Minggu, 19 Mei 2024
Selular.ID -

5 Fokus Strategi Telkom Usai Bagikan Dividen Rp17,68 T

BACA JUGA

JAKARTA, SELULAR.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) beberkan lima fokus strategi usai bagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya.

Sebelumnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2023, Telkom menyutujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 17,68 triliun atau 72% dari perolehan laba bersih tahun buku 2023 (dividend payout ratio).

Dividen perseroan tersebut tumbuh sebesar 6,5% dari tahun sebelumnya.

Sementara itu, sisanya sebesar 28% atau Rp 6,88 triliun dialokasikan sebagai laba ditahan yang akan digunakan untuk membiayai pengembangan usaha perseroan dalam domain bisnis konektivitas digital, platform digital, dan digital services.

TONTON JUGA:

Dividen sebesar Rp 178,50 per lembar saham tersebut akan diberikan kepada para pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada penutupan perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 17 Mei 2024.

Dividen tunai akan dibayarkan secara sekaligus selambat-lambatnya pada 6 Juni 2024.

Baca juga: Gelar RUPS, Telkom Catat Laba Rp24,56 T dan Bagikan Dividen Rp17,68 T

Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan, bahwa tahun 2023 merupakan key milestone yang kritikal bagi Telkom dalam bertransformasi.

Oleh karena itu, upaya memastikan agenda transformasi perseroan dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu menjadi sangat penting dalam memperkuat fundamental bisnis Perseroan serta mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

“Tahun 2023 menjadi tahun yang menantang bagi Telkom di tengah transformasi yang terus digerakkan,” ujar Ririek dalam keterangan tertulis yang Selular.id terima, Sabtu (4/5/2024).

“Alhamdulillah, Telkom mencatatkan kinerja cukup baik yang tentunya ini tidak lepas dari dukung karyawan dan seluruh stakeholder yang terlibat.”

“Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan para stakeholder kepada Telkom untuk terus memberikan kontribusi terbaik serta mampun tumbuh berkelanjutan,” sambungnya.

Lebih lanjut Ririek menekankan bahwa Telkom akan terus fokus menekankan lima strategi utamanya pada tahun 2024 ini.

Kelimanya fokus strategi Telkom untuk melanjutkan langkah transformasi melalui inisiatif Five Bold Moves (5BM) itu terdiri dari Fixed Mobile Convergence (FMC), InfraCo, Data Center Co, B2B Digital IT Service Co dan DigiCo.

Kelima strategi utama ini dicanangkan untuk memperkuat posisi Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi digital dalam menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi para pemangku kepentingan perusahaan.

Selain itu juga memaksimalkan peluang, meningkatkan daya saing, dan value creation dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Baca juga: Harga Saham Telkom Mulai Rebound di Awal Mei

Sepanjang tahun 2023, Telkom fokus mengeksekusi program 5BM berlandaskan tiga pilar domain bisnis Telkom.

Untuk pilar digital connectivity, Telkom realisasikan melalui program FMC dan pembentukan InfraCo, untuk pilar bisnis digital platform melalui konsolidasi Data Center dan B2B Digital IT Service, dan untuk pilar bisnis digital services melalui inisiatif DigiCo.

“Keberhasilan agenda transformasi tersebut akan terus diupayakan dan diharapkan akan semakin memperkuat fundamental bisnis sekaligus menciptakan growth story yang menjadi dasar bagi rekam jejak Telkom nantinya,” tambah Ririek.

Konsistensi Telkom dalam menjalankan komitmen bertransformasi tersebut memberikan dampak yang cukup baik terhadap kinerja keuangan dan operasional perseroan yang masih terjaga. Telkom membukukan pendapatan konsolidasian tahun 2023 sebesar Rp 149,2 triliun atau tumbuh sebesar 1,3% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA) perseroan tercatat sebesar Rp 77,6 triliun dengan EBITDA margin pada 52,0%.

Sementara itu, laba bersih perseroan tumbuh dua digit sebesar 18,3% YoY menjadi Rp 24,6 triliun pada akhir tahun 2023.

Pencapaian positif ini dikontribusi oleh pertumbuhan bisnis Data, Internet & IT Service yang tumbuh 6,5% YoY menjadi Rp87,4 triliun.

Pada kesempatan RUPST, para pemegang saham juga menyetujui susunan pengurus Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Perseroan, yang diharapkan dapat berkontribusi pada meningkatnya kinerja perseroan serta menyukseskan langkah transformasi Telkom.

Baca juga: Kominfo Jamin Starlink Tidak Gerus Bisnis Internet Lokal

Adapun susunan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi hasil RUPST Tahun Buku 2023 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
  • Komisaris Utama/Komisaris Independen : Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
  • Komisaris Independen : Wawan Iriawan
  • Komisaris Independen : Bono Daru Adji
  • Komisaris : Arya Mahendra Sinulingga
  • Komisaris : Marcelino Pandin
  • Komisaris : Ismail
  • Komisaris : Rizal Mallarangeng
  • Komisaris : Isa Rachmatarwata
  • Komisaris : Silmy Karim
Jajaran Direksi
  • Direktur Utama : Ririek Adriansyah
  • Direktur Enterprise & Business Service : FM Venusiana R
  • Direktur Digital Business : Muhamad Fajrin Rasyid
  • Direktur Human Capital Management : Afriwandi
  • Direktur Keuangan & Manajemen Risiko : Heri Supriadi
  • Direktur Network & IT Solution : Herlan Wijanarko
  • Direktur Strategic Portfolio : Budi Setyawan Wijaya
  • Direktur Wholesale & International Service : Bogi Witjaksono
  • Direktur Group Business Development : Honesti Basyir

Ikuti berita Selular.id di Google News

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU