Sabtu, 22 Juni 2024
Selular.ID -

Kontroversi Nilai TKDN 35% iPhone 15 Series di Indonesia

BACA JUGA

Selular.ID – iPhone 15 Series sudah tercantum di dalam daftar sertifikasi TKDN Kemenperin, menurut Heru Sutadi ini tidak adil!

Baru-baru ini, iPhone 15 Series telah dicantumkan dengan nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 35% di Indonesia.

Hal ini memicu kontroversi, mengingat produksi sebagian besar komponen dan perakitan iPhone tidak dilakukan di Indonesia.

Heru Sutadi, seorang pengamat teknologi dan Direktur Eksekutif ICT Institute, menyuarakan pandangannya terhadap keputusan ini.

“Nah itu yang kita anggap tidak adil bagi pemain ponsel lainnya.” Kata Heru kepada Selular.ID, Jumat (29/09/2023).

TKDN adalah indikator penting dalam industri teknologi karena mencerminkan sejauh mana komponen lokal digunakan dalam suatu produk elektronik.

Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong penggunaan komponen dalam negeri, meningkatkan ekosistem industri lokal, dan menciptakan lapangan kerja.

Tapi keputusan memberikan nilai TKDN 35% untuk iPhone 15 Series menuai kontroversi karena mayoritas komponen dan proses produksi iPhone tidak terjadi di Indonesia.

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang seberapa adil penilaian ini terhadap produsen ponsel lokal. Menurut Heru yang dilakukan Apple pada produknya ini merupakan bentuk diskriminasi.

“Nggak benar ini, jangan ada diskriminasi, Yang lain bangun pabrik, masak iPhone atau Apple dibolehkan mengganti dengan memberikan pelatihan, Ini membuat kompetisi tidak sehat dan diskriminasi.” Jelasnya Heru.

Heru Sutadi menyoroti ketidakadilan yang terjadi dalam penentuan TKDN untuk iPhone 15 Series. Menurutnya, penilaian ini tidak mencerminkan kontribusi nyata terhadap industri lokal, karena mayoritas proses produksi masih dilakukan di luar negeri.

Untuk menghindari kontroversi serupa di masa depan, perlu adanya evaluasi yang lebih teliti dalam menentukan nilai TKDN untuk produk impor.

Heru Sutadi mengajukan perlunya kriteria yang lebih ketat dan transparan dalam menentukan nilai TKDN, sehingga kebijakan ini benar-benar dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi industri teknologi dalam negeri.

“Padahal semangat TKDN kan ada kontribusi Indonesia, ada transfer teknologi, ada pabrik yang bisa membuka banyak lapangan kerja dan pajak pastinya.”

Kasus nilai TKDN 35% untuk iPhone 15 Series memunculkan diskusi penting tentang keadilan dalam penilaian industri teknologi di Indonesia.

Pandangan Heru Sutadi memberikan perspektif yang penting untuk memastikan kebijakan ini benar-benar mendukung pertumbuhan industri lokal tanpa menimbulkan kontroversi yang tidak perlu.

Baca juga : Chipset iPhone 15 Pro Max Kuat Main Game AAA Tapi Lemah Di Game Mobile

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU

Realme GT 6 Ada Versi Murahnya!