Jumat, 24 Mei 2024
Selular.ID -

AI Ungguli Manusia Dalam Hal Balapan Drone

BACA JUGA

Selular.ID – Seorang pilot drone yang sudah berpengalaman kabarnya telah dikalahkan oleh drone yang dibantukan dari tenaga Artificial Intelligence (AI).

Anda mungkin masih asing melihat balap drone di TV, tapi di negara eropa ini cukup populer dan pada sebuah acara di mana drone yang dikendalikan dari jarak jauh diterbangkan oleh pilot yang mengenakan pelindung khusus.

Dan menariknya lagi para peneliti di Universitas Zurich telah menciptakan AI drone yang mampu mengalahkan manusia pembalap drone terbaik di dunia.

Swift AI mampu menguasai suatu lintasan dalam seminggu, mencatat waktu putaran tercepat, dan mengungguli pembalap drone terbaik dari tiga liga balap drone berbeda dalam balapan head-to-head.

Elia Kaufmann, salah satu peneliti yang mengembangkan Swift AI, mengatakan yang dikutip dari PC Gamer “menandai pertama kalinya drone yang ditenagai AI mengalahkan juara manusia dalam olahraga fisik nyata yang dirancang untuk dan oleh manusia.”

Cara kerjanya adalah Swift mengirimkan data video dari kamera onboard drone ke jaringan sarafnya melalui modul onboard, yang memperhitungkan posisi, orientasi, dan kecepatan drone.

Informasi ini kemudian diumpankan ke jaringan saraf kedua yang memberi tahu drone apa yang harus dilakukan saat mendekati setiap gerbang balap.

Satu catatan penting adalah bahwa pelatihan AI sangat bergantung pada trial and error, yang mengakibatkan ratusan crash.

Karena ini adalah kursus virtual, AI dapat memulai ulang dan mencoba lagi hingga berhasil. Selama balapan di dunia nyata, AI bahkan dapat memperhitungkan perubahan dinamis di lingkungan.

Hasilnya adalah AI melakukan putaran yang lebih konsisten, menghasilkan tikungan yang lebih sempit, mempersingkat waktu setiap putaran, sehingga memberikan keuntungan besar dibandingkan pesaing manusianya, yang hanya mengandalkan refleks cepat dan hafalan lintasan.

Pada akhirnya, AI mengambil 15 dari 25 balapan melawan trio juara dunia dan mencetak putaran tercepat hampir setengah detik.

Marvin Schaepper, salah satu juara yang berkompetisi melawan drone bertenaga AI, menjelaskan kerugian nyata dari balapan melawan lawan yang bukan manusia.

Dia berkata, “Rasanya berbeda saat berpacu dengan mesin karena Anda tahu mesin tidak lelah.”

Juara Multi GP 2019, Max Bitmatta mengatakan “kemungkinannya tidak terbatas, ini adalah awal dari sesuatu yang dapat mengubah seluruh dunia.”

Baca juga : Tahun 2025 Bisnis Artificial Intelligence (AI) Diperkirakan Naik 72%

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU