bahasa Inggris dari lebih dari 40 bahasa.
Layar 23,8 Inci dan Desain Ergonomis

Dari sisi desain, Asus ExpertCenter P600 AiO menggunakan layar berukuran 23,8 inci dengan resolusi Full HD (1.920 x 1.080 piksel).
Panel tersebut memiliki refresh rate hingga 100Hz, tingkat reproduksi warna 100% sRGB, sudut pandang 178 derajat, serta rasio screen-to-body mencapai 93%.
Layar menggunakan desain edge-to-edge dengan lapisan anti-glare untuk mengurangi pantulan cahaya. Asus juga menyertakan sertifikasi TÜV Rheinland untuk emisi cahaya biru rendah sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan pengguna ketika bekerja dalam durasi panjang.
Untuk kebutuhan ergonomi, Asus menyediakan opsi Height Adjustable Stand (HAS) yang memungkinkan pengguna mengatur posisi layar sesuai kebutuhan.
Dudukan ini mendukung penyesuaian ketinggian hingga 150 mm, kemiringan dari -5 hingga 20 derajat, serta rotasi horizontal 45 derajat ke kiri dan kanan.
Pengguna juga dapat memutar layar hingga 90 derajat untuk beralih dari orientasi landscape ke portrait. Selain itu, ExpertCenter P600 AiO mendukung pemasangan VESA mount sehingga perangkat dapat ditempatkan pada dudukan atau dinding yang kompatibel.
Namun, layar sentuh dan dudukan dengan pengaturan ketinggian merupakan opsi konfigurasi, bukan fitur yang otomatis tersedia pada seluruh varian. Asus juga menyediakan pilihan layar non-touch. Karena itu, spesifikasi aktual perlu disesuaikan dengan konfigurasi yang dipasarkan di masing-masing wilayah.
Untuk mendukung komunikasi bisnis, perangkat ini dilengkapi speaker stereo dengan amplifier ganda 5W dan sertifikasi Dolby Atmos. Konektivitasnya mencakup USB Type-A, USB Type-C, HDMI-in, HDMI-out, serta port RJ45 untuk jaringan kabel.
Keberadaan HDMI-in juga memungkinkan pengguna menghubungkan laptop atau perangkat lain dan memanfaatkan layar ExpertCenter P600 AiO sebagai monitor eksternal. ASUS turut menyediakan dukungan Wi-Fi 7 pada konfigurasi tertentu, meskipun ketersediaannya dapat berbeda berdasarkan negara dan varian produk.
Asus menempatkan keamanan sebagai salah satu aspek utama ExpertCenter P600 AiO melalui ekosistem ASUS ExpertGuardian. Sistem ini menggabungkan perlindungan pada tingkat firmware, perangkat keras, dan sistem operasi.
Salah satu komponennya adalah BIOS kelas komersial yang memenuhi standar NIST SP 800-155. Standar dari National Institute of Standards and Technology (NIST) Amerika Serikat tersebut berkaitan dengan perlindungan integritas firmware BIOS pada platform komputer.
ASUS juga menjanjikan dukungan pembaruan BIOS dan driver hingga lima tahun. Untuk perlindungan tambahan, tersedia Trusted Platform Module (TPM) 2.0 yang berfungsi menyimpan informasi autentikasi dan kunci enkripsi secara lebih aman. Dukungan TPM 2.0 dapat berbeda sesuai konfigurasi perangkat.
Fitur keamanan lainnya mencakup autentikasi biometrik dengan dukungan FIDO serta Asus Adaptive Lock.
Fitur terakhir memanfaatkan kamera inframerah untuk mendeteksi kehadiran pengguna dan mengenali wajah. Ketika pengguna meninggalkan meja kerja, sistem dapat mengunci perangkat secara otomatis.
Kamera yang dapat ditarik masuk juga menjadi bagian dari pendekatan privasi Asus. Pengguna bisa menyembunyikan kamera sepenuhnya ketika tidak sedang melakukan konferensi video. Sementara Kensington Security Slot menyediakan opsi pengamanan fisik tambahan, khususnya untuk perangkat yang ditempatkan di ruang kerja bersama.
ASUS turut menyertakan langganan McAfee+ Premium gratis selama satu tahun untuk membantu melindungi perangkat dari ancaman keamanan digital.
Dukungan Pengelolaan Perangkat dan Keberlanjutan

Selain spesifikasi perangkat keras, Asus ExpertCenter P600 AiO masuk dalam lini komputer bisnis yang didukung layanan pengelolaan perangkat perusahaan.
Asus menyediakan perangkat lunak dan solusi manajemen yang mencakup kontrol perangkat individual hingga administrasi terpusat.
Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu tim teknologi informasi mengelola sejumlah komputer dalam satu organisasi.
Perusahaan juga dapat memanfaatkan layanan Asus Business Support serta opsi Premium Care untuk memperoleh perlindungan dan dukungan tambahan sesuai ketentuan layanan di masing-masing wilayah.
Pada aspek keberlanjutan, Asus menyertakan Carbon Partner Service dan Digital Product Passport dalam inisiatif lingkungan perusahaan. Carbon Partner Service membantu organisasi mengelola jejak karbon produk melalui solusi pengurangan emisi dan kredit karbon terverifikasi.
Sementara Digital Product Passport menyediakan dokumentasi digital mengenai informasi lingkungan dan keberlanjutan produk.
Informasi tersebut dapat membantu perusahaan memperoleh gambaran lebih transparan mengenai aspek lingkungan dalam siklus hidup perangkat, termasuk sebagai bahan pertimbangan dalam kebijakan pengadaan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG).
Kehadiran Asus ExpertCenter P600 AiO memperlihatkan pengembangan komputer desktop bisnis yang tidak lagi hanya berfokus pada kemampuan pemrosesan, tetapi juga integrasi AI, keamanan, ergonomi, dan kemudahan pengelolaan perangkat.
Dengan pilihan prosesor AMD Ryzen AI hingga 7 350, NPU 50 TOPS, memori DDR5 hingga 64GB, serta penyimpanan SSD hingga 2TB, perangkat ini menawarkan konfigurasi yang ditujukan untuk kebutuhan produktivitas perusahaan.
Dukungan Copilot+ PC dan Asus AI ExpertMeet melengkapi fungsi kolaborasi, sementara sistem keamanan ExpertGuardian memberikan lapisan perlindungan tambahan untuk lingkungan kerja profesional.
Ketersediaan konfigurasi, termasuk prosesor, layar sentuh, dudukan ergonomis, TPM 2.0, dan konektivitas nirkabel, tetap perlu diperiksa berdasarkan SKU yang ditawarkan ASUS di Indonesia.
Baca Juga: Asus ExpertCenter PM600 Usung AI PC untuk Produktivitas Bisnis

