Jumat, 19 April 2024
Selular.ID -

Game Sepak Bola Populer di Dunia FIFA Segera Tamat, Masalah Uang Jadi Penyebab

BACA JUGA

NEW YORK, SELULAR.ID – Game sepak bola terpopuler di dunia yakni FIFA akan segera tamat riwayatnya.

Riwayat game FIFA yang tamat ini karena kerja sama antara Electronic Arts (EA) Sports yang membuat game tersebut dengan federasi sepak bola dunia, FIFA berakhir.

Pada Mei tahun lalu, Electronic Arts (EA) Sports mengonfirmasi bahwa kemitraannya selama 30 tahun dengan FIFA akan segera berakhir.

Menurut The New York Times, akar permasalahan berakhirnya hubungan tiga dasawarsa ini adalah uang.

TONTON JUGA:

FIFA meminta dua kali lipat biaya lisensi atau senilai US$150 juta untuk mengizinkan EA terus mencatut namanya.

Sementara itu, EA mulai mempertanyakan apakah pembayaran uang tersebut setimpal dengan pendapatan yang mereka dapat.

Baca juga: Aldi Taher Trending Twitter, Lagunya Dipakai FIFA

“Pada dasarnya, apa yang kami dapatkan dari FIFA di tahun non-Piala Dunia adalah empat huruf di bagian depan kotak,” kata CEO EA Andrew Wilson melansir Wired, Sabtu (22/7/2023).

“Kebanyakan orang bahkan tidak melihat kotak itu lagi karena mereka membeli game secara digital,” sambungnya.

Sebelumnya, FIFA mengancam akan merilis game-nya sendiri.

Namun, banyak pihak meragukan kemampuan FIFA untuk membuat video game yang sukses.

Publik menilai organisasi tersebut tidak memiliki kelincahan dan ketajaman budaya untuk merancang game sendiri.

Kutipan dari Presiden FIFA Gianni Infantino soal game yang mereka kembangkan nyatanya menjadi bahan olok-olokan di internet.

“Game FIFA baru -FIFA 25, 26, 27, dan seterusnya- akan selalu menjadi eGame terbaik untuk anak perempuan atau laki-laki mana pun,” katanya.

Menurut warganet, omongan Presiden FIFA tersebut terlalu percaya diri.

Pukulan terakhir terhadap harapan FIFA untuk membuat pesaing EA tiba awal pekan ini.

EA menggelar peluncuran mewah untuk EA Sports FC 24, yang akan rilis pada tanggal 29 September mendatang.

Eksekutif EA Sports mengumumkan bahwa perusahaan telah mendapat hak eksklusif untuk Liga Premier, La Liga, Liga Champions UEFA, dan hampir semua kompetisi klub lainnya, untuk game pria dan wanita.

Baca juga: Netizen Serbu Media Sosial FIFA, Dampak Piala Dunia U-20 Batal di Indonesia

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU